35 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Bombardir Israel Terbaru

Bella | Suara.com

Jum'at, 13 Desember 2024 | 05:05 WIB
35 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Bombardir Israel Terbaru
Api dan asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel di sekitar tenda-tenda pengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, di Jalur Gaza, Palestina, Senin (14/10/2024). [United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) / AFP]

Suara.com - Setidaknya 35 warga Palestina tewas pada Kamis pagi akibat serangan bom Israel yang menghantam berbagai wilayah di Jalur Gaza, menurut laporan dari kantor berita Palestina, WAFA.

Di antaranya, tujuh orang, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas saat sebuah bangunan tempat tinggal di Jalan al-Jalaa, Kota Gaza, dibom. Sedangkan 15 orang lainnya tewas dalam serangan terhadap sebuah rumah yang menjadi tempat perlindungan bagi pengungsi di barat Kamp Nuseirat, Jalur Gaza tengah.

Di wilayah barat Kota Rafah, selatan Jalur Gaza, 13 warga Palestina tewas dan lainnya terluka dalam serangan yang mengenai orang-orang yang tengah memberikan bantuan.

Sebelumnya, tenaga medis menyatakan bahwa sedikitnya 30 orang juga terluka dalam serangan Rafah, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

Di kota Khan Younis yang terletak tidak jauh dari sana, sebuah serangan udara Israel mengenai sekelompok pria yang bertugas mengamankan pengiriman bantuan, melukai beberapa orang.

Kelompok bersenjata telah beberapa kali merampok truk bantuan yang baru saja masuk ke wilayah tersebut, mendorong kelompok Hamas membentuk satuan tugas untuk menghadapi mereka.

Sumber-sumber dari Hamas dan tenaga medis menyatakan bahwa pasukan yang dipimpin Hamas telah membunuh lebih dari dua puluh anggota geng-geng tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Hamas menyebutkan bahwa serangan udara militer Israel telah menewaskan sedikitnya 700 polisi yang bertugas mengamankan truk bantuan di Gaza sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Upaya gencatan senjata yang dilakukan oleh mediator Arab, Mesir, dan Qatar, yang didukung oleh Amerika Serikat, gagal mencapai kesepakatan antara kedua pihak yang bertikai.

Pada hari Rabu, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa secara bulat memilih untuk menuntut gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen antara Israel dan militan Palestina Hamas di Jalur Gaza serta pembebasan semua sandera.

Resolusi Majelis Umum ini tidak mengikat, tetapi memiliki pengaruh politik yang mencerminkan pandangan global terhadap perang ini. Amerika Serikat, Israel, dan tujuh negara lainnya menentang resolusi gencatan senjata, sementara 13 negara memilih untuk abstain.

Militer Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza, memaksa hampir seluruh 2,3 juta penduduknya meninggalkan rumah mereka, memicu kelaparan dan penyakit mematikan serta menewaskan lebih dari 44.800 orang, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palestina Jadi Tempat Paling Berbahaya bagi Jurnalis, 54 Orang Tewas Sepanjang 2024

Palestina Jadi Tempat Paling Berbahaya bagi Jurnalis, 54 Orang Tewas Sepanjang 2024

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 16:16 WIB

Akankah Hamas Setuju Gencatan Senjata dengan Israel di Jalur Gaza? Media AS Soroti Hal Ini

Akankah Hamas Setuju Gencatan Senjata dengan Israel di Jalur Gaza? Media AS Soroti Hal Ini

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:02 WIB

Bela Palestina, Irlandia Akan Lawan Israel: Mereka Lakukan Kejahatan Genosida di Gaza

Bela Palestina, Irlandia Akan Lawan Israel: Mereka Lakukan Kejahatan Genosida di Gaza

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:40 WIB

Pasien Rumah Sakit Indonesia di Gaza Terancam Akibat Kekurangan Makanan dan Air

Pasien Rumah Sakit Indonesia di Gaza Terancam Akibat Kekurangan Makanan dan Air

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 08:23 WIB

Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...

Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 07:44 WIB

Penabrakan Mobil di Tel Aviv, Hamas Klaim Tanggung Jawab

Penabrakan Mobil di Tel Aviv, Hamas Klaim Tanggung Jawab

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 03:30 WIB

Gaza Luncurkan 4 Roket ke Israel, Serangan Balasan Genosida?

Gaza Luncurkan 4 Roket ke Israel, Serangan Balasan Genosida?

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 16:19 WIB

Pertemuan Virtual Biden-Raja Abdullah:  Dari Suriah Hingga Yerusalem, Apa Saja yang Dibahas?

Pertemuan Virtual Biden-Raja Abdullah: Dari Suriah Hingga Yerusalem, Apa Saja yang Dibahas?

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 17:59 WIB

Netanyahu Tolak Hentikan Perang Gaza: Hamas Harus Dimusnahkan!

Netanyahu Tolak Hentikan Perang Gaza: Hamas Harus Dimusnahkan!

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 15:46 WIB

Jeritan Hati Dokter di Gaza Jadi Saksi Bisu Kekejaman Perang

Jeritan Hati Dokter di Gaza Jadi Saksi Bisu Kekejaman Perang

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:55 WIB

Terkini

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB