Sebut Pj Walkot Jayapura Cawe-cawe Pilkada, Legislator PDIP Ngadu ke Mendagri Tito: Rusak Itu

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2024 | 18:47 WIB
Sebut Pj Walkot Jayapura Cawe-cawe Pilkada, Legislator PDIP Ngadu ke Mendagri Tito: Rusak Itu
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2024). (Antara)

Suara.com - Anggota Komisi II DPR fraksi PDIP, Komarudin Watubun, mengungkap adanya kasus dugaan cawe-cawe di Pilkada 2024 yang dilakukan oleh penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura Christian Sohilait. 

Komarudin membongkar hal itu dengan membeberkan rekaman suara Pj Wali Kota Jayapura dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2024). 

Dalam rekaman suara itu Pj Wali Kota Jayapura menanyakan soal masalah keuangan Pilkada 2024. Rekaman suara itu hanya diputar beberapa detik saja oleh Komar. 

"Saya kira proses keuangan keluar dulu, sehingga waktu kegiatan Pemilukada lami ada uang di tangan," bunyi rekaman yang diputar. 

Anggota Komisi II DPR fraksi PDIP, Komarudin Watubun. (Tangkapan layar/Bagaskara)
Anggota Komisi II DPR fraksi PDIP, Komarudin Watubun. (Tangkapan layar/Bagaskara)

Komar lantas menyampaikan alasanya mengapa dirinta memutar rekaman suara tersebut. Pasalnya Pj Wali Kota Jayapura itu merupakan anak buah Tito. 

"Ini durasinya 9 menit. Jadi ini cuplikan saja Pak Menteri (Tito). Pertanyaan kenapa saya sampaikan di sini. Karena ini anak buahnya bapak. Ini Pj wali kota Jayapura dari ASN. Supaya kita punya komitmen, aturan kita tegakkan yang bener. Jangan sampai di ruangan ini bicara yang bagus di bawah bagus. Rusak itu," kata Komar. 

Ia mengatakan, jika pada hari Jumat beberapa waktu lalu Pj tersebut mengumpulkan para camat dan lurah untuk bagaimana mencairkan uang guna memebangkan calon tertentu. 

Untuk itu, kata dia, jangan sampai kejadian tersebut hanya menjadi salah satu kasus dari banyaknya kasus yang belum diketahui di daerah saat Pilkada. 

"Saya khawatir jangan sampai hal-hal seperti jni, ini satu dari sekian banyak peristiwa di daerah. Tanggal 27, kita masih 27 hari lagi, kita akan masuk sebuah peristiwa penting, kenapa, karena itu pertama kali pemilihan kepala daerah secara nasional," ungkapnya. 

Ia lantas mengingatkan jika reformasi yang sudah dikawal Megawati Soekarnoputri dengan baik justru menjadi rusak. 

"Sekarang kita indeks demokrasi semakin rusak dengan pemilu kemarin. Apapun alasannya itu. Oleh karena itu, dengan pemerintahannya pak Prabowo kita berharap mulai dengan Pilkada ini harus dengan pilkada yang demokratis. Kalau para kepala daerah, Pj-Pj ini mau jadi tim sukses silakan cari uang, di luar jadi pengusaha jadi timses," katanya. 

"Jangan menggunakan PJ untuk menggunakan dana negara untuk mensukseskan orang-orang tertentu. Jadi saya minta tindakan tegas dari pak Mendagri terhadap Pj ini. Mungkin banyak tapi satu ini yang ketahuan. Dan komitmen kita untuk Pilkada saya mau uji dari sini dulu. Oleh karena itu saya sangat berharap pak Tito, untuk urusan ini ditertibkan," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertanyakan Kesalahan Tom Lembong, Gus Hilmi Ceramahi Aparat Hukum Pakai Ayat Al-Maidah: Berlaku Adillah, karena...

Pertanyakan Kesalahan Tom Lembong, Gus Hilmi Ceramahi Aparat Hukum Pakai Ayat Al-Maidah: Berlaku Adillah, karena...

News | Kamis, 31 Oktober 2024 | 16:50 WIB

Resmi Tersangka Kasus Impor Gula, Eks Penyidik KPK Dukung Tom Lembong jadi Justice Collaborator: Bongkar Semua!

Resmi Tersangka Kasus Impor Gula, Eks Penyidik KPK Dukung Tom Lembong jadi Justice Collaborator: Bongkar Semua!

News | Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:50 WIB

Megawati: Saya sama James Bond Temenan, Keren Lho

Megawati: Saya sama James Bond Temenan, Keren Lho

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 20:03 WIB

Gugatan ke KPU soal Pencalonan Gibran Ditolak PTUN, Begini Reaksi PDIP

Gugatan ke KPU soal Pencalonan Gibran Ditolak PTUN, Begini Reaksi PDIP

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 17:40 WIB

Terkini

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB