Hamas Tuding Amerika Dukung Israel Bantai Warga Sipil di Gaza

Bella

Minggu, 13 Oktober 2024 | 04:00 WIB
Hamas Tuding Amerika Dukung Israel Bantai Warga Sipil di Gaza
Arsip - Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Senin (7/10/2024) menggambarkan situasi di Gaza sebagai "terjun bebas ke dalam barbarisme," menyoroti kebutuhan mendesak akan diplomasi dan penghentian kekerasan. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Kelompok pejuang Palestina, Hamas, mengutuk serangan udara yang dilancarkan Israel di daerah Jabalia, Gaza Utara, yang menewaskan 24 warga Palestina dan melukai sekitar 90 lainnya pada Jumat malam (11/10).

Hamas menuduh Israel melakukan pembantaian terhadap warga sipil tak bersenjata dengan dukungan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya pada Sabtu, Hamas mengecam keras serangan tersebut, menyamakan aksi Israel dengan gerakan Nazi, dan menyebut pembantaian ini sebagai bagian dari genosida kriminal yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina.

Serangan ini, menurut Hamas, adalah upaya untuk menghukum warga Gaza yang tetap gigih menolak pemindahan paksa dari tanah mereka.

"Kejahatan teroris Nazi yang sedang berlangsung ini memperlihatkan kepada dunia bahwa entitas fasis ini haus darah dan berupaya melanjutkan genosida terhadap rakyat kami di Gaza dan penduduk Lebanon," kata Hamas dalam pernyataannya.

Sumber medis di Gaza melaporkan bahwa serangan udara tersebut menargetkan sebuah blok permukiman yang terdiri dari empat rumah, yang menjadi tempat berkumpulnya warga sipil di Jabalia.

Wilayah ini telah menjadi titik fokus kekerasan intens sejak 6 Oktober, saat pengepungan ketat diberlakukan oleh militer Israel.

Serangan udara Israel pada Jumat malam menandai operasi darat ketiga di Jabalia dalam kurun waktu setahun, setelah serangan sebelumnya pada November dan Desember tahun lalu.

Ketegangan yang meningkat sejak Oktober 2023 menyebabkan bentrokan sengit di Gaza utara, salah satu yang terparah sejak konflik besar yang terjadi pada Mei.

baca juga

Israel terus melancarkan serangan terhadap Gaza setelah serangan lintas perbatasan oleh Hamas pada 7 Oktober tahun lalu. Meski Dewan Keamanan PBB telah menyerukan gencatan senjata segera, kekerasan belum mereda.

Otoritas kesehatan Gaza melaporkan bahwa konflik ini telah merenggut hampir 42.200 jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 98.300 orang.

Selain itu, pengeboman yang dilakukan Israel telah memaksa banyak warga Gaza untuk mengungsi di tengah krisis pangan, air bersih, dan pasokan medis akibat blokade yang diperketat.

Tindakan Israel di Gaza juga memicu tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, dengan tekanan internasional yang terus meningkat terhadap negara tersebut.

Hamas berjanji untuk terus melawan pendudukan Israel dan menuntut tanggung jawab atas kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Tetap Berperang saat Yom Kippur, Hari Paling Suci Bagi Umat Yahudi

Israel Tetap Berperang saat Yom Kippur, Hari Paling Suci Bagi Umat Yahudi

News | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 19:35 WIB

Prajurit AS Divonis 14 Tahun Penjara karena Berupaya Bantu ISIS Serang Pasukan Amerika

Prajurit AS Divonis 14 Tahun Penjara karena Berupaya Bantu ISIS Serang Pasukan Amerika

News | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 19:05 WIB

Amerika Serikat Setuju Jual Senjata ke Arab Saudi, Nilainya Mencapai Rp34 Triliun

Amerika Serikat Setuju Jual Senjata ke Arab Saudi, Nilainya Mencapai Rp34 Triliun

News | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 12:32 WIB

2 jadi Korban, Kondisi Terbaru Pasukan TNI di Lebanon usai Israel Bombardir Markas UNIFIL

2 jadi Korban, Kondisi Terbaru Pasukan TNI di Lebanon usai Israel Bombardir Markas UNIFIL

News | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 05:25 WIB

Ternyata Begini Nasib Warga Kristen Lebanon yang Terjebak di Tengah Konflik Israel-Hezbollah

Ternyata Begini Nasib Warga Kristen Lebanon yang Terjebak di Tengah Konflik Israel-Hezbollah

News | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 04:10 WIB

Koma Diduga Dianiaya Siswa Lain, Pengacara Korban Curiga Klaim MA As-Syafi'iyah Tebet soal CCTV Rusak

Koma Diduga Dianiaya Siswa Lain, Pengacara Korban Curiga Klaim MA As-Syafi'iyah Tebet soal CCTV Rusak

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 17:21 WIB

2 Prajurit TNI jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, Jokowi: Perang Memang Seperti Itu, Semua Harus Hati-hati

2 Prajurit TNI jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, Jokowi: Perang Memang Seperti Itu, Semua Harus Hati-hati

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 15:55 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Ancam Kemanusiaan, PBB: Tarik Pasukan Sekarang!

Serangan Israel ke Lebanon Ancam Kemanusiaan, PBB: Tarik Pasukan Sekarang!

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:56 WIB

Barack Obama Tuduh Trump Manipulasi Bencana untuk Kepentingan Politik

Barack Obama Tuduh Trump Manipulasi Bencana untuk Kepentingan Politik

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:34 WIB

Israel Bunuh Komandan Jihad Islam di Kamp Pengungsi

Israel Bunuh Komandan Jihad Islam di Kamp Pengungsi

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:23 WIB

Terkini

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

×