Senang Gibran Buka Layanan 'Lapor Mas Wapres,' Uceng UGM: Lapor soal Nepotisme Boleh?

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 13 November 2024 | 13:50 WIB
Senang Gibran Buka Layanan 'Lapor Mas Wapres,' Uceng UGM: Lapor soal Nepotisme Boleh?
Senang Gibran Buka Layanan "Lapor Mas Wapres," Uceng UGM: Lapor soal Nepotisme Boleh? (Instagram/gibran_rakabuming)

Suara.com - Layanan pengaduan "Lapor Mas Wapres" yang dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka langsung menuai perhatian banyak kalangan, tak terkecuali Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Gajah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar.

Pegiat antikorupsi yang biasa disapa Uceng itu pun memberikan komentar cukup menggelitik saat mengunggah hasil tangkapan layar sebuah pemberitaan salah satu media online di akun Instagram pribadinya, Selasa (12/11/2024) kemarin.

Dalam unggahannya itu, Uceng awalnya turut mengapresasi layanan "Lapor Mas Wapres" yang dibikin oleh Gibran.

"Wow, luar biasa. Yang begini bagus. Mendekatkan kekuasaan dengan rakyat," tulisnya dikutip Suara.com, Rabu (13/11/2024).

Terkait layanan pengaduan itu yang berada di Istana Wapres tersebut, Uceng turut bertanya apa saja bentuk pengaduan masyarakat yang akan ditampung oleh Gibran. Namun, bentuk pertanyaan Uceng cukup menohok karena bernuansa satire.

"Jika boleh tanya, apa aja yang boleh kami adukan? Kalau soalan nepotisme boleh kah?" tulisnya.

Unggahan Uceng yang menanggapi soal layanan pengaduan masyarakat yang dibuat oleh Gibran juga diramaikan warganet dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan komentar netizen yang menanggapi unggahan Uceng juga berisi sindiran untuk Gibran. Termasuk ada yang menanggap jika layanan pengaduan masyarakat itu cuma alat pencitraan Gibran.

Pakar hukum tata negara dari Universitas Gajah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar alias Uceng. (Suara.com/Novian)
Pakar hukum tata negara dari Universitas Gajah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar alias Uceng. (Suara.com/Novian)

Bahkan, ada yang menimpali dengan guyonan terkait komentar Uceng soal masalah nepotisme.

"Untuk KKN dilarang diadukan ke wapres," tulis salah satu netizen disertai emoji tertawa.

"Paling jg responnya "yo ndak tau kok tanya saya," sahut yang lainnya.

"CARI PANGGUNG UNTUK MODAL PERSIAPAN 2029," sindir netizen lainnya.

Selain itu, tak sedikit netizen yang justru mengungkit soal akun Kaskus Fufufafa yang belakangan membuat geger publik karena komentar kontroversialnya. Gibran pun ditantang untuk mengusut siapa pemilik dari akun tersebut.

"Lapor mas wapres. Ada akun kaskus yg meresahkan," ledek yang lain.

"Tolong ungkap fufufafa karena aku ngefans bgt sama dia, yang diketiknya itu sungguh mewakili anak abah," celetuk netizen lainnya disertai emot tertawa.

"Saya curiga laporan paling banyak pasti usut akun fufufafa," tambah yang lainnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fitnah Roy Suryo, Intan Srinita Diolok-olok usai Kepergok Hapus Video TikTok: Kelakuannya 11-12 Kayak Fufufafa

Fitnah Roy Suryo, Intan Srinita Diolok-olok usai Kepergok Hapus Video TikTok: Kelakuannya 11-12 Kayak Fufufafa

News | Rabu, 13 November 2024 | 10:58 WIB

Wakil Rektor UGM Sebut "Lapor Mas Wapres" Cuma Pencitraan Gibran: Bisa jadi Jebakan Itu

Wakil Rektor UGM Sebut "Lapor Mas Wapres" Cuma Pencitraan Gibran: Bisa jadi Jebakan Itu

News | Rabu, 13 November 2024 | 10:31 WIB

"Jangan Remehkan People Power" Wakil Rektor UGM Sarankan DPR Minta Bantuan Netizen buat jadi Oposisi Prabowo

"Jangan Remehkan People Power" Wakil Rektor UGM Sarankan DPR Minta Bantuan Netizen buat jadi Oposisi Prabowo

News | Rabu, 13 November 2024 | 09:45 WIB

Mahfud MD Bongkar Kisah Prabowo Bagi-bagi Duit usai Marahi Anak Buah: Prajurit Kopassus Malah Ingin Ditempeleng Beliau

Mahfud MD Bongkar Kisah Prabowo Bagi-bagi Duit usai Marahi Anak Buah: Prajurit Kopassus Malah Ingin Ditempeleng Beliau

News | Senin, 11 November 2024 | 14:55 WIB

Terkini

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB