Ratusan Tentara Korea Utara Dilaporkan Tewas saat Bantu Rusia Lawan Ukraina

Bella | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2024 | 16:55 WIB
Ratusan Tentara Korea Utara Dilaporkan Tewas saat Bantu Rusia Lawan Ukraina
Ilustrasi Tentara Korea Utara. (Foto: AFP)

Suara.com - Ratusan tentara Korea Utara yang bertempur bersama pasukan Rusia melawan pasukan Ukraina di wilayah Kursk dilaporkan tewas dan terluka.

Reuters pada Selasa melaporkan bahwa tentara Korea Utara mengalami ratusan korban jiwa dalam pertempuran dengan pasukan Ukraina di wilayah perbatasan Kursk.

Penilaian tersebut muncul sehari setelah seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa Amerika Serikat percaya Korea Utara telah mengalami kerugian pasukan yang signifikan.

Ini merupakan konfirmasi pertama dari Washington terkait korban jiwa tentara Korea Utara dalam perang Rusia melawan Ukraina.

Pada Sabtu lalu, otoritas intelijen pertahanan Ukraina memperkirakan sekitar 200 tentara Rusia dan Korea Utara tewas dalam pertempuran dengan pasukan gabungan melawan Ukraina. Namun, jumlah korban dari masing-masing pihak tidak dirinci lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, memberikan peringatan serius terkait kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam perang Ukraina. Dalam kunjungannya ke markas NATO di Brussels, Zelenskyy menyebutkan bahwa jika hal ini terjadi, dapat memicu dimulainya perang dunia.

Zelenskyy menyatakan bahwa intelijen Ukraina mengindikasikan pengiriman personel taktis dan perwira militer Korea Utara ke wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina. Selain itu, sekitar 10.000 tentara Korea Utara dilaporkan sedang dipersiapkan di negara asalnya, meskipun belum ada konfirmasi tentang pemindahan pasukan tersebut ke Ukraina atau Rusia.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Barat, negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan sekutunya sedang memantau situasi ini dengan serius. Jika terbukti, ini akan menjadi peningkatan signifikan dalam dukungan Korea Utara terhadap Rusia, yang sebelumnya telah mengirimkan amunisi, termasuk peluru artileri dan rudal balistik.

Pengiriman pasukan Korea Utara menunjukkan tingginya korban yang dialami oleh pasukan Rusia di Ukraina. Pada bulan September, korban harian Rusia mencapai 1.271 orang, yang meningkatkan kebutuhan Moskow untuk mencari bantuan dari luar, termasuk dari Korea Utara.

Namun, pengintegrasian pasukan Korea Utara ke dalam komando Rusia berpotensi menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan bahasa dan teknologi komunikasi. Pejabat Barat meragukan bagaimana sistem komando dan kontrol bisa berjalan efektif antara kedua negara.

Selain itu, ada kekhawatiran terkait kemungkinan pembelotan di kalangan tentara Korea Utara yang dikirim ke luar negeri. Jika tentara ini memilih untuk membelot, hal tersebut bisa menambah dinamika baru dalam konflik yang sedang berlangsung, yang terus menjadi perhatian serius bagi negara-negara Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Tangkap Warga Uzbekistan, Dituduh Terlibat Pembunuhan Jenderal Senior di Moskow

Rusia Tangkap Warga Uzbekistan, Dituduh Terlibat Pembunuhan Jenderal Senior di Moskow

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 16:27 WIB

Bom Meledak di Moskow, Jenderal Rusia Tewas Misterius

Bom Meledak di Moskow, Jenderal Rusia Tewas Misterius

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 15:44 WIB

Dari Musuh Jadi Sekutu? Rusia Pertimbangkan Hapus Taliban dari Daftar Teroris

Dari Musuh Jadi Sekutu? Rusia Pertimbangkan Hapus Taliban dari Daftar Teroris

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 09:55 WIB

Presiden Ukraina Bagikan Video Momen Tentara Rusia Bakar Tubuh Tentara Korea Utara, Ingin ada Perpecahan?

Presiden Ukraina Bagikan Video Momen Tentara Rusia Bakar Tubuh Tentara Korea Utara, Ingin ada Perpecahan?

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 19:47 WIB

Rusia Ancam Pembalasan terhadap Ukraina atas Kematian Jenderal Igor Kirillov

Rusia Ancam Pembalasan terhadap Ukraina atas Kematian Jenderal Igor Kirillov

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 17:10 WIB

Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan yang Diduga Terkait dengan Pasukan Perlindungan Nuklir

Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan yang Diduga Terkait dengan Pasukan Perlindungan Nuklir

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 13:50 WIB

Bashar al-Assad Bantah Kabur dari Suriah: "Saya Dievakuasi Rusia!"

Bashar al-Assad Bantah Kabur dari Suriah: "Saya Dievakuasi Rusia!"

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 10:14 WIB

Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

Putin Ancam Kerahkan Rudal Jika AS Lewati "Garis Merah" Rusia

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 09:57 WIB

Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

Kekuasaan Asing Berebut Pengaruh, Suriah di Ambang Perpecahan

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 08:27 WIB

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

Rahasia Kekayaan Assad: Bagaimana Rp4 Triliun Sampai ke Rusia?

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 03:15 WIB

Terkini

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB