Usai Mencoblos, Anies Berharap Jakarta Dipimpin Figur Pemersatu dan Minim Kontroversi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 27 November 2024 | 12:13 WIB
Usai Mencoblos, Anies Berharap Jakarta Dipimpin Figur Pemersatu dan Minim Kontroversi
Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Nurul Lutfia Maryadi)

Suara.com - Anies Baswedan memberikan pandangannya tentang kepemimpinan yang dibutuhkan Jakarta saat ini. Menurutnya, Jakarta sebagai kota global membutuhkan pemimpin yang memahami kebutuhan paradigma kota modern.

“Jakarta adalah kota global yang membutuhkan kepemimpinan dengan paradigma kota modern, dan kota modern salah satunya adalah transportasi umum yang maju yang memfasilitasi semua," ujar Anies usai mencoblos di TPS kawasan Lebak Bulus, Jpada Rabu (27/12/2024).

Ia juga mengatakan Jakarta membutuhkan pemimpin yang memiliki perhatian khusus pada lingkungan hidup, perumahan, dan kebutuhan dasar kota modern.

Pemimpin Jakarta, kata Anies, harus mampu menciptakan suasana yang tenang dan merangkul semua elemen masyarakat Jakarta yang heterogen.

“Pemimpin harus bisa berkomunikasi dengan semua karena harus menjaga agar ibu kota yang sangat heterogen ini tenang dan teduh," kata Anies lagi.

"Karena itu, kepemimpinan di Jakarta harus bisa memberikan suasana tenang, bukan tegang, merangkul semua, dan minim kontroversi. Supaya hubungan antarunsur masyarakat bisa berjalan dengan baik, itu salah satu yang diperlukan kota Jakarta,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai prediksinya terkait hasil Pilkada DKI Jakarta 2024, Anies memilih untuk menunggu dengan tenang.

"Kita tunggu saja, sekitar 2-3 jam lagi Insya Allah sudah keluar hasilnya,” katanya.

Komentar ini disampaikan Anies menjelang penghitungan suara Pilkada DKI Jakarta yang sedang berlangsung.

Pandangan Anies mencerminkan harapannya terhadap pemimpin yang mampu mengelola Jakarta dengan visi modern dan harmonis untuk seluruh warganya.

Setelah ini nantinya Anies yang sudah menyatakan mendukung pasangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta akan lanjut melakukan perjalan namun tetap memantau hitung cepat.

Dalam sebuah video berdurasi 2 menit 43 detik yang tersebar di media sosial, Anies menyatakan dirinya memilih pasangan nomor urut 3 dengan alasan kedekatan dan pengalamannya bersama Pramono sejak awal 1990-an.

Menurut Anies, Pramono memiliki kemampuan berkomunikasi dengan berbagai kalangan masyarakat, yang menjadi kualitas penting untuk memimpin Jakarta.

"Saya percaya Mas Pram dan Bang Doel akan membawa Jakarta maju, kotanya bahagia, warganya sejahtera, dan terus berkembang,” ujarnya dalam video yang beredar. [Nurul Lutfia Maryadi]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didampingi Pramono-Rano, Megawati Nyoblos Bareng Prananda dan Puan untuk Pilkada Jakarta di Kebagusan

Didampingi Pramono-Rano, Megawati Nyoblos Bareng Prananda dan Puan untuk Pilkada Jakarta di Kebagusan

Kotak Suara | Rabu, 27 November 2024 | 11:47 WIB

El Rumi Nyoblos Sendirian, Ahmad Dhani Masih Molor!

El Rumi Nyoblos Sendirian, Ahmad Dhani Masih Molor!

Entertainment | Rabu, 27 November 2024 | 11:37 WIB

Cagub Jakarta Dharma Pongrekun Tiba di TPS, Beri Tips Cara Nyoblos Biar Gak Dicurangi

Cagub Jakarta Dharma Pongrekun Tiba di TPS, Beri Tips Cara Nyoblos Biar Gak Dicurangi

Kotak Suara | Rabu, 27 November 2024 | 11:29 WIB

Beda dari Ridwan Kamil, Anies Baswedan Marah Janda Jadi Bahan Candaan: Mereka Ibu Tunggal!

Beda dari Ridwan Kamil, Anies Baswedan Marah Janda Jadi Bahan Candaan: Mereka Ibu Tunggal!

Lifestyle | Rabu, 27 November 2024 | 11:12 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB