AS Diduga Terlibat Genosida Gaza, Embargo Senjata Israel Mustahil?

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 10 November 2024 | 17:15 WIB
AS Diduga Terlibat Genosida Gaza, Embargo Senjata Israel Mustahil?
Ilustrasi Bendera Amerika Serikat. (Pexels/Element5 Digital)

Suara.com - Menurut seorang ahli, sangat sulit bagi Partai Demokrat dan Partai Republik untuk menghentikan penjualan senjata ke Israel karena pengaruh kuat yang dimiliki oleh Komite Urusan Publik Amerika-Israel (AIPAC).

Max Blumenthal, editor situs berita The Grayzone, menjelaskan kepada Anadolu bahwa salah satu tawaran pertama yang diterima anggota parlemen AS setelah mereka dilantik adalah perjalanan gratis ke Israel, yang diatur oleh AIPAC.

Dia menyatakan bahwa politisi yang kurang paham tentang isu Palestina dan yang memandang Israel sebagai tanah suci menerima dukungan finansial besar untuk kampanye mereka.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sering bertemu dengan politisi ini, dan jaringan pendukungnya sering dibandingkan dengan bos mafia yang besar, tambahnya.

Blumenthal menyebutkan bahwa politisi tersebut, yang memiliki pemahaman terbatas tentang perspektif Palestina, dengan antusias mendukung Netanyahu.

AIPAC beroperasi di Washington tanpa banyak perlawanan, didorong oleh adanya prasangka yang kuat terhadap orang Arab dan Muslim.

Ilustrasi bendera Israel (Unsplash/taylor brandon)
Ilustrasi bendera Israel (Unsplash/taylor brandon)

Dia menambahkan bahwa dana dari industri senjata langsung disalurkan kepada anggota Kongres AS, sementara Pentagon secara teratur memberikan pengarahan untuk mempengaruhi pandangan politik mereka, serta media yang dikendalikan dengan berbagai cara.

Blumenthal berpendapat bahwa jika AS memberlakukan embargo senjata terhadap Israel, gencatan senjata hampir pasti akan terjadi; namun, Washington tidak mampu mengendalikan Israel.

Dia menjelaskan bahwa hampir tidak mungkin ada calon presiden independen dari Partai Demokrat yang tidak terpengaruh oleh Israel.

baca juga

Para pemimpin yang menolak tuntutan Israel atau yang menantang otoritas rezim Zionis sering kali menghadapi ancaman pembunuhan, seperti yang dialami oleh para pemimpin di Timur Tengah, di luar jangkauan AIPAC.

Blumenthal menuturkan bahwa dengan menyediakan miliaran dolar dalam bentuk senjata ke Israel sejak 7 Oktober 2023, AS telah memungkinkan Israel untuk melanggar hukum humaniter internasional dan hukum AS.

Menurutnya, AS menjadi pihak yang turut berkompromi dalam kejahatan perang di Jalur Gaza dan bisa dianggap sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas tindakan genosida tersebut.

Blumenthal mencatat bahwa meskipun ada surat dari Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken yang meminta agar minimal 350 truk bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Gaza setiap hari, Israel hanya mengizinkan lewat 71 truk.

Ia menekankan bahwa menurut hukum AS, negara yang menghalangi bantuan kemanusiaan seharusnya dikenakan sanksi pemutusan pasokan senjata, tetapi ia meragukan kemungkinan Washington akan menjatuhkan sanksi kepada Israel.

Mengacu pada laporan Washington Post tanggal 1 November yang menunjukkan bukti kematian warga sipil di Gaza akibat senjata buatan AS, Blumenthal menyatakan bahwa laporan tersebut menyajikan bukti konkrit.

Dia menambahkan bahwa sisa-sisa bom buatan AS ditemukan di tempat penampungan di Beit Lahiya, di mana hampir 100 orang tewas.

Blumenthal juga mengatakan bahwa wartawan pertahanan di Washington menerima informasi dari Pentagon dan diperingatkan bahwa jurnalis mungkin kehilangan pekerjaan jika mereka memprotes.

Ia menegaskan bahwa AS memanfaatkan kekuatannya di PBB dan dukungan dari negara-negara Eropa yang berada di bawah pengaruhnya untuk melindungi Israel dari akuntabilitas dan menghalangi upaya untuk menghentikan genosida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaza Utara di Ambang Bencana Kelaparan, Anak-anak dan Dewasa Sulit Bertahan Hidup

Gaza Utara di Ambang Bencana Kelaparan, Anak-anak dan Dewasa Sulit Bertahan Hidup

News | Minggu, 10 November 2024 | 16:40 WIB

Lebanon Terus Digempur, Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak

Lebanon Terus Digempur, Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak

News | Minggu, 10 November 2024 | 15:53 WIB

Viral! Tentara Israel Bakar Bendera Lebanon, Picu Kontroversi di Media Sosial

Viral! Tentara Israel Bakar Bendera Lebanon, Picu Kontroversi di Media Sosial

News | Minggu, 10 November 2024 | 15:09 WIB

Qatar Mundur Sebagai Mediator Gencatan Senjata Gaza?

Qatar Mundur Sebagai Mediator Gencatan Senjata Gaza?

News | Minggu, 10 November 2024 | 14:50 WIB

Israel Tolak Peringatan Kelaparan di Gaza Utara

Israel Tolak Peringatan Kelaparan di Gaza Utara

News | Sabtu, 09 November 2024 | 22:44 WIB

7 Bocah Perempuan Tewas dalam Serangan Udara Israel di Kota Tyre Lebanon

7 Bocah Perempuan Tewas dalam Serangan Udara Israel di Kota Tyre Lebanon

News | Minggu, 10 November 2024 | 04:05 WIB

Terkini

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Mau Renovasi Rumah? Kartu Kredit BRI Kasih Diskon 5 Persen di Mitra10 Sepanjang 2026!

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap

Timnas Indonesia Gabung di Grup A Piala Asia U-17 2027, Lawannya Ngeri-ngeri Sedap

Bola | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang

Administrasi Penyidikan Jadi Masalah, Pengacara Febrie Adriansyah: Menyangkut Nasib Orang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

Menteri Kabinet Bayangan: Jangan Biarkan Mahasiswa Sendirian Melawan Kekuasaan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Indonesia Menuju Energi Bersih, Apa yang Berubah dalam Kehidupan Sehari-Hari?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:31 WIB

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Surakarta | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:19 WIB

×