Tragis, Bocah 12 Tahun Alami Kebutaan Akibat Pola Makan Junk Food

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Selasa, 12 November 2024 | 14:45 WIB
Tragis, Bocah 12 Tahun Alami Kebutaan Akibat Pola Makan Junk Food
Ilustrasi junk food. (shutterstock)

Suara.com - New England Journal of Medicine baru-baru ini mendokumentasikan kasus seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang menderita autisme yang akhirnya menjadi buta karena pola makan junk food yang sebagian besar terdiri dari burger, kentang goreng, saus ranch, donat, dan sekotak jus manis.

Anak laki-laki itu telah didiagnosis menderita autisme dan menderita fobia ekstrem terhadap tekstur makanan tertentu, sehingga orang tuanya merasa mustahil untuk memasukkan nutrisi penting ke dalam pola makannya. Awal tahun ini, anak laki-laki yang tidak disebutkan namanya itu mulai mengalami masalah penglihatan pada pagi dan sore hari, tetapi penglihatannya cukup normal pada siang hari.

Akan tetapi, penglihatannya mulai menurun dengan cepat, dan dalam waktu enam minggu ia hanya bisa bergerak jika orang tuanya membantunya melewati rintangan. Kemudian, suatu malam, ia terbangun sambil berteriak bahwa ia tidak bisa melihat.

Orang tua anak laki-laki itu membawanya ke rumah sakit tempat tes mengungkapkan bahwa ia kekurangan nutrisi yang penting untuk kesehatan saraf optiknya.

Sarafnya mulai mengalami atrofi untuk sementara waktu dan telah hilang sepenuhnya pada saat ia tiba di rumah sakit. Meskipun diberi suplemen, dokter khawatir kondisinya sudah sangat parah sehingga tidak ada yang bisa dilakukan untuk memulihkan penglihatannya.

"Sayangnya, atrofi optik pasien parah sekali,” tulis para peneliti. “Tingkat kehilangan penglihatan yang parah ini tidak dapat dipulihkan jika ditemukan pada stadium lanjut. Jika ditemukan pada tahap awal perjalanan penyakit, pemulihan defisit nutrisi dapat menghasilkan beberapa perbaikan pada penglihatan.”

Saat di rumah sakit, anak laki-laki tersebut menerima suplemen vitamin A, C, D, dan K, serta kalsium, tiamin, tembaga, dan seng, dan ia juga mulai makan selada dan keju di hamburgernya, berkat terapi perilaku. Orang tuanya menambahkan suplemen bening ke kotak jusnya, tetapi ia mulai menolaknya setelah beberapa saat. Sayangnya, tidak satu pun dari terobosan ini diharapkan dapat membantu memulihkan penglihatan anak laki-laki tersebut.

Dokter di Rumah Sakit Anak Boston mengatakan bahwa anak laki-laki tersebut memiliki gangguan asupan makanan yang menghindar/membatasi (ARFID), gangguan makan yang memengaruhi sekitar setengah dari anak autis dalam berbagai tingkatan.

Ini adalah kasus yang ekstrem, tetapi jelas bukan kasus yang unik. Kasus serupa telah dilaporkan sebelumnya di Inggris dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon Setiap Hari di Burgreens, Spesial untuk Nasabah BRI!

Diskon Setiap Hari di Burgreens, Spesial untuk Nasabah BRI!

Bri | Jum'at, 08 November 2024 | 11:25 WIB

Bawang Diduga Biang Keladi Wabah E.coli di McDonald's yang Tewaskan 1 Orang

Bawang Diduga Biang Keladi Wabah E.coli di McDonald's yang Tewaskan 1 Orang

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:12 WIB

Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli

Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:30 WIB

Retinopati Diabetika Mengancam, Pemerintah Ciptakan Peta Jalan Baru Untuk Selamatkan Penderita Diabetes dari Kebutaan

Retinopati Diabetika Mengancam, Pemerintah Ciptakan Peta Jalan Baru Untuk Selamatkan Penderita Diabetes dari Kebutaan

Health | Senin, 14 Oktober 2024 | 16:04 WIB

Bahaya Diabetes Tak Terkontrol, Bisa Menyebabkan Kebutaan?

Bahaya Diabetes Tak Terkontrol, Bisa Menyebabkan Kebutaan?

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 18:18 WIB

1 Dari 1000 Orang Indonesia Alami Buta Akibat Kerusakan Kornea, Donor Mata Jadi jadi Terbaiknya

1 Dari 1000 Orang Indonesia Alami Buta Akibat Kerusakan Kornea, Donor Mata Jadi jadi Terbaiknya

News | Senin, 30 September 2024 | 21:45 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI

Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:03 WIB

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:01 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:54 WIB

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:46 WIB

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:41 WIB

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:39 WIB