Amerika Serikat Setuju Jual Senjata ke Arab Saudi, Nilainya Mencapai Rp34 Triliun

Bella | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 12:32 WIB
Amerika Serikat Setuju Jual Senjata ke Arab Saudi, Nilainya Mencapai Rp34 Triliun
Ilustrasi senjata. (Shutterstock)

Suara.com - Amerika Serikat baru saja menyetujui penjualan senjata baru ke Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi dengan nilai total mencapai $2,25 miliar (atau sekitar Rp34,650 triliun), menurut pengumuman Pentagon pada hari Jumat. Penjualan ini mencakup berbagai jenis persenjataan canggih yang akan memperkuat kemampuan pertahanan kedua negara di kawasan Teluk.

Dalam dua pernyataan terpisah, Pentagon menyebutkan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah memberikan persetujuan untuk kemungkinan penjualan 220 rudal taktis AIM-9X Block II Sidewinder dan peralatan terkait lainnya dengan nilai sekitar $251,8 juta (setara Rp3,878 triliun). Rudal ini dikenal karena kemampuannya dalam pertempuran udara-ke-udara dan sering digunakan untuk menghadapi ancaman di udara.

Selain itu, AS juga menyetujui kemungkinan penjualan 2.503 rudal AGM-114R3 Hellfire II, bersama dengan dukungan logistik yang diperlukan, dengan nilai diperkirakan mencapai $655 juta (sekitar Rp10,087 triliun).

Pentagon menekankan bahwa penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Arab Saudi dalam menghadapi ancaman saat ini dan di masa mendatang, serta memperkuat interoperabilitas dengan sistem pertahanan yang dioperasikan oleh Angkatan Bersenjata AS dan negara-negara Teluk lainnya.

“Investasi berkelanjutan Arab Saudi dalam kemampuan pertahanannya sangat penting untuk melindungi perbatasannya, infrastruktur energi, dan warganya,” kata Pentagon dalam pernyataannya.

Selain itu, AS juga menyetujui penjualan senjata senilai $139 juta (sekitar Rp2,141 triliun) yang mencakup 10.000 amunisi anti-tank M456 seri 105mm, serta berbagai jenis amunisi tank, howitzer, dan senapan mesin. Amunisi ini diharapkan akan memperkuat persenjataan darat kedua negara dan meningkatkan kapasitas pertahanan mereka.

Pada minggu ini, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengadakan panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman. Dalam pembicaraan tersebut, Austin menegaskan komitmen Washington terhadap pertahanan Kerajaan Saudi dan mengapresiasi upaya Riyadh dalam menjaga stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Secara terpisah, Pentagon juga mengumumkan persetujuan untuk kemungkinan penjualan 259 sistem roket peluncur ganda berpandu (GMLRS) M31A1 Unitary Pods, yang mencakup 1.554 rudal, dengan enam rudal per pod. Selain itu, penjualan 203 rudal taktis sistem angkatan darat (ATACMS) M57 Unitary Missiles turut disertakan dalam kesepakatan senilai $1,2 miliar(setara Rp18,480 triliun) ini.

Penjualan senjata ini diharapkan akan memperkuat hubungan pertahanan antara AS dan negara-negara Teluk, sekaligus membantu UEA dan Arab Saudi dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barack Obama Tuduh Trump Manipulasi Bencana untuk Kepentingan Politik

Barack Obama Tuduh Trump Manipulasi Bencana untuk Kepentingan Politik

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:34 WIB

Hubungan Iran dan Rusia Makin Mesra, Bikin Barat Ketar-Ketir?

Hubungan Iran dan Rusia Makin Mesra, Bikin Barat Ketar-Ketir?

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 05:10 WIB

Badai Milton Hantam Florida, Ribuan Rumah Hancur

Badai Milton Hantam Florida, Ribuan Rumah Hancur

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 19:37 WIB

Pede Sudah Menang di Pilpres AS, Donald Trump Tolak Debat Kedua dengan Kamala Harris

Pede Sudah Menang di Pilpres AS, Donald Trump Tolak Debat Kedua dengan Kamala Harris

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 17:46 WIB

Calon Anggota Kongres AS Berpose dengan Istri dan Anak Palsu Demi Suara?

Calon Anggota Kongres AS Berpose dengan Istri dan Anak Palsu Demi Suara?

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 16:13 WIB

AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza

AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:29 WIB

AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!

AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:11 WIB

Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami

Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:07 WIB

Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel

Palestina Desak AS dan Barat Hentikan Penjualan Senjata ke Israel

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 14:10 WIB

Badai Milton Hantam Florida, 3.000 Penerbangan Dibatalkan Hingga Perintah Biden untuk Evakuasi: Masalah Hidup dan Mati

Badai Milton Hantam Florida, 3.000 Penerbangan Dibatalkan Hingga Perintah Biden untuk Evakuasi: Masalah Hidup dan Mati

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 09:37 WIB

Terkini

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB