Serangan Israel ke Lebanon Ancam Kemanusiaan, PBB: Tarik Pasukan Sekarang!

Andi Ahmad S

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:56 WIB
Serangan Israel ke Lebanon Ancam Kemanusiaan, PBB: Tarik Pasukan Sekarang!
Warga memeriksa kehancuran pasca serangan Israel di Mreijeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Jumat (4/10/2024). [AFP]

Suara.com - Konflik Israel dan Hizbullah di Lebanon nampaknya semakin panas, apalagi serangan terus menerus dilancarkan tentara Zionis. Bahkan, saat ini Israel diminta PBB untuk menarik pasukan darat dari negara tersebut.

Kepala Urusan Politik PBB, Rosemary DiCarlo mengatakan, saat ini situasi mengkhawatirkan di Lebanon, seraya mendesak Israel untuk menghentikan serangan udara dan menarik pasukan daratnya.

"Sejak dimulainya operasi darat Israel ke Lebanon pada 1 Oktober, Hizbullah dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terlibat dalam bentrokan yang semakin intensif di Lebanon selatan," kata DiCarlo.

Menekankan keadaan darurat kemanusiaan yang semakin memburuk akibat baku tembak, ia mengatakan: "Jumlah korban tewas dan terluka meningkat tajam: lebih dari 300 orang telah tewas di Lebanon hanya dalam seminggu terakhir."

"Sejak Oktober lalu, jumlah korban tewas telah mencapai lebih dari 2.000, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Ratusan di antara yang tewas adalah warga sipil, termasuk lebih dari 100 anak-anak," tambahnya.

Mencermati tekanan pada layanan kesehatan di Lebanon, DiCarlo menjelaskan bahwa "banyak rumah sakit dan pusat kesehatan terpaksa tutup setelah serangan udara menghantam fasilitas kesehatan dan petugasnya."

Dia juga menekankan bahwa kawasan Timur Tengah "berada di ambang perang besar-besaran" akibat serangan Israel terhadap Suriah, Lebanon, serta genosida yang terjadi di Jalur Gaza dan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki.

"Kegagalan kolektif kita untuk menghentikan kekerasan dan menghentikan pertumpahan darah sangat memprihatinkan," ujar DiCarlo.

Dia mendesak semua pihak untuk mencari solusi diplomatik.

baca juga

"Kedaulatan negara dan integritas teritorial baik Lebanon maupun Israel harus dihormati. Kewajiban di bawah hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, harus ditegakkan," tegasnya.

DiCarlo juga mendesak Hizbullah dan kelompok non-negara lainnya untuk menghentikan serangan terhadap Israel.

Ia menegaskan pentingnya tidak menargetkan infrastruktur sipil, dan menekankan bahwa "serangan yang sembarangan dan tidak proporsional harus dihindari."

Ia juga menyoroti perlunya melindungi pekerja kemanusiaan, serta menekankan bahwa "jurnalis juga tidak boleh dijadikan target."

"Kita perlu mengerahkan segala upaya untuk membalikkan siklus kekerasan ini dan membawa Lebanon, Israel, serta wilayah ini kembali menjauh dari ambang bencana," katanya. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Bunuh Komandan Jihad Islam di Kamp Pengungsi

Israel Bunuh Komandan Jihad Islam di Kamp Pengungsi

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:23 WIB

2 TNI Terluka saat Markas UNIFIL Diserang Israel, Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Pasukan Perdamaian

2 TNI Terluka saat Markas UNIFIL Diserang Israel, Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Pasukan Perdamaian

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:14 WIB

Tank Israel Tembak Markas UNIFIL, 2 Prajurit TNI Jadi Korban

Tank Israel Tembak Markas UNIFIL, 2 Prajurit TNI Jadi Korban

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 13:40 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×