Israel Dituduh Genosida, Palestina Salahkan AS atas Krisis Gaza

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 18 November 2024 | 16:43 WIB
Israel Dituduh Genosida, Palestina Salahkan AS atas Krisis Gaza
Ilustrasi bendera Palestina. (Shutterstock)

Suara.com - Otoritas Palestina (PA) menuduh pemerintah Amerika Serikat (AS) bertanggung jawab atas terus berlanjutnya pertumpahan darah di Jalur Gaza di tengah serangan mematikan Israel terhadap wilayah tersebut.

Sejak serangan Hamas pada bulan Oktober lalu, setidaknya 43.800 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas, dan lebih dari 103.600 lainnya terluka akibat serangan tanpa henti dari Israel di Gaza.

“Kami sepenuhnya menyalahkan pemerintahan AS atas berlanjutnya agresi berdarah ini karena dukungannya yang politik terhadap pendudukan Israel,” kata juru bicara PA, Nabil Abu Rudeineh, dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan bahwa dukungan AS memungkinkan Israel untuk “menghindari pertanggungjawaban dan mengabaikan resolusi hukum internasional.”

“Dukungan yang berkelanjutan dari AS diterjemahkan oleh pasukan pendudukan Israel menjadi tindakan genosida, dengan pembunuhan massal yang merenggut nyawa puluhan anak-anak dan perempuan,” lanjutnya.

Setidaknya 96 warga Palestina tewas dan 60 lainnya terluka dalam serangkaian serangan udara Israel di bagian utara dan tengah Gaza pada Minggu (17/11), menurut otoritas setempat.

Juru bicara Palestina itu mendorong Washington untuk memberi tekanan kepada Israel agar menghentikan serangannya terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

“Jika (pertumpahan darah) ini terus berlanjut, seluruh kawasan berisiko terjerumus ke dalam perang berkepanjangan, dan tidak ada yang akan bisa menikmati kedamaian atau stabilitas,” ia memperingatkan.

Sejak 5 Oktober, Israel telah melancarkan operasi darat skala besar di Gaza utara dengan dalih mencegah kebangkitan kelompok perjuangan Palestina, Hamas.

baca juga

Namun, warga Palestina menuduh Israel berusaha untuk menduduki wilayah tersebut dan secara paksa memindahkan penduduknya.

Sejak itu, tidak ada bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, obat-obatan, dan bahan bakar, yang diizinkan masuk ke wilayah tersebut, menyebabkan sebagian besar populasi di sana berada di ambang kelaparan.

Lebih dari 2.000 orang telah tewas sejak operasi dimulai, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Serangan ini merupakan bagian terbaru dari perang brutal Israel di Jalur Gaza sejak Oktober tahun lalu, meskipun Dewan Keamanan PBB telah menyerukan gencatan senjata segera.

Israel kini menghadapi tuduhan genosida di Pengadilan Internasional terkait perang mematikannya di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Hari Ini Berhasil Tundukkan Dolar AS

Rupiah Hari Ini Berhasil Tundukkan Dolar AS

Bisnis | Senin, 18 November 2024 | 16:04 WIB

Kepala Hubungan Media Hizbullah Tewas karena Serangan Israel di Beirut, Iran Murka!

Kepala Hubungan Media Hizbullah Tewas karena Serangan Israel di Beirut, Iran Murka!

News | Senin, 18 November 2024 | 15:50 WIB

Rupiah Menguat ke Rp15.857 per Dolar AS, Analis Prediksi Terus Menguat Dampak Suku Bunga BI

Rupiah Menguat ke Rp15.857 per Dolar AS, Analis Prediksi Terus Menguat Dampak Suku Bunga BI

Bisnis | Senin, 18 November 2024 | 15:48 WIB

Desak Lakukan Penyelidikan, Paus Fransiskus Sebut Israel Lakukan Genosida di Jalur Gaza

Desak Lakukan Penyelidikan, Paus Fransiskus Sebut Israel Lakukan Genosida di Jalur Gaza

News | Senin, 18 November 2024 | 13:12 WIB

Data Ekonomi China Dorong Rupiah Berotot di Perdagangan Senin Pagi

Data Ekonomi China Dorong Rupiah Berotot di Perdagangan Senin Pagi

Bisnis | Senin, 18 November 2024 | 10:10 WIB

Biden Izinkan Ukraina Luncurkan Serangan ke Wilayah Rusia dengan Rudal AS

Biden Izinkan Ukraina Luncurkan Serangan ke Wilayah Rusia dengan Rudal AS

News | Senin, 18 November 2024 | 08:40 WIB

Terkini

Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice

Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:25 WIB

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Kyohei Yoshino Jadi Opsi Serbaguna Shin Tae-yong di Persija, Bisa Main 3 Posisi

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

Hari Ketiga Pencarian KM Virgo Transport 8, 129 Korban Masih Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 12:17 WIB

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:16 WIB

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

Presiden Direktur Summarecon Ikut Terjaring OTT KPK dalam Kasus HGB Kabupaten Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Mengapa Shio Naga Sering Diidentikkan dengan Kepemimpinan dan Keberuntungan Besar?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:15 WIB

×