Serangan Drone Ukraina Hantam Pabrik Amunisi di Rusia Tengah

Bella | Suara.com

Sabtu, 09 November 2024 | 22:31 WIB
Serangan Drone Ukraina Hantam Pabrik Amunisi di Rusia Tengah
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, sedang berada di ruang kerjanya. (Instagram/@zelenskiy_official)

Suara.com - Badan Keamanan Ukraina mengatakan bahwa serangan drone Ukraina mengguncang sebuah pabrik bahan peledak di Rusia tengah pada Jumat (8/11/2024) waktu setempat.

Target serangan adalah Pabrik Kimia Aleksinsky di wilayah Tula, sekitar 200 kilometer selatan Moskow, yang dikenal memproduksi mesiu, amunisi, dan senjata untuk mendukung operasi militer Rusia.

Sumber dari SBU mengungkapkan bahwa serangan ini merupakan bagian dari strategi yang bertujuan melemahkan kemampuan militer Rusia.

“Serangan terhadap gudang senjata, pangkalan udara militer, dan perusahaan-perusahaan yang menjadi bagian dari kompleks industri militer Rusia mengurangi kapasitas mereka untuk menebar teror di negara kami,” ujar sumber tersebut.

Namun, sejauh ini tidak ada estimasi kerusakan yang dilaporkan terkait pabrik Aleksinsky.

Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa pasukan mereka berhasil menembak jatuh 50 drone Ukraina yang menyerang tujuh wilayah Rusia dalam semalam, seperti dilaporkan oleh kantor berita TASS.

Perang antara Rusia dan Ukraina kini hampir mencapai 1.000 hari, dengan situasi medan perang yang semakin sulit bagi Ukraina.

Pasukan Rusia terus memperluas wilayah kendali mereka di kawasan Donetsk timur, menghancurkan pertahanan Ukraina dengan serangan bom terpandu dan artileri yang meluluhlantakkan kota-kota serta desa-desa.

Staf Umum Ukraina melaporkan bahwa situasi di garis depan semakin rumit, dengan lebih dari 170 bentrokan terjadi dalam 24 jam terakhir, sebagian besar di wilayah timur.

Meski menghadapi tekanan besar, Ukraina terus melancarkan serangan balasan terhadap fasilitas militer Rusia untuk melemahkan logistik dan suplai pasukan Moskow, yang diyakini dapat mengubah arah peperangan.

Sejak September, beberapa gudang amunisi di Rusia telah dihantam oleh drone jarak jauh buatan Ukraina, ungkap pejabat keamanan setempat.

Di tengah situasi yang semakin genting, Presiden Volodymyr Zelenskyy kembali mendesak para mitra Barat untuk mengirimkan lebih banyak rudal jarak jauh dan mencabut pembatasan penggunaan senjata tersebut demi menyerang sasaran jauh di dalam wilayah Rusia.

Perkembangan situasi ini menjadi pengingat bahwa perang masih jauh dari usai, dengan kedua pihak terus mencari strategi untuk mengungguli satu sama lain di medan pertempuran dan memperkuat posisi masing-masing di kancah internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Tegaskan Tak Ada Alasan untuk Lanjutkan Dialog Kontrol Senjata dengan AS

Rusia Tegaskan Tak Ada Alasan untuk Lanjutkan Dialog Kontrol Senjata dengan AS

News | Sabtu, 09 November 2024 | 16:34 WIB

Badan Pos Nasional Ukraina Rilis Prangko Wajah Prabowo Subianto, Apa Maknanya?

Badan Pos Nasional Ukraina Rilis Prangko Wajah Prabowo Subianto, Apa Maknanya?

News | Jum'at, 08 November 2024 | 23:05 WIB

Rusia Bungkam Soal Keterlibatan Tentara Korea Utara di Ukraina

Rusia Bungkam Soal Keterlibatan Tentara Korea Utara di Ukraina

News | Sabtu, 09 November 2024 | 05:05 WIB

Zelenskyy Tolak Perang Rusia-Ukraina Diakhiri dengan Cepat, Ini Alasannya

Zelenskyy Tolak Perang Rusia-Ukraina Diakhiri dengan Cepat, Ini Alasannya

News | Jum'at, 08 November 2024 | 19:31 WIB

Beda Respon Putin dan Zelenskyy dalam Menyikapi Kemenangan Donald Trump

Beda Respon Putin dan Zelenskyy dalam Menyikapi Kemenangan Donald Trump

News | Jum'at, 08 November 2024 | 13:49 WIB

Pandangan Negara-negara Soal Kemenangan Donald Trump 'Sebagai Jalan Untuk Beristirahat'

Pandangan Negara-negara Soal Kemenangan Donald Trump 'Sebagai Jalan Untuk Beristirahat'

News | Jum'at, 08 November 2024 | 01:09 WIB

Ukraina Tangkap Lebih dari 700 Tentara Rusia dalam Serangan Mendadak ke Wilayah Kursk

Ukraina Tangkap Lebih dari 700 Tentara Rusia dalam Serangan Mendadak ke Wilayah Kursk

News | Kamis, 07 November 2024 | 05:10 WIB

Ukraina Mulai Serang Pasukan Korea Utara di Rusia

Ukraina Mulai Serang Pasukan Korea Utara di Rusia

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:43 WIB

Donald Trump Janji Akhiri Perang Ukraina jika Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika

Donald Trump Janji Akhiri Perang Ukraina jika Terpilih Kembali Sebagai Presiden Amerika

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:36 WIB

Ancaman Bom Rusia Ganggu Pemilu AS, FBI Selidiki Sumbernya

Ancaman Bom Rusia Ganggu Pemilu AS, FBI Selidiki Sumbernya

News | Rabu, 06 November 2024 | 05:18 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB