Apa Motif Jokowi Turun Kampanye di Pilkada? Jawaban Netizen di X Nyelekit: Gabut, Sepi Job hingga Nyambi jadi Jurkam

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 19 November 2024 | 16:16 WIB
Apa Motif Jokowi Turun Kampanye di Pilkada? Jawaban Netizen di X Nyelekit: Gabut, Sepi Job hingga Nyambi jadi Jurkam
Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo bersama Calon Gubernur Jakarta Nomor urut satu, Ridwan Kamil usai menggelar pertemuan di Jakarta, Senin (18/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi belakangan menjadi sorotan publik setelah lengser sebagai kepala negara. Hal itu setelah Jokowi blak-blakan mendukung alias endorsement kepada sejumlah pasangan calon (paslon) di Pilkada 2024. Bahkan, Jokowi pun sampai rela 'turun gunung' berkampanye demi memenangkan paslon jagoannya.

Kegiatan politik Jokowi pasca lengser dari kursi presiden membuat banyak kalangan bertanya-tanya, tak terkecuali analis komunikasi politik sekalgis pendiri lembaga survei Kajian Opini Publik Indonesia KedaiKOPI, Hendri Satrio alias Hensat.

Lewat cuitannya di akun X pribadinya, Hensat pun melempar pertanyaan kepada netizen soal motif di balik Jokowi yang kini gencar mengampanyekan paslon di Pilkada 2024.

"Tau gak kenapa Jokowi ikutan kampanye Pilkada?" tulis Hensat dikutip Suara.com, Selasa (19/11/2024).

Sontak pertanyaan Hensat soal Jokowi turun gunung sebagai 'jurkam' paslon di pilkada banyak ditanggapi oleh para netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen justru mengolok-olok aktitivas politik Jokowi sebagai mantan presiden dengan komentar bernada guyonan. Bahkan, ada yang menyebut Jokowi tidak lagi ada pekerjaan alias gabut usai pensiun sebagai kepala negara.

"Lagi sepi job sir," celetuk akun @sh**********.

"Lagi cari kerjaan, namenye juga pengangguran, jadi jurkam lumayan duitnye," sindir akun @ba*********.

"Gabut, Pengangguran, pengen shooting masuk tv," ledek akun @LE************.

Selain itu, tak sedikit netizen yang menebak-nebak alasan Jokowi ikut turun berkampanye di pilkada. Bahkan, beberapa netizen mengaitkan nama putra sulung Jokowi Gibran Rakabuming Raka terkait motif ayahnya terjun lagi untuk meng-endorse paslon.

baca juga

"JKW ikutan kampanye jelas tak lepas dari kepentingan pribadinya. Gibran akan dia munculkan dlm pilpres 2029. Untuk itu Jkrt dan Jateng diharapkan jadi modal utama Gibran. JKW tuh jauh2 ngitung dan mikir cuma untuk keluarganya, bukan rakyat," beber akun @wa********.

"Merasa diri pesonanya masih seorang presiden wkwkwk," tulis akun @tr********.

Alih-alih menjawab pertanyaan Hensat, netizen lainnya justru menyinggung soal istilah "YNTKTS" singkatan dari "Ya Ndak Tau Kok Tanya Saya" yang kerap diucapkan Jokowi saat menjadi presiden.

"YNTKTS," sinkat @Je********.

Diketahui, Jokowi selepas lengser dari presiden menyatakan dukungan sejumlah paslon jagoannya di Pilkada. Dukungan itu pun diwujudkan oleh Jokowi dengan cara ikut terjun berkampaye dengan paslon. Tak hanya untuk paslon Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilkada Jateng, Jokowi juga belum lama ini ikut mendukung pasangan Cagub-Cawagub Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Nyerah Lawan Polusi Jakarta, WALHI Sindir Banyak Politisi jadi Pengusaha, Ada Kaitannya?

Jokowi Nyerah Lawan Polusi Jakarta, WALHI Sindir Banyak Politisi jadi Pengusaha, Ada Kaitannya?

News | Selasa, 19 November 2024 | 15:15 WIB

Gibran Blunder Gegara Banyak Laporan Orang Iseng? Nomor WA 'Lapor Mas Wapres' Disamakan Layanan Sedot WC

Gibran Blunder Gegara Banyak Laporan Orang Iseng? Nomor WA 'Lapor Mas Wapres' Disamakan Layanan Sedot WC

News | Selasa, 19 November 2024 | 13:21 WIB

Sindir Jokowi Bagi-bagi Kaos, Prof Henri Subiakto: Mantan Presiden Bukan Sibuk Ceramah di Kampus Malah jadi Timses

Sindir Jokowi Bagi-bagi Kaos, Prof Henri Subiakto: Mantan Presiden Bukan Sibuk Ceramah di Kampus Malah jadi Timses

News | Senin, 18 November 2024 | 18:39 WIB

Sebut Banyak Orang Iseng Kirim Aduan ke Nomor WA 'Lapor Mas Wapres' Gibran, Istana: Laporannya Main-main

Sebut Banyak Orang Iseng Kirim Aduan ke Nomor WA 'Lapor Mas Wapres' Gibran, Istana: Laporannya Main-main

News | Senin, 18 November 2024 | 14:48 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×