Hasto Sebut Jokowi Bukan Kader PDIP Lagi, Pengamat Beberkan 3 Makna Tersembunyi!

Bella

Jum'at, 06 Desember 2024 | 16:22 WIB
Hasto Sebut Jokowi Bukan Kader PDIP Lagi, Pengamat Beberkan 3 Makna Tersembunyi!
Pakar Komunikasi Politik sekaligus Dosen Komunikasi Politik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), Shulhan Rumaru. (Dok. Pusat Informasi dan Humas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Suara.com - Analis Komunikasi Politik sekaligus Dosen Komunikasi Politik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), Shulhan Rumaru memberikan tanggapannya terkait ucapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo bukan lagi bagian dari partai PDIP.

Kepada Suara.com, Shulhan memaparkan tiga poin penting terkait Pernyataan Hasto yang mempunyai makna tersirat dalam  ilmu Komunikasi Politik. Berikut beberapa poinnya:

1. Upaya Manajemen Reputasi Partai

Shulhan menduga ucapan Hasto ke Jokowi adalah bentuk upaya memperbaiki reputasi sebagai partai politik yang taat dan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

"Pertama, itu merupakan upaya manajemen reputasi partai. Jadi, PDIP berupaya memperbaiki reputasinya sebagai parpol yang taat pada aturan main internal, dalam hal ini mengacu pada AD/ART," kata Shulhan Rumaru, Jumat (6/12/2024).

2. Kembalikan Marwah PDIP

Selain reputasi, Pakar Komunikasi Politik UIN Jakarta ini juga menambahkan bahwa ucapan Hasto kepada Jokowi dinilai untuk mengembalikan marwah PDIP.

"Kedua, mengembalikan marwah PDIP sebagai partai yang tidak bisa dipermainkan oleh segelintir elite yang berseberangan/membelot dari ideologi partai," tambah Shulhan.

3. Tingkatkan Solidaritas Untuk Cegah Dualisme

Terakhir, Shulhan menyebut bahwa pernyataan Hasto adalah upaya tegas PDIP untuk meningkatkan solidaritas, sekaligus mencegah terjadinya pembagian kekuasaan.

"Ketiga, pernyataan itu bagian dari upaya tegas PDIP untuk merekatkan kembali kohesivitas dan soliditas internal, dalam artian tidak boleh ada dualisme atau kubu di PDIP," jelasnya.

Selain pernyataan Hasto kepada Jokowi, Shulhan juga menilai bahwa terdapat dua poin terkait jawaban Jokowi tentang makna kata Partai Perorangan.

baca juga

"Pertama, Jawaban Jokowi tanpa ada penjelasan lanjutan itu, dapat dipahami sebagai gaya komunikasi 'the dynamic style' dimana itu cenderung singkat, padat, namun melahirkan bias persepsi bagi penerima," ungkap Shulhan.

"Kedua, Jawaban Jokowi mengindikasikan narasi satirisme di mana pernyataan itu bisa ditafsirkan secara implisit menyindir Ibu Mega sebagai veto player di PDIP yang dianggap menciptakan kohesivitas berlebihan alias semua serba Ibu Mega," pungkasnya. (Moh Reynaldi Risahondua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Sebut Jokowi Harus Punya Etika Kembalikan KTA, Bukan Cari Sensasi Ingin Tetap Ada Perkelahian dengan Mega

Rocky Gerung Sebut Jokowi Harus Punya Etika Kembalikan KTA, Bukan Cari Sensasi Ingin Tetap Ada Perkelahian dengan Mega

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 15:34 WIB

Usai Tak Dianggap PDIP Langsung Bilang Partai Perorangan, Jokowi Lagi Olok-olok PDIP?

Usai Tak Dianggap PDIP Langsung Bilang Partai Perorangan, Jokowi Lagi Olok-olok PDIP?

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 14:48 WIB

Rocky Gerung Sebut Jokowi Seperti Maling Usai Tak Dianggap PDIP, Sudah Tertangkap Tangan Salah Tapi Minta Bukti

Rocky Gerung Sebut Jokowi Seperti Maling Usai Tak Dianggap PDIP, Sudah Tertangkap Tangan Salah Tapi Minta Bukti

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 14:34 WIB

Kode Keras Untuk Kaesang? Hasto Kristiyanto Temui Felicia Tissue, Bicara Gratifikasi dan Rolex

Kode Keras Untuk Kaesang? Hasto Kristiyanto Temui Felicia Tissue, Bicara Gratifikasi dan Rolex

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 13:30 WIB

Tafsir 'Partainya Perorangan' Jokowi, Ternyata Fenomena Umum Parpol Saat Ini

Tafsir 'Partainya Perorangan' Jokowi, Ternyata Fenomena Umum Parpol Saat Ini

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 12:53 WIB

Jokowi hingga Prabowo Cawe-cawe di Pilpres dan Pilkada 2024, TB Hasanuddin Dorong UU Kelembagaan Presiden Dibentuk

Jokowi hingga Prabowo Cawe-cawe di Pilpres dan Pilkada 2024, TB Hasanuddin Dorong UU Kelembagaan Presiden Dibentuk

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 10:31 WIB

Cek Fakta: Video Prabowo Ancam Seret Jokowi ke Meja Hijau

Cek Fakta: Video Prabowo Ancam Seret Jokowi ke Meja Hijau

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 07:20 WIB

Cek Fakta: Megawati Bekingi Tersangka Kasus Judi Online

Cek Fakta: Megawati Bekingi Tersangka Kasus Judi Online

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 05:05 WIB

Agar Tak Dicurigai Seperti Jokowi, Eks Pimpinan KPK Beri Sederet Tantangan ke Prabowo, Apa Saja?

Agar Tak Dicurigai Seperti Jokowi, Eks Pimpinan KPK Beri Sederet Tantangan ke Prabowo, Apa Saja?

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 22:20 WIB

Rindangnya Partai Golkar Dinilai Jadi Tempat Paling 'Teduh' Bagi Jokowi Sekeluarga Berlindung

Rindangnya Partai Golkar Dinilai Jadi Tempat Paling 'Teduh' Bagi Jokowi Sekeluarga Berlindung

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 20:10 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×