Akankah Hamas Setuju Gencatan Senjata dengan Israel di Jalur Gaza? Media AS Soroti Hal Ini

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 12 Desember 2024 | 14:02 WIB
Akankah Hamas Setuju Gencatan Senjata dengan Israel di Jalur Gaza? Media AS Soroti Hal Ini
Warga Palestina membawa beberapa barang yang diselamatkan ketika mereka menuju kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, Jumat (30/5/2024). [Omar AL-QATTAA / AFP]

Suara.com - Media Amerika Serikat Wall Street Journal menyoroti soal sejumlah mediator dari negara-negara Arab yang menginginkan adanya gencatan senjata di jalur Gaza Palestina.

Nampaknya kata media AS itu, Kelompok Hamas mungkin akan menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza, termasuk mengizinkan kehadiran tentara Israel di wilayah kantong Palestina.

Para penengah itu mengatakan bahwa Hamas telah menyetujui dua tuntutan utama Israel dan memberikan daftar sandera, termasuk warga AS, yang akan dibebaskan.

Syarat yang dinegosiasikan saat ini mencakup gencatan senjata selama 60 hari, pertukaran lebih dari 30 sandera Israel dengan sejumlah sandera Palestina, dan izin dari Israel untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan dijadwalkan mengunjungi Israel, Mesir, dan Qatar akhir pekan ini untuk mendorong tercapainya kesepakatan tersebut, menurut para mediator.

Mereka menambahkan bahwa AS dan Mesir berharap dapat memanfaatkan momen setelah Israel menyepakati gencatan senjata dengan Lebanon.

Para petinggi keamanan Israel telah menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah di Lebanon yang dimediasi AS pada akhir November.

Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa gencatan senjata itu diperlukan agar pihaknya lebih fokus pada ancaman dari Iran dan mengisolasi Hamas di Gaza.

Pada 7 Oktober 2023, Israel dihujani roket dari Jalur Gaza. Para pejuang Hamas juga menerobos perbatasan, melepaskan tembakan ke arah militer dan warga sipil, serta menyandera sejumlah warga Israel.

Menurut Israel, sekitar 1.200 orang tewas dalam serangan tersebut. Sebagai balasan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) meluncurkan Operasi Pedang Besi untuk menumpas Hamas di Gaza.

Operasi militer Israel itu hingga kini telah menewaskan lebih dari 44.800 warga Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut otoritas Palestina. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Palestina, Irlandia Akan Lawan Israel: Mereka Lakukan Kejahatan Genosida di Gaza

Bela Palestina, Irlandia Akan Lawan Israel: Mereka Lakukan Kejahatan Genosida di Gaza

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:40 WIB

Israel Mulai Tarik Pasukan Mundur dari Lebanon, Tentara Lebanon Gantikan Posisi

Israel Mulai Tarik Pasukan Mundur dari Lebanon, Tentara Lebanon Gantikan Posisi

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 10:47 WIB

Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...

Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 07:44 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB