AS Izinkan Rudal Ukraina Hantam Rusia, Kremlin: Kami Akan Ambil Keputusan!

Bella Suara.Com
Senin, 18 November 2024 | 19:03 WIB
AS Izinkan Rudal Ukraina Hantam Rusia, Kremlin: Kami Akan Ambil Keputusan!
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov saat konferensi pers akhir tahun Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia, 19 Desember 2019. (ANTARA/Reuters/Evgenia Novozhenina/as)

Suara.com - Kremlin menyatakan kekhawatirannya atas keputusan pemerintahan Presiden AS Joe Biden yang mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh untuk menyerang target di dalam wilayah Rusia. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut langkah ini hanya akan memperburuk ketegangan yang sudah memanas.

“Kami melihat laporan media bahwa pemerintahan Biden telah menyetujui serangan ini,” ujar Peskov.

“Jelas bahwa administrasi yang sedang dalam masa transisi di Washington ingin terus menyulut api dan memprovokasi eskalasi lebih lanjut.” katanya.

Ilustrasi Rudal RS-28 Sarmat (militarytoday.com)
Ilustrasi Rudal RS-28 Sarmat (militarytoday.com)

Seorang pejabat AS, yang enggan disebutkan namanya, membenarkan kepada AFP laporan dari The New York Times dan The Washington Post tentang perubahan kebijakan besar ini. Perubahan tersebut, yang telah lama diinginkan oleh Ukraina, disebut-sebut merupakan tanggapan terhadap kabar bahwa Korea Utara mengirim pasukan untuk membantu upaya perang Moskow.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama ini mendorong Washington untuk memberikan izin penggunaan sistem rudal Army Tactical Missile System (ATACMS), yang memiliki kemampuan menghantam target jauh di dalam wilayah Rusia.

“Jika keputusan ini benar-benar diformulasikan dan diumumkan kepada rezim Kyiv, maka ini akan menciptakan spiral ketegangan baru dan situasi baru yang signifikan dari sudut pandang keterlibatan AS dalam konflik,” tambah Peskov kepada para jurnalis.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya sudah menegaskan posisi negaranya pada September lalu. Menurut Putin, jika Ukraina menggunakan rudal AS untuk menyerang Rusia, itu akan dianggap sebagai langkah NATO yang membawa aliansi tersebut berperang dengan Rusia.

“Dalam situasi seperti itu, kami akan mengambil keputusan yang sesuai berdasarkan ancaman yang kami hadapi,” ujar Putin.

Peskov juga menyoroti bahwa Putin menilai serangan ini pada dasarnya tidak dilakukan oleh Ukraina sendiri, melainkan oleh negara-negara yang memberi izin penggunaan rudal tersebut.

Baca Juga: Prancis dan Jerman Dukung Ukraina untuk Serang Rusia Pakai Rudal Amerika

“Target-target tersebut ditentukan bukan oleh militer Ukraina, tetapi oleh spesialis dari negara-negara Barat. Itu mengubah secara fundamental bentuk keterlibatan mereka,” kata Peskov.

Dia menambahkan bahwa itulah sebabnya situasi ini berbahaya dan sangat provokatif, menyoroti ancaman baru yang mungkin muncul bagi Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI