Dua Personel TNI yang Terluka di Markas PBB, Akibat Tembakan Tank Israel

Chandra Iswinarno

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 09:35 WIB
Dua Personel TNI yang Terluka di Markas PBB, Akibat Tembakan Tank Israel
Asap mengepul di atas gedung-gedung setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat (4/10/2024). [ETIENNE TORBEY / AFP]

Suara.com - Dua pasukan penjaga perdamaian di Lebanon Selatan terluka usai serangan militer Israel terhadap menara observasi di Markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Kamis (10/10/2024) malam.

Kementerian Luar Negeri memastikan keduanya mengalami luka ringan dalam serangan militer Israel yang terjadi pada Kamis malam.

"Serangan terhadap tower di Naqoura (akibatkan) dua personel yang terluka. Dan kedua penjaga perdamaian tersebut adalah personel dari Indonesia," kata Retno mengutip Antara, Jumat (11/10/2024).

Berdasarkan kronologi yang dihimpun Retno dari UNIFIL, Pasukan Israel atau Israel Defense Force (IDF) menyerang markas UNIFIL sekira jam 05.05 waktu setempat. Serangan mengarah kepada bangunan menara pengamatan OP-4 di Green Hill, Naqoura.

Dari informasi itu, dua pasukan penjaga perdamaian asal RI terluka setelah tank Israel jenis Merkava menembakkan senjatanya ke menara observasi di markas UNIFIL yang mengakibatkan dua tentara Indonesia terjatuh.

"Untungnya kali ini lukanya tidak serius, tetapi mereka masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Retno yang menerima informasi tersebut langsung menghubungi Komandan Kontingen Garuda, Kolonel Gouvar untuk memastikan informasi dan konfirmasi langsung mengenai kondisi dua personel tersebut.

"Pada saat saya melakukan komunikasi semalam waktu Vientiane, diperoleh konfirmasi bahwa dua peacekeepers Indonesia mengalami luka ringan, namun masih berada di rumah sakit untuk melakukan observasi," katanya.

Sebelumnya diberitakan, markas pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon Selatan menjadi sasaran serangan militer Israel pada Rabu dan Kamis malam.

baca juga

Dalam insiden itu, dua pasukan penjaga perdamaian dikabarkan terluka saat satu tank milik Israel menembaki menara observasi di markas utama pasukan penjaga perdamaian PBB di Naqoura hingga membuat mereka terjatuh.

"Tidak ada korban dalam dua insiden lainnya," kata sumber PBB mengutip Alarabiya.

Meski begitu, pihak UNIFIL mengatakan bakal menindaklanjuti serangan yang dilakukan Israel terhadap pasukan PBB karena terkategori pelanggaran hukum humaniter internasional.

"Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional," kata UNIFIL dalam sebuah pernyataan.

Untuk diketahiui, pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon didirikan pada tahun 1978 dan diperbesar setelah perang tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah.

Menyitat situs web UNIFIL, pasukan penjaga perdamaian tersebut memiliki 10.500 personel, dengan negara-negara penyumbang utama termasuk Prancis, Italia, Indonesia, Malaysia, dan Ghana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Serang Markas Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Selatan, 2 Personel Terluka

Israel Serang Markas Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Selatan, 2 Personel Terluka

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 08:20 WIB

Bom Israel Hancurkan Gereja di Lebanon Selatan, Tewaskan Warga Sipil

Bom Israel Hancurkan Gereja di Lebanon Selatan, Tewaskan Warga Sipil

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:59 WIB

AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!

AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:11 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×