10 Tahun Pemerintahan Jokowi, Banyak Lakukan Revitalisasi Pasar Tradisional untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 24 Oktober 2024 | 10:54 WIB
10 Tahun Pemerintahan Jokowi, Banyak Lakukan Revitalisasi Pasar Tradisional untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Kondisi Pasar Godean di Sleman yang sudah selesai dibangun untuk pedagang, Rabu (28/8/2024). [Suarajogja.id/Hiskia]

Suara.com - Revitalisasi pasar rakyat jadi salah satu program utama Presiden Joko Widodo dalam 10 tahun kepemimpinannya.

Revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional ini merupakan cara Pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan

Program ini juga jadi bentuk perhatian kepada para pedagang, agar pemulihan ekonomi pasca Pandemi COVID-19 dapat berjalan lebih cepat. Diharapkan dengan bantuan Pemerintah Pusat, harga sewa kios pasar yang baru tetap terjangkau.

Jokowi menekankan, revitalisasi pasar tradisional tidak hanya perbaikan fisik tetapi juga perbaikan manajemen dan perbaikan modal.

“Perbaikan manajemen, juga perbaikan modal, dan pendampingan-pendampingan seperti itu yang saya kira diperlukan,” ujarnya dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Kamis (24/10/2024).

Penekanan pentingnya revitalisasi pasar juga disampaikan Jokowi saat berkunjung ke Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Kamis (4/4/2024).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi telah menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada waktu itu, Basuki Hadimuljono untuk segera melakukan penataan kembali Pasar Muara Bungo.

Ia berharap penataan tersebut membawa manfaat nyata bagi pedagang dan masyarakat sekitar.

"Saya sudah perintahkan tadi pak Menteri PU sehingga pedagangnya nyaman, pasarnya ramai, tempat parkir juga tersedia dan kita harapkan pasar tradisional modern tetap ramai," kata Jokowi.

baca juga

Daftar Pasar Tradisional yang Sudah Direvitalisasi

Di awal tahun 2024, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan ada 30 unit pasar di seluruh Indonesia yang di revitalisasi.

30 unit pasar tradisional yang tengah dilakukan revitalisasi tersebut masih ada yang dalam proses pembangunan, dan ada yang baru mulai dibangun.

Salah satu pasar yang sukses di revitalisasi dan sudah diresmikan Jokowi adalah Pasar Godean di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu, 28 Agustus 2024.

Pasar yang telah melayani masyarakat sejak tahun 1980 ini kini tampil dengan wajah baru setelah melalui revitalisasi menyeluruh yang menelan anggaran sebesar Rp89 miliar.

Pasar Godean, yang dulunya hanya mengalami perbaikan ringan pada tahun 1994, kini telah dibangun kembali dengan infrastruktur yang jauh lebih modern dan representatif. Dengan kapasitas yang mampu menampung hingga 1.800 pedagang, pasar ini diharapkan menjadi pusat perekonomian baru yang lebih dinamis di Sleman.

Revitalisasi Pasar Godean ini tidak hanya memberikan fasilitas yang lebih nyaman dan modern bagi para pedagang, tetapi juga menciptakan sebuah lingkungan yang lebih kondusif bagi transaksi ekonomi masyarakat.

Selain itu, di Jakarta pada tahun ini Perumda Pasar Jaya telah merevitalisasi beberapa pasar, termasuk Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Jatirawasari, dan Pasar Cilincing.

Selain infrastruktur fisik, Perumda Pasar Jaya pun mendorong digitalisasi pasar. Sistem pembayaran digital telah diterapkan di beberapa pasar, seperti Pasar Jatinegara dan Pasar Glodok. Perumda Pasar Jaya bekerja sama dengan bank lokal dan pihak ketiga untuk melatih pedagang serta pengunjung pasar dalam menggunakan transaksi digital.

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan revitalisasi juga akan dilakukan di Pasar Kalideres, Pasar Sumur Batu, dan Pasar Heksagon.

Revitalisasi ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi meningkatkan pula kualitas berdagang para pedagang dengan sarana prasarana yang lebih memadai. Agus memastikan, revitalisasi tidak akan menyebabkan kenaikan harga sewa lapak bagi pedagang.

"Upaya revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, namun juga bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lingkungan pasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta memenuhi standar kota global," ujar Agus kepada Suara.com, Kamis (25/7/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Petinggi PDIP Sebut Jokowi Politisi Naturalisasi: Bukan Kader Banteng Tulen

Eks Petinggi PDIP Sebut Jokowi Politisi Naturalisasi: Bukan Kader Banteng Tulen

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 20:30 WIB

Refleksi Kepemimpinan Jokowi: 10 Tahun Membangun Negeri

Refleksi Kepemimpinan Jokowi: 10 Tahun Membangun Negeri

Your Say | Rabu, 23 Oktober 2024 | 19:46 WIB

Mengapresiasi Pencapaian Jokowi, Membangun Harapan untuk Prabowo Subianto, Merdeka!

Mengapresiasi Pencapaian Jokowi, Membangun Harapan untuk Prabowo Subianto, Merdeka!

Your Say | Rabu, 23 Oktober 2024 | 19:04 WIB

10 Tahun Jokowi, 15 PLBN Dibangun di Berbagai Wilayah Indonesia

10 Tahun Jokowi, 15 PLBN Dibangun di Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 17:55 WIB

Tuai Kontroversi, Najwa Shihab Sebut Jokowi Nebeng Pesawat TNI Pulang ke Solo

Tuai Kontroversi, Najwa Shihab Sebut Jokowi Nebeng Pesawat TNI Pulang ke Solo

Entertainment | Rabu, 23 Oktober 2024 | 18:00 WIB

Diserbu Warga saat Makan Soto di Solo, Apakah Jokowi Masih Dikawal Pasca Lengser?

Diserbu Warga saat Makan Soto di Solo, Apakah Jokowi Masih Dikawal Pasca Lengser?

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2024 | 17:21 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×