Pemerintah Sering Langgar Konstitusi, Warga yang Ketakutan Bicara Politik Meningkat

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Rabu, 16 Oktober 2024 | 15:04 WIB
Pemerintah Sering Langgar Konstitusi, Warga yang Ketakutan Bicara Politik Meningkat
Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024 (Instagram/Jokowi)

Suara.com - Selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, sebagian besar warga menilai kerap terjadi pelanggaran konstitusi dan perundang-undangan yang dilakukan pemerintah. Tak hanya itu, sebagian besar warga mengaku takut berbicara politik selama 10 tahun Jokowi berkuasa.

Fakta tersebut terungkap dalam hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada periode 4 Oktober 2024 hingga 11 Oktober 2024.

"Dalam 10 tahun pemerintahan Jokowi, tingkat ketakutan bicara politik melonjak dari 22% menjadi 51%, ketakutan terhadap kesewenang-wenangan aparat naik dari 32% menjadi 51%," ungkap Pendiri SMRC, Saiful Mujani, Rabu (16/10/2024).

Dalam pemaparannya, Saiful Mujani menyoroti tren peningkatan ketakutan publik terhadap kebebasan berpendapat dan perilaku represif aparat penegak hukum.

Temuan survei juga menunjukkan bahwa persepsi pelanggaran konstitusi oleh pemerintah meningkat dari 40% pada awal Pemerintahan Jokowi menjadi 52% pada 2024.

Ia juga menilai bahwa gejala ini sebagai bentuk proses otokratisasi, atau pergeseran Indonesia menuju sistem yang lebih otoriter. Fenomena ini paling dirasakan oleh warga dengan pendidikan SLTP ke atas.

Dalam rincian data survei, 51 persen warga berpendidikan tinggi menyatakan masyarakat kini takut bicara politik, berbanding 43 persen dari kalangan berpendidikan SD.

"Dari kelompok lulusan perguruan tinggi, 58 persen merasa pemerintah sering mengabaikan konstitusi, sedangkan dari kalangan lulusan SD, angkanya hanya 40 persen," ujarnya.

Kualitas Demokrasi Turun

baca juga

Tak hanya itu, ia juga menyatakan data tersebut menunjukkan adanya penurunan kualitas demokrasi di Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi.

"Demokrasi yang hampir terkonsolidasi sebelum Presiden Jokowi memimpin, kini mengalami kemerosotan menuju otoritarianisme, terutama dalam lima tahun terakhir," paparnya.

Lebih lanjut, Saiful mengutip laporan V-Dem yang mengindikasikan memburuknya berbagai aspek demokrasi di Indonesia, seperti indeks demokrasi elektoral dan perlindungan hak-hak sipil.

Pada 2004, indeks demokrasi elektoral Indonesia berada di angka 0,7 (skala 0-1), stabil di era Susilo Bambang Yudhoyono dengan 0,67 pada 2014, namun menurun menjadi 0,54 pada 2023 di era Jokowi.

Bahkan, skor komponen liberal juga terus merosot dari 0,53 pada 2004, menjadi 0,36 pada 2024.

"Indonesia sedang mengalami otokratisasi, sebuah kemunduran demokrasi yang nyata," pungkas Saiful.

Survei yang dilakukan SMRC ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 994 responden.

Margin of error survei sebesar plus-minus 3,2% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan secara langsung oleh pewawancara terlatih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Kritisi Data Kepuasan Publik ke Jokowi yang Meningkat 75 Persen, Netizen: Survei di Family 100 Kali

Rocky Gerung Kritisi Data Kepuasan Publik ke Jokowi yang Meningkat 75 Persen, Netizen: Survei di Family 100 Kali

Tekno | Sabtu, 05 Oktober 2024 | 16:22 WIB

Istana Apresiasi Survei Indikator Politik Soal Kepuasan Kinerja Jokowi: Bukti Kepercayaan Masyarakat

Istana Apresiasi Survei Indikator Politik Soal Kepuasan Kinerja Jokowi: Bukti Kepercayaan Masyarakat

News | Sabtu, 05 Oktober 2024 | 02:00 WIB

Indeks Kepuasan Haji 2024 Naik Jadi 88,20, Alvara: Tak Ada Alasan Sebut Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Gagal

Indeks Kepuasan Haji 2024 Naik Jadi 88,20, Alvara: Tak Ada Alasan Sebut Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Gagal

News | Jum'at, 20 September 2024 | 17:53 WIB

Terkini

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:33 WIB

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:30 WIB

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:28 WIB

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

×