Prancis dan Jerman Dukung Ukraina untuk Serang Rusia Pakai Rudal Amerika

Bella Suara.Com
Senin, 18 November 2024 | 18:49 WIB
Prancis dan Jerman Dukung Ukraina untuk Serang Rusia Pakai Rudal Amerika
Ilustrasi Rudal Kalibr (military-today.com)

Suara.com - Prancis dan Jerman memberikan dukungan kepada Ukraina untuk menyerang target militer di dalam wilayah Rusia, langkah yang menandai eskalasi baru dalam konflik yang terus memanas. Prancis, yang telah menyediakan rudal jarak jauh untuk Kyiv, menegaskan bahwa serangan ke target Rusia tetap menjadi opsi yang dapat dipertimbangkan.

“Kami secara terbuka menyatakan bahwa ini adalah opsi yang akan kami pertimbangkan jika diperlukan untuk menyerang target dari mana Rusia saat ini menyerang wilayah Ukraina. Jadi, tidak ada yang baru di sisi lain,” ujar Jean-Noel Barrot, pejabat Prancis, kepada wartawan menjelang pertemuan menteri Uni Eropa di Brussels, Senin (11/11).

Di sisi lain, Jerman mendukung keputusan Amerika Serikat yang mengizinkan Ukraina menggunakan senjata buatan AS untuk melancarkan serangan ke dalam Rusia. Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, menegaskan bahwa keputusan ini bukan perubahan strategi, tetapi intensifikasi dukungan yang sudah diberikan oleh negara-negara Barat.

Ilustrasi Mobilisasi Pasukan Perang di Ukraina (wikipedia)
Ilustrasi Mobilisasi Pasukan Perang di Ukraina (wikipedia)

“Keputusan dari pihak Amerika, dan saya ingin menegaskan bahwa ini bukan perubahan pemikiran, tetapi peningkatan dari apa yang telah diberikan oleh mitra lain, sangat penting pada saat ini,” kata Baerbock di Brussels, beberapa saat sebelum pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Lithuania, Gabrielius Landsbergis, mengungkapkan keraguannya terkait kesiapan Ukraina dalam mempertahankan diri jika diizinkan menyerang Rusia. Menurutnya, jumlah roket yang dimiliki Ukraina mungkin belum mencukupi untuk membuat perbedaan signifikan di medan perang.

“Saya belum membuka sampanye, karena kita belum tahu jumlah pasti roket yang dimiliki Ukraina,” kata Landsbergis.

“Jadi pertanyaannya, apakah mereka diberikan cukup roket yang bisa membuat perbedaan di medan tempur.” lanjutnya.

Keputusan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk mengizinkan Ukraina menggunakan senjata buatan AS untuk menyerang ke wilayah dalam Rusia dianggap sebagai perubahan besar dalam kebijakan Washington. Langkah ini, yang dilaporkan oleh dua pejabat AS dan satu sumber yang akrab dengan keputusan tersebut pada Minggu (10/11), menandai dukungan yang semakin dalam bagi Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia.

Dalam konflik yang terus memanas, dukungan negara-negara Barat kepada Ukraina menjadi krusial, sementara pertanyaan mengenai efektivitas persenjataan dan strategi terus muncul. Apakah jumlah roket yang dimiliki Ukraina cukup untuk melawan kekuatan besar Rusia masih menjadi tanda tanya yang menggantung di atas meja perundingan para pemimpin Eropa.

Baca Juga: Biden Berjudi dengan Perang Dunia III? Rusia Kecam Keputusan AS Soal Senjata Ukraina

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI