Krisis Suriah Picu Kekacauan di Teheran, Pejabat Iran Saling Tuding dan Ancam Pukul

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 12 Desember 2024 | 16:28 WIB
Krisis Suriah Picu Kekacauan di Teheran, Pejabat Iran Saling Tuding dan Ancam Pukul
Bendera Iran [ATTA KENARE / AFP]

Suara.com - Angkatan bersenjata Iran "berperang dengan diri mereka sendiri" atas jatuhnya rezim Bashar Assad di Suriah dan dampaknya terhadap pengaruh negara teror itu di kawasan itu, The Telegraph melaporkan Selasa.

Krisis di Teheran membuat beberapa orang di Korps Garda Revolusi Islam menyalahkan dan menyerukan pemecatan Brigjen Pasukan Quds Esmail Qaani karena membiarkan pasukan Assad bubar, menurut laporan itu.

"Suasananya seperti sesuatu antara hampir saling pukul, meninju tembok, saling berteriak, dan menendang tong sampah. Mereka saling menyalahkan, dan tidak ada yang bertanggung jawab," kata seorang pejabat Teheran kepada The Telegraph.

Angkatan bersenjata Iran "berperang dengan diri mereka sendiri" atas jatuhnya rezim Bashar Assad di Suriah dan dampaknya terhadap pengaruh negara teror itu di kawasan itu, The Telegraph melaporkan Selasa.

Krisis di Teheran membuat beberapa orang di Korps Garda Revolusi Islam menyalahkan dan menyerukan pemecatan Brigjen Pasukan Quds Jenderal Esmail Qaani karena membiarkan pasukan Assad bubar, menurut laporan tersebut.

"Suasananya seperti hampir saling pukul, saling pukul tembok, saling teriak, dan saling tendang tong sampah. Mereka saling menyalahkan, dan tidak ada yang mau bertanggung jawab," kata seorang pejabat Teheran kepada The Telegraph.

"Tidak seorang pun pernah membayangkan melihat Assad melarikan diri, karena fokus selama 10 tahun hanya untuk mempertahankan kekuasaannya. Dan itu bukan karena kami mencintainya, itu karena kami ingin menjaga kedekatan dengan Israel dan Hizbullah," pejabat itu menambahkan.

Salah satu masalahnya adalah Suriah adalah rute utama yang digunakan Iran untuk memasok kelompok proksinya, Hizbullah, di Lebanon selatan, menurut laporan tersebut.

"Untuk saat ini, tidak ada diskusi tentang senjata, karena semua orang mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi dan seberapa berbahayanya bagi Iran," kata seorang pejabat IRGC kepada The Telegraph.

Menurut sebuah laporan pada hari Minggu, Assad meminta bantuan Iran setelah pemberontak mulai merebut kota-kota penting dan maju ke Damaskus. Namun, pejabat Iran memberitahunya bahwa dukungan apa pun akan "bersifat terbatas jika memang diberikan."

Lebih lanjut, pejabat Suriah menyatakan bahwa Iran menyalahkan Assad karena gagal mempersiapkan serangan dan mengutip ancaman serangan udara Israel sebagai alasan untuk menahan bala bantuan.

Menurut The Telegraph, hal itu ditimpakan pada Qaani.

"Dia tidak melakukan apa pun untuk mencegah kepentingan Iran runtuh. Sekutu jatuh satu demi satu, dan dia menyaksikan dari Teheran. Hari-hari yang lebih buruk mungkin akan datang," kata pejabat IRGC itu kepada outlet tersebut.

Sekarang, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, diperkirakan akan secara terbuka menyampaikan "perkembangan regional terkini" kepada negara itu pada hari Rabu, menurut laporan tersebut.

"Situasinya aneh dan diskusi yang panas dan penuh amarah sedang berlangsung, kekhawatiran lainnya adalah apa yang harus dikatakan kepada para pendukung di Iran," kata pejabat IRGC itu kepada outlet tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Era Assad Berakhir: Suriah Sambut Pemerintahan Islamis, Janjikan Hak Minoritas

Era Assad Berakhir: Suriah Sambut Pemerintahan Islamis, Janjikan Hak Minoritas

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 15:46 WIB

Bak Harta Karun Terpendam: Ferrari dan Lamborghini Bersembunyi di Balik Tembok Istana Assad

Bak Harta Karun Terpendam: Ferrari dan Lamborghini Bersembunyi di Balik Tembok Istana Assad

Otomotif | Kamis, 12 Desember 2024 | 11:45 WIB

Rela Bermacet-Macetan di Jalanan, Plat RI 25 Nomor Kecil 11 Mobil Siapa?

Rela Bermacet-Macetan di Jalanan, Plat RI 25 Nomor Kecil 11 Mobil Siapa?

Otomotif | Kamis, 12 Desember 2024 | 10:26 WIB

Rezim Bashar al-Assad Tumbang, Dubes Suriah: Murni Keinginan Rakyat

Rezim Bashar al-Assad Tumbang, Dubes Suriah: Murni Keinginan Rakyat

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 01:00 WIB

Ilmuwan Mikrobiologi Terkemuka Suriah, Zahra Hemsiya, Ditemukan Tewas di Damaskus

Ilmuwan Mikrobiologi Terkemuka Suriah, Zahra Hemsiya, Ditemukan Tewas di Damaskus

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 23:30 WIB

37 WNI di Suriah Dievakuasi, Tiba di Indonesia 12 Desember

37 WNI di Suriah Dievakuasi, Tiba di Indonesia 12 Desember

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 22:40 WIB

Terkini

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB