Israel Luncurkan Serangan Mematikan Selama 22 Hari, Bantuan Kemanusiaan Untuk Gaza Utara Terganggu

Andi Ahmad S

Sabtu, 26 Oktober 2024 | 18:28 WIB
Israel Luncurkan Serangan Mematikan Selama 22 Hari, Bantuan Kemanusiaan Untuk Gaza Utara Terganggu
Api dan asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) / AFP]

Suara.com - Bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza Utara terganggu akibat serangan terus menerus yang dilancarkan Israel selama 22 hari.

Bahkan, serangan mematikan itu membuat dampak yang buruk bagi pengiriman bantuan untuk kemanusiaan ke jalur Gaza Utara, Palestina.

“Kami tidak dapat merespons banyak permohonan bantuan dari rumah-rumah yang telah menjadi sasaran dan terbakar akibat pemboman Israel di Jabalia dan Jabalia Nazla di utara Gaza,” kata Pertahanan Sipil Palestina dalam sebuah pernyataan, Sabtu (26/10).

“Operasi Pertahanan Sipil telah sepenuhnya dihentikan akibat serangan dan agresi Israel yang terus berlangsung tanpa jeda di bagian utara Gaza,” tambahnya.

Pada Rabu (23/10), Pertahanan Sipil Palestina mengungkapkan bahwa pasukan Israel telah mengganggu layanan dengan secara langsung menargetkan personel mereka dan mengancam melalui serangan langsung jika mencoba menggunakan kendaraan mereka untuk operasi penyelamatan.

Sementara itu, serangan darat dan pemboman Israel terus berlanjut di utara Gaza ketika tentara memerintahkan evakuasi daerah tersebut melalui pemindahan paksa.

Tentara Israel telah melancarkan serangan dahsyat di Jalur Gaza sejak serangan Hamas tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Lebih dari 43.000 orang telah tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 100.500 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Serangan Israel di Gaza telah membuat hampir seluruh penduduk mengungsi di tengah blokade yang terus berlangsung yang menyebabkan kekurangan parah terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan. [Antara].

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Israel, Amerika Serikat Minta Benjamin Netanyahu dan Iran Berhenti Saling Serang

Bela Israel, Amerika Serikat Minta Benjamin Netanyahu dan Iran Berhenti Saling Serang

News | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 17:41 WIB

AS Tegaskan Tidak Terlibat dalam Serangan Israel ke Iran

AS Tegaskan Tidak Terlibat dalam Serangan Israel ke Iran

News | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 16:57 WIB

2 Tentara Iran Tewas dalam Serangan Udara Israel

2 Tentara Iran Tewas dalam Serangan Udara Israel

News | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 15:36 WIB

Terkini

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp106, 94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp106, 94 Triliun, Risiko Gagal Bayar Mengintai

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan

Kapten Asal Gowa Lepas dari Cengkeraman Perompak Somalia: Pura-pura Mati, Ditendang di Anjungan

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Tragedi Berdarah di Gowa: Pasutri Ditemukan Tewas, 3 Anak Dikunci di Dalam Kamar

Tragedi Berdarah di Gowa: Pasutri Ditemukan Tewas, 3 Anak Dikunci di Dalam Kamar

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:05 WIB

7 Cara Membersihkan Tupperware yang Bau, Ampuh Hilangkan Aroma Tak Sedap

7 Cara Membersihkan Tupperware yang Bau, Ampuh Hilangkan Aroma Tak Sedap

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Review Made in Korea 2: Saat Gila Jabatan Berujung Penyesalan Seumur Hidup

Review Made in Korea 2: Saat Gila Jabatan Berujung Penyesalan Seumur Hidup

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Rasa Sepi Berakhir, 4 Shio ini Diprediksi Lebih Beruntung dan Bahagia Mulai 6 Oktober 2026

Rasa Sepi Berakhir, 4 Shio ini Diprediksi Lebih Beruntung dan Bahagia Mulai 6 Oktober 2026

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:49 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Terbang Tinggi, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

×