Jepang Terapkan 4 Hari Kerja untuk Atasi Krisis Kelahiran dan "Karoshi"

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 11 Desember 2024 | 20:28 WIB
Jepang Terapkan 4 Hari Kerja untuk Atasi Krisis Kelahiran dan "Karoshi"
Potret menara Tokyo (Instagram/kansai_paint_official)

Suara.com - "Karoshi" adalah istilah Jepang yang merujuk pada stres akibat pekerjaan, cacat, atau bahkan kematian karena pekerjaan, sesuatu yang kini mengakibatkan rendahnya angka kelahiran di negara tersebut.

Mulai tahun depan, pada bulan April, Jepang akan menjalankan empat hari kerja seminggu. Alasannya, dua hal sekaligus dapat terlaksana, meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja sekaligus mengatasi penurunan angka kelahiran.

Selain itu, kebijakan terpisah akan memungkinkan orang tua dari anak-anak sekolah dasar untuk mengurangi jam kerja mereka sesuai dengan pemotongan gaji yang proporsional.

Angka kelahiran Jepang telah mencapai rekor terendah pada bulan Juni setelah mengalami penurunan selama bertahun-tahun, meskipun pemerintah telah berupaya agar kaum muda menikah dan memulai keluarga.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mencatat bahwa hanya 727.277 bayi yang lahir tahun lalu dengan angka kelahiran turun menjadi 1,2. Agar populasi tetap stabil, diperlukan angka kelahiran 2,1. Penurunan yang mengkhawatirkan ini diperkirakan akan menyebabkan penurunan populasi dari 128 juta pada tahun 2008 menjadi sekitar 86,7 juta pada tahun 2060.

"Kami akan meninjau gaya kerja dengan fleksibilitas, memastikan tidak seorang pun harus meninggalkan karier mereka karena kejadian-kejadian penting dalam hidup seperti melahirkan atau mengasuh anak. Sekaranglah saatnya bagi Tokyo untuk mengambil inisiatif guna melindungi dan meningkatkan kehidupan, mata pencaharian, dan ekonomi rakyat kita selama masa-masa yang penuh tantangan bagi negara ini," kata Gubernur Tokyo Yuriko Koike, dalam pidato kebijakan pada hari Rabu.

Menurut sosiolog, budaya kerja dan biaya hidup Jepang merupakan alasan utama di balik anjloknya angka kelahiran.

Menurut laporan Bank Dunia, terdapat kesenjangan gender yang besar dalam partisipasi angkatan kerja negara tersebut dengan jumlah perempuan mencapai 55% dan laki-laki sebesar 72%. Perempuan khususnya harus memilih antara karier dan kehidupan pribadi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa empat hari kerja seminggu meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas. Pergeseran ini juga telah memicu minat di Barat. 4 Day Week Global, sebuah organisasi nirlaba telah melakukan uji coba global dan melaporkan hasil positif.

baca juga

Namun, Tokyo bukan satu-satunya negara Asia yang menerapkan kebijakan untuk meningkatkan angka kelahiran. Singapura juga telah memperkenalkan pedoman baru untuk lingkungan kerja yang fleksibel.

Korea Selatan juga telah berjuang melawan angka kelahiran yang rendah dan kesenjangan gender yang dalam. Wanita Korea Selatan juga telah berjanji pada gerakan 4B, atau "empat tidak".

Gerakan ini menolak berkencan dengan pria, menikah dengan pria, berhubungan seks dengan pria, atau memiliki anak dengan pria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Elon Musk Ramal Singapura Akan Punah, Mengapa?

Heboh Elon Musk Ramal Singapura Akan Punah, Mengapa?

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 18:04 WIB

Kiper Berdarah Indonesia Dipaksa Pensiun Dini, Bukti Liga Jepang Keras!

Kiper Berdarah Indonesia Dipaksa Pensiun Dini, Bukti Liga Jepang Keras!

Your Say | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:28 WIB

Semakin Seru, Mengunjungi Wisata dengan Nuansa Jepang di Pekanbaru

Semakin Seru, Mengunjungi Wisata dengan Nuansa Jepang di Pekanbaru

Your Say | Selasa, 10 Desember 2024 | 20:25 WIB

Tokyo Menuju Revolusi Kerja: Pilihan 4 Hari Kerja dalam Seminggu

Tokyo Menuju Revolusi Kerja: Pilihan 4 Hari Kerja dalam Seminggu

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 10:36 WIB

PT Sumitomo Forestry Perusahaan Apa? Diminta Prabowo Mengembangkan Food Estate di Indonesia

PT Sumitomo Forestry Perusahaan Apa? Diminta Prabowo Mengembangkan Food Estate di Indonesia

Bisnis | Minggu, 08 Desember 2024 | 18:11 WIB

Jatuh Cinta pada Jepang, Luna Maya Bocorkan Kota Hidden Gem Selain Tokyo dan Kyoto

Jatuh Cinta pada Jepang, Luna Maya Bocorkan Kota Hidden Gem Selain Tokyo dan Kyoto

Video | Senin, 09 Desember 2024 | 07:00 WIB

Terkini

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

×