Penampakan Gempa di California, Aspal Jalan Terbelah Hingga Gubernur Nyatakan Keadaan Darurat

Andi Ahmad S | Suara.com

Jum'at, 06 Desember 2024 | 11:44 WIB
Penampakan Gempa di California, Aspal Jalan Terbelah Hingga Gubernur Nyatakan Keadaan Darurat
Pihak berwenang pada Kamis (5/12/2024) mencabut peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul gempa bermagnitudo 7 di lepas pantai California. Gempa tersebut terjadi sekitar 60 mil (96 kilometer) di barat daya Ferndale, Humboldt County. Pusat gempa berlokasi 45 mil (72 kilometer) di barat daya Eureka dengan kedalaman 8 mil (13 kilometer), menurut laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu)

Suara.com - Gempa bumi di California berkekuatan 7 magnitudo pada Kamis (5/12/2024) waktu setempat membuat sejumlah infrastruktur rusak parah.

Salah satunya yakni terlihat adanya aspal jalan di California tersebut terbelah, bahkan hingga saat ini Gubernur California Gavin Newsom menyatakan keadaan darurat di wilayahnya.

"Saya baru saja menyetujui status darurat untuk memungkinkan lebih banyak sumber daya disalurkan ke tempat yang dibutuhkan untuk tanggap darurat gempa berkekuatan 7 magnitudo pagi ini. Kami bekerja cepat untuk menjaga warga California tetap aman dan terinformasi," kata Newsom di X.

Namun, tidak ada laporan korban jiwa meski otoritas setempat mengeluarkan peringatan tsunami akibat gempa tersebut.

Setelahnya, Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) membatalkan ancaman tsunami yang dikeluarkan setelah gempa bumi di lepas pantai California.

Peringatan Tsunami Sempat Berlaku

Peringatan Tsunami sempat diberlakukan oleh pemerintah setempat California, Amerika Serikat (AS) usai terjadi gempa bermagnitudo 7.

Diketahui, gempa bermagnitudo 7 di lepas pantai California, Amerika Serikat (AS) terjadi pada Kamis (5/12/2024) waktu setempat.

Gempa tersebut terjadi sekitar 60 mil (96 kilometer) di barat daya Ferndale, Humboldt County. Pusat gempa berlokasi 45 mil (72 kilometer) di barat daya Eureka dengan kedalaman 8 mil (13 kilometer), menurut laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Peringatan tsunami yang berlaku di negara bagian California dan Oregon itu dibatalkan oleh Badan Cuaca Nasional, melalui situs resminya dengan menuliskan: :"Tidak ada Peringatan, Saran, Pemantauan, atau Ancaman Tsunami."

Gempa tersebut awalnya tercatat bermagnitudo 6,6, tetapi USGS kemudian memperbaruinya menjadi magnitudo 7,0.

Warga di seluruh wilayah pesisir California utara dan sebagian Central Valley melaporkan mengalami getaran gempa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan yang diterima pihak berwenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

California Diguncang Gempa Kuat, Peringatan Tsunami Sempat Berlaku

California Diguncang Gempa Kuat, Peringatan Tsunami Sempat Berlaku

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 11:31 WIB

Vladimir Putin: Amerika Serikat Lakukan Tindakan Agresif di Timur Tengah

Vladimir Putin: Amerika Serikat Lakukan Tindakan Agresif di Timur Tengah

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 21:35 WIB

Situasi Terkini Sukabumi Usai Dilanda Banjir Bandang

Situasi Terkini Sukabumi Usai Dilanda Banjir Bandang

Foto | Kamis, 05 Desember 2024 | 20:24 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB