Seribu Lilin Dinyalakan, Aksi Damai Solidaritas Keadilan untuk Tobias Silak Digelar di Nabire

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 19:38 WIB
Seribu Lilin Dinyalakan, Aksi Damai Solidaritas Keadilan untuk Tobias Silak Digelar di Nabire
Solidaritas Keadilan untuk Tobias Silak (SPKTS) mengelar aksi di Goa Maria, Gereja Katolik Kristus Sabat Kita (KSK) Bukit Meriam, Nabire, Papua Tengah, Jumat (11/10/2024). [Suara.com/Elias]

Suara.com - Solidaritas Keadilan untuk Tobias Silak (SPKTS) menggelar aksi damai di Goa Maria, Gereja Katolik Kristus Sabat Kita (KSK) Bukit Meriam, Nabire, Papua Tengah, Jumat (11/10/2024).

Dalam aksi solidaritas tersebut diisi dengan menyalakan seribu lilin, refleksi doa, dan diskusi terbuka. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperjuangkan hak asasi manusia dan menuntut pertanggungjawaban atas kasus penembakan yang menimpa Tobias Silak.

"Kami di Nabire juga melakukan aksi yang sama dalam rangka mendukung perjuangan Keadilan untuk Tobias Silak yang sedang di perjuangkan entah itu di jalur hukum," kata salah satu peserta aksi, Yohanes Gobai.

Ia menggambarkan bahwa situasi di Nabire tak ubahnya dengan Yahukimo, tempat di mana Tobias menjadi korban.

"Penembakan dan kriminalisasi tanpa alasan sering terjadi di sini. Kasus ini bukan hanya tentang Tobias, tetapi tentang kita semua," lanjutnya.

Gobai juga menyinggung kejadian serupa juga terjadi di Intan Jaya dengan pola kekerasan yang terus berulang.

"Masyarakat Papua terus menghadapi ancaman intimidasi, pembunuhan, dan penembakan tanpa alasan yang jelas. Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi persoalan kemanusiaan yang mendesak," tambahnya.

Lebih dari sekadar aksi protes, solidaritas ini mencerminkan rasa persatuan antara masyarakat Yahukimo dan Nabire, melampaui batas-batas suku, ras, agama, dan budaya.

"Yang tertinggi dari semua ini adalah kemanusiaan," tegas Gobai.

Menurutnya dengan aksi ini menunjukkan bahwa perjuangan mereka bukan hanya untuk keadilan di atas kertas, tetapi demi martabat manusia yang telah direnggut.

Koordinator aksi, Josia Sani menekankan urgensi keadilan bagi Tobias Silak.

"Orang asli Papua telah lama menjadi korban penembakan, intimidasi, dan tuduhan tanpa dasar oleh aparat. Kita tidak bisa diam," katanya penuh semangat.

Aksi ini juga menyerukan kepada gereja dan masyarakat untuk membuka mata dan hati, menyadari penderitaan yang dialami masyarakat Papua di tanah mereka sendiri.

Ketidakadilan yang berlarut-larut ini menjadi alasan kuat mengapa solidaritas seperti ini terus digalakkan.

Seribu lilin yang menyala malam itu bukan sekadar simbol, tetapi sebuah harapan—bahwa keadilan akan datang, dan suara rakyat Papua akan didengar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Plt Bupati Nabire Ingatkan ASN Bijak Gunakan Media Sosial

Plt Bupati Nabire Ingatkan ASN Bijak Gunakan Media Sosial

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 00:33 WIB

Kapolres Nabire ajak media ciptakan suasana kondusif jelang Pilkada 2024

Kapolres Nabire ajak media ciptakan suasana kondusif jelang Pilkada 2024

Kotak Suara | Sabtu, 05 Oktober 2024 | 23:41 WIB

Jadwal Kampanye Pilkada Papua Tengah 2024 Resmi Dirilis, Nabire dan Timika Jadi Medan Panas

Jadwal Kampanye Pilkada Papua Tengah 2024 Resmi Dirilis, Nabire dan Timika Jadi Medan Panas

Kotak Suara | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 11:44 WIB

Terkini

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB