Akademisi UI Kritik Keras Cawagub Banten Dimyati yang Sebut Jadi Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:54 WIB
Akademisi UI Kritik Keras Cawagub Banten Dimyati yang Sebut Jadi Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita
Bakal Cawagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah. [Suara.com/Yandi Sofyan]

Suara.com - Partai politik dikritik masih gagal menanamkan paradigma dan perspektif adim mengenai kesetaraan gender pada kadernya.

Salah satu buktinya diperlihatkan oleh cawagub Banten Dimyati Natakusumah yang mengatakan kalau menjadi gubernur termasuk pekerjaan berat bagi perempuan.

Akademisi Universitas Indonesia (UI), Titi Anggraini mengatakan bahwa setiap kandidat calon kepala daerah yang diusung oleh partai politik seharusnya sudah memiliki pemahaman yang ideal mengenai isu kepemimpinan dan keterwakilan perempuan.

"Ini pekerjaan besar bagi partai politik. Artinya paradigma dan perspektif adil dan kesetaraan gender masih bermasalah. Siapa yang harus paling bertanggung jawab? Partai politik," kata Titi kepada wartawan, di kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Pernyataan Dimyati yang mengatakan tidak memberikan pekerjaan berat, seperti jadi gubernur, sebagai cara memuliakan perempuan, menurut Titi, justru tindakan nyata dari diskriminasi dan marginalisasi kepada perempuan. Karena dengan begitu, Dimyati justru menjauhkan perempuan dari ranah politik dan publik.

Ahli hukum ketatanegaraan itu juga mengkritisi sikap Dimyati juga sebagai tindakan mendomestifikasi perempuan dengan kemasan dan narasi eufemisme yang seolah-olah untuk memuliakan. Tetapi makna sebenarnya justru meminggirkan, memarginalkan, dan mengeksklusi perempuan dari kehidupan politik dan publik.

"Sangat disayangkan ada pernyataan di ruang publik yang seperti itu, di tengah praktik demokrasi yang sudah kita jalankan dan juga urgensi kita untuk terus mempromosikan tata kelola pemerintahan yang ramah keterwakilan perempuan," imbuhnya.

Menurut Titi, pernyataan Dimyati itu tidak sepantasnya diucapkan pada level kepemimpinan tingkat gubernur.

"Apalagi yang bersambutan kan istrinya Bupati Pandeglang. Jadi sudah kepemimpinan perempuan itu sesuatu yang familiar, bukan sesuatu yang baru," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, ucapan itu disampaikan Dimyati saat debat perdana Pilkada Banten pada Rabu (16/10) malam kemarin. Dimyati ditanya oleh rivalnya, cawagub Ade Sumardi, tentang cara menangani kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di Banten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cawagub Banten Dimyati Sebut Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita, Kementerian PPPA: Itu Kekerasan Verbal

Cawagub Banten Dimyati Sebut Gubernur Pekerjaan Berat Buat Wanita, Kementerian PPPA: Itu Kekerasan Verbal

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:27 WIB

Andra Soni Janjikan 'Banten Cerdas' Lewat Program Sekolah Gratis

Andra Soni Janjikan 'Banten Cerdas' Lewat Program Sekolah Gratis

Kotak Suara | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:00 WIB

Menjelma Jadi Keluarga Pejabat, Intip Potret Cantik Beby Tsabina Dukung Mertua di Debat Cagub Cawagub Banten

Menjelma Jadi Keluarga Pejabat, Intip Potret Cantik Beby Tsabina Dukung Mertua di Debat Cagub Cawagub Banten

Lifestyle | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:13 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×