Sosok Natalie Rupnow, Siswi di Balik Tragedi Penembakan Massal Sekolah Wisconsin AS

Bella | Suara.com

Selasa, 17 Desember 2024 | 16:49 WIB
Sosok Natalie Rupnow, Siswi di Balik Tragedi Penembakan Massal Sekolah Wisconsin AS
Ilustrasi penembakan dengan senjata api (pixabay)

Suara.com - Sebuah insiden tragis mengguncang Abundant Life Christian School di Madison, ibu kota negara bagian Wisconsin, ketika seorang remaja perempuan berusia 15 tahun melakukan penembakan yang menewaskan tiga orang, termasuk dirinya sendiri. Selain korban jiwa, beberapa orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Natalie Rupnow, seorang siswa sekolah tersebut yang juga dikenal dengan nama Samantha. Rupnow diduga tewas bunuh diri di lokasi kejadian setelah serangan berlangsung. Sebuah pistol ditemukan di dekat jasadnya saat polisi mendatangi sekolah itu.

Kepala Polisi Madison, Shon Barnes, menyampaikan bahwa panggilan pertama untuk melaporkan penembakan datang dari seorang siswa kelas dua sekitar pukul 11 pagi waktu setempat.

“Setiap anak, setiap orang di dalam gedung ini adalah korban, dan mereka akan selamanya menjadi korban. Kita perlu memahami dan menyusun gambaran utuh tentang apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Barnes dengan nada prihatin.

Begitu tiba di lokasi, petugas menemukan beberapa korban dengan luka tembak. Selain korban tewas, enam orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Dua siswa berada dalam kondisi kritis, sementara empat korban lainnya mengalami luka yang tidak mengancam jiwa.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi darurat yang mencekam dengan kehadiran banyak kendaraan polisi, ambulans, dan pemadam kebakaran di sekitar sekolah. Sekolah Abundant Life Christian adalah lembaga pendidikan swasta yang memiliki sekitar 400 siswa dari taman kanak-kanak hingga tingkat kelas 12.

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, telah menerima laporan tentang insiden tersebut. Sementara itu, Gubernur Wisconsin, Tony Evers, menyatakan keprihatinan mendalam dan menyerukan perubahan nyata untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

“Sebagai seorang ayah, kakek, dan gubernur, sulit membayangkan seorang anak atau pendidik bangun di pagi hari, berangkat ke sekolah, dan tidak pernah kembali ke rumah. Hal seperti ini seharusnya tidak pernah terjadi, dan saya tidak akan pernah menerima ini sebagai sebuah kenyataan yang tak bisa diubah,” ujar Evers.

Penembakan di Wisconsin ini menambah panjang daftar tragedi kekerasan senjata di Amerika Serikat. Berdasarkan data Gun Violence Archive, hingga tahun ini tercatat sudah terjadi 486 kasus penembakan massal di AS, dengan jumlah korban tewas mencapai 15.992 jiwa. Di antaranya, 236 korban adalah anak-anak berusia 0-11 tahun dan 1.100 korban adalah remaja berusia 12-17 tahun.

Insiden ini kembali menggarisbawahi urgensi untuk menemukan solusi konkret guna menghentikan kekerasan bersenjata di lingkungan sekolah. Para orang tua, pendidik, dan pemimpin negara kini dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan bahwa sekolah tetap menjadi tempat yang aman bagi anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Jadi Medan Perang, Siswa Tembak Guru dan Temannya di Amerika Serikat

Sekolah Jadi Medan Perang, Siswa Tembak Guru dan Temannya di Amerika Serikat

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:48 WIB

Vanuatu Dilanda Gempa 7,3 Magnitudo, Peringatan Tsunami Ditetapkan

Vanuatu Dilanda Gempa 7,3 Magnitudo, Peringatan Tsunami Ditetapkan

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:40 WIB

Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 09:57 WIB

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:21 WIB

Sempat Labeli HTS Teroris, AS Akui Sudah Kontak Langsung dengan Penguasa Baru Suriah

Sempat Labeli HTS Teroris, AS Akui Sudah Kontak Langsung dengan Penguasa Baru Suriah

News | Senin, 16 Desember 2024 | 08:17 WIB

Suriah di Ambang Perubahan? Negara-negara Arab dan Barat Sepakat Soal Ini

Suriah di Ambang Perubahan? Negara-negara Arab dan Barat Sepakat Soal Ini

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 20:58 WIB

Jadi Pj Presiden Korea Selatan, Han Duck-soo Langsung Jalin Komunikasi dengan Joe Biden

Jadi Pj Presiden Korea Selatan, Han Duck-soo Langsung Jalin Komunikasi dengan Joe Biden

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 18:39 WIB

Xi Jinping Tolak Undangan Pelantikan Trump, Perang Dagang Memanas?

Xi Jinping Tolak Undangan Pelantikan Trump, Perang Dagang Memanas?

News | Sabtu, 14 Desember 2024 | 12:27 WIB

Mantan Sipir Penjara Suriah Ditangkap di AS Atas Tuduhan Penyiksaan

Mantan Sipir Penjara Suriah Ditangkap di AS Atas Tuduhan Penyiksaan

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 18:26 WIB

AS Perangi Islamofobia: Strategi Baru Biden Pasca Perang Gaza

AS Perangi Islamofobia: Strategi Baru Biden Pasca Perang Gaza

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:16 WIB

Terkini

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB