Bawang Diduga Biang Keladi Wabah E.coli di McDonald's yang Tewaskan 1 Orang

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:12 WIB
Bawang Diduga Biang Keladi Wabah E.coli di McDonald's yang Tewaskan 1 Orang
Ilustrasi burger mengandung bawang (sumber unsplash.com)

Suara.com - Pemasok McDonald's Corp. Taylor Farms menarik kembali beberapa bawang kuning yang diproduksi di fasilitas Colorado sebagai respons terhadap wabah E. coli yang mematikan di jaringan burger tersebut.

Taylor Farms, yang memasok bawang ke restoran McDonald's yang terkena dampak investigasi kesehatan multinegara bagian, mengatakan belum menemukan jejak E. coli, tetapi memutuskan untuk menarik produk tersebut sebagai bentuk kehati-hatian.

Pelanggan besar Taylor Farms lainnya, US Foods Holding Corp., juga meminta setidaknya satu restoran yang dipasoknya untuk memusnahkan bawang tersebut.

"Taylor Farms Colorado menarik bawang kuning dari pasaran yang diproduksi di fasilitas Colorado kami. Kami terus bekerja sama dengan FDA dan CDC selama investigasi yang sedang berlangsung ini," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

McDonald's belum mengonfirmasi sumber wabah yang telah menyebabkan puluhan penyakit, satu kematian, dan 10 rawat inap di 10 negara bagian. Pada hari Rabu, disebutkan bahwa irisan bawang mentah yang digunakan dalam burger Quarter Pounder yang populer adalah kemungkinan penyebab kontaminasi, meskipun tidak menutup kemungkinan daging sapi sebagai sumber potensial.

Jaringan burger tersebut menarik Quarter Pounders dari 20% dari lebih dari 13.000 restorannya di AS dalam upaya untuk menahan wabah tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS dan Badan Pengawas Obat dan Makanan masih menyelidiki insiden tersebut dan mengatakan jumlah penyakit dapat bertambah.

US Foods, distributor utama untuk restoran, mengirimkan pemberitahuan penarikan kembali mengenai bawang Taylor Farm, menurut salinan komunikasi yang dilihat oleh Bloomberg News. Mereka mencantumkan beberapa produk bawang di antara yang harus berhenti disajikan, termasuk pilihan yang dikupas dan dipotong dadu.

Salah satu pelanggan yang menerima pemberitahuan tersebut adalah Illegal Pete's, jaringan burrito dengan lokasi di Arizona dan Colorado, kata restoran tersebut dalam email. US Foods tidak segera membalas permintaan komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

McDonald's Diserang Wabah E. Coli, Ahli Pertanyakan Protokol Keamanan

McDonald's Diserang Wabah E. Coli, Ahli Pertanyakan Protokol Keamanan

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:48 WIB

Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli

Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:30 WIB

Gara-gara Israel Serang Jalur Gaza, Warga Keturunan Arab-Amerika Pilih Donald Trump, Alasannya Menohok

Gara-gara Israel Serang Jalur Gaza, Warga Keturunan Arab-Amerika Pilih Donald Trump, Alasannya Menohok

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:07 WIB

Bakal Serang Iran Habis-habisan, Amerika Serikat 'Terlibat' Bantu Israel

Bakal Serang Iran Habis-habisan, Amerika Serikat 'Terlibat' Bantu Israel

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 15:25 WIB

Ada Apa dengan Bangladesh? Pemerintah Batal Tunjuk Duta Besar Untuk AS, Rusia dan UAE

Ada Apa dengan Bangladesh? Pemerintah Batal Tunjuk Duta Besar Untuk AS, Rusia dan UAE

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:15 WIB

Survei Pilpres AS Terbaru, Kamala Harris Unggul Tipis dari Donald Trump

Survei Pilpres AS Terbaru, Kamala Harris Unggul Tipis dari Donald Trump

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:37 WIB

Terkini

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:37 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:15 WIB