Tegang! DK PBB Bahas Dugaan Pasukan Korea Utara di Rusia, Putin Beri Bantahan

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 29 Oktober 2024 | 04:50 WIB
Tegang! DK PBB Bahas Dugaan Pasukan Korea Utara di Rusia, Putin Beri Bantahan
Bendera PBB (UN)

Suara.com - Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan, atas permintaan Ukraina, untuk membahas dugaan pengiriman pasukan Korea Utara ke Rusia.

Menurut Perwakilan Tetap Swiss untuk PBB yang saat ini menjabat sebagai Ketua DK PBB, pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (30/10) setelah pukul 15.00 waktu setempat (19:00 GMT).

"Ukraina mengajukan permintaan ini dengan dukungan dari AS, Prancis, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Slovenia, dan Malta," kata Perwakilan Tetap Swiss.

Sebelumnya, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy, telah meminta diadakannya pertemuan pada Kamis (31/10) untuk membahas pengiriman senjata dari negara-negara Barat ke Ukraina dan dampaknya terhadap kemungkinan penyelesaian damai dalam krisis Ukraina.

Selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pyongyang pada 18-19 Juni lalu, Rusia dan Korea Utara menandatangani Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif yang baru.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa jika salah satu pihak diserang oleh negara manapun atau beberapa negara dan berada dalam kondisi perang, pihak lainnya akan segera memberikan bantuan militer dan bantuan lainnya dengan segala cara yang dimiliki, sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB serta hukum yang berlaku di Rusia dan Korea Utara.

Di samping itu, berdasarkan Pasal 8, kedua pihak sepakat untuk membuat mekanisme guna melakukan kegiatan bersama dalam rangka memperkuat kemampuan pertahanan mereka untuk mencegah perang serta menjaga perdamaian dan keamanan regional dan internasional.

Sebelumnya, saat ditanya mengenai kemungkinan melibatkan personel militer Korea Utara dalam operasi militer khusus, Putin menegaskan bahwa Rusia "tidak meminta siapapun" untuk membantu dan bahwa pengiriman pasukan "tidak diperlukan."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menekankan bahwa kerjasama militer antara Rusia dan Korea Utara tidak melanggar norma hukum internasional. Ia menyebut kekhawatiran di Korea Selatan mengenai laporan pengiriman personel militer Korea Utara ke Rusia sebagai "berita palsu dan sensasi." (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korut Tuduh Korsel Kirim Drone Penyebar Propaganda ke Pyongyang

Korut Tuduh Korsel Kirim Drone Penyebar Propaganda ke Pyongyang

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 15:22 WIB

10 Tahun Jokowi, Diplomasi Luar Negeri Indonesia Tuai Sukses: Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

10 Tahun Jokowi, Diplomasi Luar Negeri Indonesia Tuai Sukses: Menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Siap Perang? Korea Utara Peringatkan Serangan Tanpa Ampun Jika Drone Korea Selatan Kembali Menyusup

Siap Perang? Korea Utara Peringatkan Serangan Tanpa Ampun Jika Drone Korea Selatan Kembali Menyusup

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 14:00 WIB

Rusia 'Angkut Tentara Bayaran' dari Korea Utara ke Medan Tempur, Kata Militer Ukraina

Rusia 'Angkut Tentara Bayaran' dari Korea Utara ke Medan Tempur, Kata Militer Ukraina

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 12:30 WIB

Tujuh Negara Besar di Dunia Beri Peringatan ke Israel

Tujuh Negara Besar di Dunia Beri Peringatan ke Israel

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:06 WIB

Korea Utara Kirim Tentara ke Rusia? Ini Kata Kim Jong Gyu

Korea Utara Kirim Tentara ke Rusia? Ini Kata Kim Jong Gyu

News | Sabtu, 26 Oktober 2024 | 04:00 WIB

Terkini

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

5 Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Lumpur Tanpa Merusak Teksturnya

5 Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Lumpur Tanpa Merusak Teksturnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

FEKDI x IFSE 2026 Dorong Digitalisasi Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

FEKDI x IFSE 2026 Dorong Digitalisasi Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:57 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Janggal! Komnas Perempuan: Buka Data dan Prosedurnya ke Publik

Bebas Bersyarat Bechi Janggal! Komnas Perempuan: Buka Data dan Prosedurnya ke Publik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:56 WIB

Ombudsman Fungsinya Apa? Ini Tugas Utama dan Kisaran Gaji Pegawainya

Ombudsman Fungsinya Apa? Ini Tugas Utama dan Kisaran Gaji Pegawainya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:53 WIB

Benjamin Netanyahu Sebut Negara Walk Out di Sidang PBB Pengecut, Termasuk Indonesia

Benjamin Netanyahu Sebut Negara Walk Out di Sidang PBB Pengecut, Termasuk Indonesia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:50 WIB

×