Tafsir 'Partainya Perorangan' Jokowi, Ternyata Fenomena Umum Parpol Saat Ini

Jum'at, 06 Desember 2024 | 12:53 WIB
Tafsir 'Partainya Perorangan' Jokowi, Ternyata Fenomena Umum Parpol Saat Ini
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Joko Widodo menanggapi pernyataan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menyebut bahwa Presiden ketujuh Indonesia tersebut sudah bukan lagi kader partai berlambang moncong putih.

Dalam wawancara dengan media di kediamannya, Jokowi menyampaikan bahwa pernyataan Hasto merujuk pada partai perseorangan. Hal tersebut kemudian menjadi pertanyaan mengenai maksud pernyataan Jokowi tersebut yang seolah multitafsir.

Menurut Pengamat Politik dari BRIN, Wasisto Rahardjo, pernyataan Jokowi sebenarnya menggambarkan perkembangan partai politik di Indonesia kekinian.

"Penafsiran saya, kurang lebih bahwa pernyataan 'partainya jadi perseorangan' lebih pada komentar umum soal perkembangan kelembagaan kepartaian di Indonesia," katanya saat dihubungi Suara.com, Jumat (6/12/2024).

Ia mengemukakan ada pergeseran dalam partai politik yang punya kecenderungan hanya pada satu figur atau faksi tertentu yang dominan.

"Fenomena ini (kecenderungan pada figur atau tokoh yang dominan) bertahap terjadi pascatahun 1999. Di mana ekspresi ideologi partai mulai perlahan mengendur ketika ketokohan elit makin menguat," ujarnya.

Fenomena umum tersebut, menurutnya, punya sisi negatif yang bakal menggerus ideologi dalam kepartaian yang idealnya tidak berpatokan pada satu figur atau faksi.

"Saya pikir itu berdampak kurang baik, karena idealnya pelembagaan partai itu selaras dengan ideologi yang diusung."

Didepak dari PDIP

Baca Juga: Jokowi hingga Prabowo Cawe-cawe di Pilpres dan Pilkada 2024, TB Hasanuddin Dorong UU Kelembagaan Presiden Dibentuk

Sebelumnya diberitakan, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Jokowi beserta anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, dan mantunya, Bobby Nasution, bukan lagi kader banteng.

"Saya tegaskan kembali bahwa Pak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDIP," tandas Hasto, Rabu (4/12/2024).

Hasto menyebut didepaknya Jokowi dan keluarga dari PDIP karena sudah tidak lagi sejalan dengan cita-cita partai yang telah diperjuangkan sejak masa Bung Karno.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi hanya menyebut bahwa PDIP merupakan partai perorangan.

"Iya berarti, partainya perorangan," terang dia saat ditemui, Kamis (5/12/2024).

Jokowi berkali-kali menyebut 'partainya perorangan' saat ditanya bahwa sekarang sudah tidak terafiliasi dengan partai lagi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI