Dari Damaskus ke ICC: Jejak Kejahatan Assad Dibuka, Akankah Ia Diadili?

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 13 Desember 2024 | 03:15 WIB
Dari Damaskus ke ICC: Jejak Kejahatan Assad Dibuka, Akankah Ia Diadili?
Kepala Negara Suriah, Bashar Assad [X]

Suara.com - Yasmin Mashaan, salah satu pendiri Caesar Families Association, mengatakan kepada Anadolu soal pengaruh foto-foto penyiksaan tahanan Suriah dalam proses hukum dan bagi keluarga korban.

Meskipun asosiasi tersebut tidak berkomunikasi langsung dengan Caesar, mereka bekerja sama dengan orang-orang yang dekat dengannya, termasuk seseorang yang menggunakan nama sandi "Sami."

“Dokumen yang kami miliki merupakan langkah awal yang kuat untuk meminta akuntabilitas dan hampir siap,” kata Mashaan.

“Kami melakukan kolaborasi dengan Mekanisme Internasional, Tidak Memihak, dan Independen (IIIM) untuk menyediakan bukti dan dokumen."

IIIM adalah organisasi PBB yang dibentuk oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2016.

Tugasnya adalah membantu penyelidikan dan penuntutan terhadap individu yang bertanggung jawab atas kejahatan internasional serius, termasuk kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida, di Suriah sejak Maret 2011.

Foto-foto yang diambil oleh Caesar dari Mei 2011 hingga Agustus 2013 menunjukkan luka pada jenazah, serta mendokumentasikan penyiksaan dan pembunuhan yang terjadi di fasilitas militer.

“Kami telah mencatat kemajuan yang signifikan setelah kejatuhan rezim,” ujar Mashaan.

Dia menambahkan bahwa mereka menantikan keputusan global untuk mengajukan kasus ini ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atau membentuk pengadilan khusus untuk Suriah.

baca juga

Dia juga menyoroti pentingnya kasus yang diajukan oleh Kanada dan Belanda terhadap Suriah berdasarkan Konvensi PBB 1984 tentang Anti Penyiksaan.

“Kami kini berada di era pasca-rezim, dan semua pelaku akan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Mashaan mengungkapkan kemajuan yang dicapai dalam beberapa kasus di Prancis dan Jerman, di mana beberapa pejabat senior rezim Assad telah divonis atau menghadapi perintah penangkapan.

Dia menambahkan bahwa mereka berkomunikasi dengan mantan tahanan yang mengenal korban untuk mengumpulkan informasi mengenai momen terakhir mereka.

“Salah satu harapan kami adalah mengetahui kata-kata terakhir mereka,” ujarnya.

Laporan internasional menunjukkan bahwa Penjara Militer Sednaya, yang berlokasi sekitar 30 kilometer dari ibu kota Damaskus, menjadi pusat penahanan yang terkenal bagi para pengunjuk rasa anti-rezim setelah pemberontakan 2011.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa eksekusi massal di Sednaya antara 2011 dan 2015 mengakibatkan hampir 50 orang dieksekusi gantung setiap satu atau dua minggu.

Dikatakan juga bahwa para tahanan ditempatkan dalam kondisi tidak manusiawi, disiksa, dan secara sistematis dirampas haknya untuk mendapatkan makanan, air, obat-obatan, dan perawatan medis.

Penyelidikan Amnesty International pada 2017 menyimpulkan bahwa pembunuhan dan penyiksaan di Sednaya sejak 2011 merupakan bagian dari serangan yang luas dan sistematis terhadap warga sipil Suriah, yang dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Assad, yang telah berkuasa di Suriah selama 24 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok-kelompok anti-rezim merebut Damaskus pada hari Minggu, yang mengakhiri kekuasaan Partai Baath sejak 1963.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11.000 Korban! Foto Mengerikan Bongkar Penyiksaan Sistematis di Penjara Suriah, Keluarga Tuntut Keadilan

11.000 Korban! Foto Mengerikan Bongkar Penyiksaan Sistematis di Penjara Suriah, Keluarga Tuntut Keadilan

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:59 WIB

Khawatir Teroris, Israel Ekspansi ke Suriah dan Kuasai Zona Penyangga

Khawatir Teroris, Israel Ekspansi ke Suriah dan Kuasai Zona Penyangga

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:46 WIB

Krisis Suriah Picu Kekacauan di Teheran, Pejabat Iran Saling Tuding dan Ancam Pukul

Krisis Suriah Picu Kekacauan di Teheran, Pejabat Iran Saling Tuding dan Ancam Pukul

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:28 WIB

Era Assad Berakhir: Suriah Sambut Pemerintahan Islamis, Janjikan Hak Minoritas

Era Assad Berakhir: Suriah Sambut Pemerintahan Islamis, Janjikan Hak Minoritas

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 15:46 WIB

Bak Harta Karun Terpendam: Ferrari dan Lamborghini Bersembunyi di Balik Tembok Istana Assad

Bak Harta Karun Terpendam: Ferrari dan Lamborghini Bersembunyi di Balik Tembok Istana Assad

Otomotif | Kamis, 12 Desember 2024 | 11:45 WIB

Rezim Bashar al-Assad Tumbang, Dubes Suriah: Murni Keinginan Rakyat

Rezim Bashar al-Assad Tumbang, Dubes Suriah: Murni Keinginan Rakyat

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 01:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×