Dokter Bedah Plastik AS Aniaya Pacar dan Jadikan Budak Seks, Suntik Filler Mata Tanpa Anastesi

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2024 | 14:13 WIB
Dokter Bedah Plastik AS Aniaya Pacar dan Jadikan Budak Seks, Suntik Filler Mata Tanpa Anastesi
Ilustrasi penganiayaan. (Shutterstock)

Suara.com - Gugatan hukum yang mengejutkan telah diajukan terhadap ahli bedah plastik Kota New York Ammar Mahmoud, dengan tuduhan bahwa ia telah melakukan kekerasan fisik dan emosional yang mengerikan terhadap pacarnya, mengubahnya menjadi "budak seks."

Gugatan tersebut mengklaim bahwa Mahmoud, yang 15 tahun lebih tua dari Maya Willow Sias, memukulinya secara brutal, menyebabkan cedera parah termasuk rongga mata yang hancur, demikian dilaporkan New York Post.

Gugatan senilai $10 juta (Rp155,9 miliar) tersebut merinci pola kekerasan dan kontrol yang mengejutkan, dengan Mahmoud mengeksploitasi posisinya yang berkuasa sebagai seorang profesional medis untuk memanipulasi dan menyakiti Sias.

Dalam upaya untuk menyembunyikan tindakannya, Mahmoud diduga membawa Sias ke spa medis miliknya, Alinea, di mana ia menyuntikkan filler ke mata Sias yang bengkak tanpa memberikan obat penghilang rasa sakit atau anestesi. Prosedur yang menyakitkan ini konon dilakukan untuk menyembunyikan memar dan luka yang ditimbulkan oleh Mahmoud.

"Dia menusuk wajah saya dengan jarum, saya bisa merasakan jarum itu menggores tulang," kata penyanyi dan model berusia 25 tahun itu kepada New York Post.

Ibu Sias lebih lanjut mengklaim bahwa Ammar menyembunyikan sifat aslinya di balik karier medisnya yang sukses, dengan mengklaim bahwa dia adalah seorang pecandu seks yang menyalahgunakan narkoba dengan riwayat kekerasan terhadap perempuan.

Khususnya, hubungan mereka dimulai pada bulan April 2023 di sebuah kapal pesiar di Miami, di mana Ammar, yang sudah menjalin hubungan, mengusulkan seks bertiga.

Meskipun dia menolak, dia pikir Ammar menawan dan mereka tetap berhubungan. Ketika dia mengunjungi New York City untuk pekerjaan modeling, Ammar merayunya dengan kencan romantis, hadiah mewah, dan perjalanan eksotis ke Dubai dan Miami.

Namun, kisah itu dengan cepat berubah menjadi masam. Ibu Sias menuduh bahwa Ammar secara teratur menyalahgunakan ketamin dan 2C, obat psikedelik sintetis, dan menjadi semakin kasar. Seiring berkembangnya hubungan mereka, Ammar menawarkan untuk mengangkut barang-barangnya dari North Carolina ke alamatnya di Fifth Avenue.

"Hampir setiap malam, Dr. Mahmoud menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol, dan memaksakan diri pada Willow sepanjang malam, terlepas dari apakah Willow menyetujui tindakan seksual tersebut, atau bahkan dalam keadaan sadar," demikian bunyi gugatan tersebut.

Gugatan tersebut juga menggambarkan satu malam yang sangat brutal ketika dia dipukuli hingga dia pingsan. Malam itu dimulai dengan makan malam bersamanya, setelah itu mereka kembali ke rumah. Namun, malam itu berubah menjadi gelap ketika Maya terbangun dan mendapati Ammar berpesta dengan tiga pelacur. Setelah berhadapan dengannya, Ammar memukulinya hingga dia pingsan.

''Setelah para wanita itu pergi, Dr. Mahmoud dengan kasar melemparkan Willow ke tanah, meninju wajah dan tubuhnya tanpa ampun, dan membekap wajahnya dengan bantal, menyebabkan dia pingsan," bunyi gugatan tersebut.

Model tersebut mengklaim luka-lukanya sangat parah hingga matanya bengkak dan tubuhnya dipenuhi memar, di antara luka-luka lainnya. Dia meresepkan obat antidepresan kepada Sias, selain memaksanya mengonsumsi ketamin agar menjaganya agar patuh dan taat.

"Dugaan pelecehan seksual terhadap Mahmoud juga meningkat, memaksanya untuk berpartisipasi dalam aktivitas seksual tanpa persetujuan dengan orang asing, melakukan kekerasan seksual saat dia tidak sadarkan diri, dan menahan serta mengancamnya secara fisik," menurut gugatan tersebut.

Dia memaksanya untuk tinggal di apartemennya dan memantau lokasinya menggunakan teleponnya. Dokter bedah tersebut juga diduga mengancamnya dengan konsekuensi jika dia mencoba pergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawang Diduga Biang Keladi Wabah E.coli di McDonald's yang Tewaskan 1 Orang

Bawang Diduga Biang Keladi Wabah E.coli di McDonald's yang Tewaskan 1 Orang

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:12 WIB

AS Belum Temukan Bukti Klaim Israel soal Adanya Bunker Uang Hizbullah di Bawah Rumah Sakit

AS Belum Temukan Bukti Klaim Israel soal Adanya Bunker Uang Hizbullah di Bawah Rumah Sakit

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 05:00 WIB

Tak Sudi Ditegur Gegara Buang Sampah Sembarang, Pria Lansia di Johar Baru Tewas di Tangan Tetangga

Tak Sudi Ditegur Gegara Buang Sampah Sembarang, Pria Lansia di Johar Baru Tewas di Tangan Tetangga

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:08 WIB

Gara-gara Israel Serang Jalur Gaza, Warga Keturunan Arab-Amerika Pilih Donald Trump, Alasannya Menohok

Gara-gara Israel Serang Jalur Gaza, Warga Keturunan Arab-Amerika Pilih Donald Trump, Alasannya Menohok

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:07 WIB

Rupiah Pagi Ini Loyo Lawan Dolar AS

Rupiah Pagi Ini Loyo Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 23 Oktober 2024 | 10:45 WIB

Bakal Serang Iran Habis-habisan, Amerika Serikat 'Terlibat' Bantu Israel

Bakal Serang Iran Habis-habisan, Amerika Serikat 'Terlibat' Bantu Israel

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:25 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB