Tebaru, Ini Jumlah Korban Letusan Gunung Lewotobi NTT

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 05 November 2024 | 20:05 WIB
Tebaru, Ini Jumlah Korban Letusan Gunung Lewotobi NTT
Petugas sedang melakukan evakuasi jenazah korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (ANTARA/HO-Kepala Desa Klantanlo)

Suara.com - Kabar duka datang dari Gunung Lewotobi Laki-Laki. Gunung yang berada di Nusa Tenggara Timur ini dikabarkan mengalami erupsi pada Minggu, 3 November 2024 lalu. Dilaporkan sejumlah korban letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki terus dievakuasi dan didata, guna perawatan dan penanganan lebih lanjut.

Kejadian ini juga turut dibahas oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko PMK Pratikno. Update pada jumlah korban terbaru terus disampaikan agar menjadi pengetahuan publik secara luas.

Laporan Pusat Pengendalian Operasi BNPB

Jika mengacu pada laporan Pusat Pengendalian Operasi BNPB yang juga menjadi acuan dari Menko PMK, hingga pagi tadi, Selasa, 5 November 2024, dinyatakan setidaknya terdapat 31 orang mengalami luka berat, 32 orang mengalami luka ringan, 9 orang meninggal dunia, dan 1 orang dinyatakan kritis.

Lokasi perawatan adalah di Puskesmas Boru dan Puskesmas Lewolaga. Sementara itu beberapa korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hendrikus Fernandez Larantuka untuk perawatan lebih lanjut.

Jumlah korban masih dimungkinkan bertambah, lantaran masyarakat yang terdampak berada di dua kecamatan berbeda yang ada di sekitar area gunung tersebut.

Sedikitnya 10,295 jiwa masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Sebagian berada di Kecamatan Wulanggitang, dan sebagian lain berada di Kecamatan Ile Bura. Selain itu terdapat lebih dari 2,400 jiwa yang mengungsi ke Desa Konga, Desa Bokang, dan Desa Lewolaga.

Sementara ini tim gabungan telah mendirikan lokasi pengungsian dan dua dapur umum untuk melayani kebutuhan para pengungsi di lokasi yang disebutkan tadi. Tidak hanya itu, tim juga diperkuat dengan tim kesehatan yang menyiagakan Posko Kesehatan Boru dan Puskesmas Lewolaga untuk korban yang mengalami luka-luka.

Terus Melakukan Pencarian

Disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, pencarian masih terus dilakukan sambil memberikan pertolongan yang diperlukan oleh para korban. Pencarian didasarkan pada laporan kehilangan dari warga, sehingga lebih terarah dan efisien.

Pemerintah menetapkan batas wilayah terlarang untuk aktivitas masyarakat pasca meletusnya gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timus ini. Masyarakat tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 7 kilometer dari puncak gunung.

Itu tadi sekilas penjelasan mengenai update jumlah korban letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Nusa Tenggara Timur. Tentu, setiap pihak terus berusaha melakukan yang terbaik agar kondisi kembali stabil, dan para korban yang masih dilaporkan hilang agar lekas ditemukan. 

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Peduli Bergerak Cepat Bantu 10.295 Jiwa Terdampak Letusan Gunung Lewotobi

BRI Peduli Bergerak Cepat Bantu 10.295 Jiwa Terdampak Letusan Gunung Lewotobi

Bri | Rabu, 06 November 2024 | 11:06 WIB

Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:41 WIB

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Video | Rabu, 06 November 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB