Greenpeace Prediksi Militer Bakal Semakin Campur Tangan Dalam Urusan Sipil di Era Prabowo-Gibran

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 19 Desember 2024 | 19:12 WIB
Greenpeace Prediksi Militer Bakal Semakin Campur Tangan Dalam Urusan Sipil di Era Prabowo-Gibran
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12/2024). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Suara.com - Greenpeace Indonesia tak yakin kasus kekerasan terhadap masyarakat sipil, khususnya ketika terjadi konflik yang berkaitan dengan program pemerintah bisa menurun. Bahkan, perseteruan antara sipil dengan aparat akan semakin marak di era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Koordinator Pokja Politik Greenpeace Indonesia, Khalisah Khalid, meyakini campur tangan aparat militer dalam urusan sipil akan semakin marak dalam lima tahun ke depan. Ia menganggap hal ini sebagai kemunduran dalam urusan pertahanan Indonesia.

"Kita khawatir akan kembalinya kekuatan militer di ranah sipil. Apa hubungannya urusan pangan diserahkan ke Kementerian Pertahanan? Dan kita melihat banyak di ruang-ruang sipil itu kemudian masuk militer, peran-peran militer di sana. Ini akan semakin menguatkan," ujar Khalisah dalam diskusi di Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2024).

Berbagai proyek strategis nasional (PSN) juga disebutnya akan dikawal oleh militer. Hal ini semakin diperkuat dengan latar belakang Prabowo yang merupakan purnawirawan TNI.

"Jadi bayangkan akan kembalinya kekuatan militer pada pemerintahan yang akan datang. Karena kita tahu background presiden, ya backgroundnya adalah militer. Ini sebenarnya menjadi sekaligus, mungkin kita bisa mengatakan reformasi di sektor keamanan kita mundur," ucapnya.

Greenpeace Indonesia tak yakin kasus kekerasan terhadap masyarakat sipil, khususnya ketika terjadi konflik yang berkaitan dengan program pemerintah bisa menurun. (Suara.com/Fakhri)
Greenpeace Indonesia tak yakin kasus kekerasan terhadap masyarakat sipil, khususnya ketika terjadi konflik yang berkaitan dengan program pemerintah bisa menurun. (Suara.com/Fakhri)

Pada pemerintahan Prabowo-Gibran, pemerintah disebut memiliki banyak target ambisius dalam program-programnya. Karena itu, dengan pendekatan militer yang kuat, maka pengerjaannya diyakini akan semakin ugal-ugalan.

Konflik dengan masyarakat tani, agraria, dan maritim ditambah kawalan dari aktivis dan pengacara akan semakin sering terjadi.

"Berdasarkan pendekatan kekerasan dan pendekatan keamanan untuk bisa menfapai target-target yang ambisius tadi. Ini kita prediksikan, dengan langkah pendekatan yang akan dilakukan, kekerasan akan semakin meningkat," ungkapnya.

"Pengacara-pengacara lingkungan dan HAM akan semakin sibuk karena harus mengadvokasi berbagai kasus kekerasan dan kriminalisasi karena memang pendekatannya," tambahnya memungkasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekeliruan Prabowo yang Bakal Mengampuni Koruptor Jika Mengembalikan Uang Negara

Kekeliruan Prabowo yang Bakal Mengampuni Koruptor Jika Mengembalikan Uang Negara

Liks | Kamis, 19 Desember 2024 | 18:02 WIB

Gerindra Jelaskan Maksud Prabowo Mau Maafkan Koruptor: Jangan Dipelintir!

Gerindra Jelaskan Maksud Prabowo Mau Maafkan Koruptor: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 17:56 WIB

Warga Sipil Kirim Petisi, Desak Prabowo Batalkan PPN 12 Persen: Jangan Pakai Diksi Barang Mewah, Batalin Semua!

Warga Sipil Kirim Petisi, Desak Prabowo Batalkan PPN 12 Persen: Jangan Pakai Diksi Barang Mewah, Batalin Semua!

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 16:45 WIB

Datang Langsung ke Mesir, Prabowo Beri Pesan Penting Untuk Mahasiswa Hingga Banggakan Gus Dur

Datang Langsung ke Mesir, Prabowo Beri Pesan Penting Untuk Mahasiswa Hingga Banggakan Gus Dur

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:26 WIB

Terkini

Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park

Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:07 WIB

Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!

Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:06 WIB

GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:04 WIB

KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby

KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02 WIB

5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing

5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:00 WIB

Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar

Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:00 WIB

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:55 WIB

WhatsApp Hadirkan Panggilan Langsung di Browser, Meta Perluas Inovasi Komunikasi Tanpa Aplikasi

WhatsApp Hadirkan Panggilan Langsung di Browser, Meta Perluas Inovasi Komunikasi Tanpa Aplikasi

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:51 WIB

Dukung Lingkungan Bersih, BRI Serahkan Bantuan Truk Sampah ke Kodam IX/Udayana

Dukung Lingkungan Bersih, BRI Serahkan Bantuan Truk Sampah ke Kodam IX/Udayana

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:48 WIB

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:48 WIB

×