Operasi Rahasia Gagal? UNIFIL Bantah Bantu Israel Culik Kapten Laut di Beirut

Andi Ahmad S

Minggu, 03 November 2024 | 16:26 WIB
Operasi Rahasia Gagal? UNIFIL Bantah Bantu Israel Culik Kapten Laut di Beirut
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)

Suara.com - Operasi rahasia yang diduga dilakukan Israel di utara ibu kota Lebanon, Beirut nampaknya berhasil, pasalnya seorang pria yang merupakan kapten laut Lebanon berhasil diculik.

Saat ini banyak klaim bahwa Misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) terlibat dalam penculikan seorang pria yang merupakan kapten laut Lebanon tersebut.

Hal itu langsung dibantah Juru Bicara Deputi, UNIFIL, Kandice Ardiel dalam sebuah pernyataan, Sabtu (2/11).

"UNIFIL tidak terlibat dalam memfasilitasi penculikan atau pelanggaran lain terhadap kedaulatan Lebanon," katanya.

Ardiel mengingatkan bahwa adanya disinformasi dan rumor palsu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan membahayakan para penjaga perdamaian.

Pasukan keamanan Lebanon mengatakan pada Sabtu bahwa otoritas sedang menyelidiki apakah Israel terlibat dalam operasi angkatan laut yang menyebabkan seorang pria diculik di Batroun, sekitar 30 kilometer di utara Beirut pada Jumat (1/11).

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Lebanon, Ali Hamie, membantah bahwa pria yang diculik itu merupakan seorang komandan Hezbollah dengan mengatakan bahwa dia adalah seorang kapten laut Lebanon.

Menteri tersebut mengatakan bahwa penculikan itu terjadi hanya 100 meter dari kediamannya.

Dia menegaskan bahwa jika sudah dipastikan bahwa pria tersebut diculik dalam operasi penyusupan angkatan laut, maka pelaksanaan Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB perlu dipertanyakan ke depannya.

Hamie menuturkan berdasarkan Resolusi 1701 yang diadopsi pada 11 Agustus 2006, misi pasukan PBB di sana adalah untuk secara teratur memantau pesisir Lebanon dari Kota Naqoura hingga Aarida.

Resolusi 1701 menuntut penghentian total permusuhan antara Lebanon dan Israel serta pembentukan zona demiliterisasi antara Garis Biru (batas de facto antara Lebanon dan Israel) dan Sungai Litani yang hanya memperbolehkan angkatan bersenjata Lebanon dan UNIFIL untuk memiliki senjata dan peralatan militer di area tersebut.

Israel telah meningkatkan serangan udara di Lebanon sejak akhir September terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hezbollah, dalam eskalasi dari perang lintas batas yang berlangsung selama setahun antara Israel dan Hezbollah sejak dimulainya ofensif brutal Israel di Jalur Gaza.

Hampir 2.900 orang tewas dan lebih dari 13.000 terluka dalam serangan Israel sejak Oktober lalu, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Israel memperluas konflik dengan meluncurkan serangan ke selatan Lebanon pada 1 Oktober. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata Hanya 'Tabir Asap', Hamas: Perang Tak Akan Berakhir

Gencatan Senjata Hanya 'Tabir Asap', Hamas: Perang Tak Akan Berakhir

News | Minggu, 03 November 2024 | 15:53 WIB

Sekitar 7 Ribu Warga Amerika Serikat Tertarik Untuk Migrasi Karena Pilpres AS

Sekitar 7 Ribu Warga Amerika Serikat Tertarik Untuk Migrasi Karena Pilpres AS

News | Minggu, 03 November 2024 | 15:39 WIB

Iran Ancam AS dan Israel: Balasan Menghancurkan Menanti!

Iran Ancam AS dan Israel: Balasan Menghancurkan Menanti!

News | Sabtu, 02 November 2024 | 23:14 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB