KBRI Harus Turun Tangan! Agar Siswa Indonesia Tak Ditolak Kampus Luar Negeri Akibat Peniadaan UN

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 31 Oktober 2024 | 10:33 WIB
KBRI Harus Turun Tangan! Agar Siswa Indonesia Tak Ditolak Kampus Luar Negeri Akibat Peniadaan UN
Ilustrasi Mahasiswa (freepik)

Suara.com - Peniadaan Ujian Nasional (UN) sempat memunculkan kabar sejumlah universitas luar negeri enggan menerima siswa lulusan SMA di Indonesia. Salah satu kampus yang mencuat ialah University of Twente di Belanda yang memberlakukan persyaratan baru atas penerimaan mahasiswa dari Indonesia.

Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) menemukan bahwa kejadian seperti itu sebenarnya perlu upaya diplomasi juga dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dengan negara tempat kampus berada.

"Sebenernya kan itu yang jadi misleading adalah kampus Belanda menerima hasil UN sebenernya hasil diplomasi juga. Karena KBRI di sana berhasil mendiplomasi dengan pemerintah Belanda kalau misalnya UN itu bisa dijadikan penyetaraan maka itu bisa diambil," kata Wakil Direktur PSPK Pandu Ario Bismo ditemui di Jakarta, Rabu (30/10/2024).

Menurutnya, peniadaan UN tidak serta merta membuat siswa SMA di Indonesia jadi tidak bisa kuliah di luar negeri.

Pandu menyebut, Australia dan beberapa negara lain sampai sekarang masih mau menerima siswa lulusan SMA Indonesia.

"Sempat viral di SMA 3 Jogja kalau gak salah beberapa waktu yang lalu mengumumkan lulusannya pada kemana. Itu kan banyak juga di sekolah luar negeri. Jadi sebenernya, apakah itu benar-benar menutup kemungkinan, sebenernya juga enggak," tuturnya.

Direktur PSPK Annisa Faridz menambahkan, penolakan siswa SMA Indonesia di kampus luar negeri sebenarnya hanya persoalan teknis di mana pemerintah harusnya berkomunikasi dengan perguruan tinggi.

"Itu yang menjadi masalah di Belanda, padahal kalau sistem itu dikomunikasikan kepada universitas, di Australia tidak terjadi seperti itu, di Amerika tidak terjadi gitu. Jadi ini masalah diplomasi yang gak lancar aja sih," kata Annisa.

Di sisi lain, PSPK juga tidak mendorong UN kembali diadakan. Sistem assesment nasional dinilai telah lebih baik bagi siswa maupun sekolah, dibandingkan dengan UN.

baca juga

"Karena assessment ini tidak mengutak-ngatik masalah motivasi anak, percaya bahwa itu adalah ranahnya sekolah, guru, dan orang tua gitu. Jadi yang betul-betul dievaluasi melalui assessment nasional itu adalah kualitas di sekolahnya ataupun kualitas daerahnya dalam mengelola sekolah," tutur Annisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSPK: Sistem Pendidikan Indonesia akan Mundur Bila UN Dikembalikan

PSPK: Sistem Pendidikan Indonesia akan Mundur Bila UN Dikembalikan

News | Kamis, 31 Oktober 2024 | 10:01 WIB

Kabar Buruk dari Thom Haye! Dibantai Klub Amatir Belanda dan Harus Tersingkir di KNVB Cup

Kabar Buruk dari Thom Haye! Dibantai Klub Amatir Belanda dan Harus Tersingkir di KNVB Cup

Bola | Kamis, 31 Oktober 2024 | 07:17 WIB

Kepada FIFA, Tijjani Reijnders Ungkap Kebanggaan Punya Darah Indonesia

Kepada FIFA, Tijjani Reijnders Ungkap Kebanggaan Punya Darah Indonesia

Bola | Rabu, 30 Oktober 2024 | 20:09 WIB

Siapa Theo Lucius? Eks Timnas Belanda yang Dukung Mees Hilgers Gabung Klub Besar Eropa

Siapa Theo Lucius? Eks Timnas Belanda yang Dukung Mees Hilgers Gabung Klub Besar Eropa

Bola | Rabu, 30 Oktober 2024 | 20:00 WIB

Terkini

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:43 WIB

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Mencari Arti Kebebasan dan Cinta dalam Fish in the Water Karya Lee Chanhyuk

Mencari Arti Kebebasan dan Cinta dalam Fish in the Water Karya Lee Chanhyuk

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:27 WIB

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

61 Kg Merkuri Diselundupkan via Bakauheni, Polisi Gulung Jaringan Lintas Pulau

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:20 WIB

×