Prabowo Tunjukkan 'Taring' Indonesia di Mata Dunia

Andi Ahmad S

Kamis, 19 Desember 2024 | 22:19 WIB
Prabowo Tunjukkan 'Taring' Indonesia di Mata Dunia
Presiden Prabowo Subianto. [Ist]

Suara.com - Usai menjadi Presiden RI, Prabowo Subianto nampaknya mulai menunjukkan tarin Indonesia di mata dunia, hal itu terlihat ketika pentolan Gerindra melakukan kunjungan ke sejumlah negara besar.

Baru-baru ini Prabowo melakukan perjalanan ke Mesir pada 17--19 Desember untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 dan mewakili Indonesia menerima tongkat estafet kepemimpinan D-8 periode 2026--2027 dari Mesir.

Apalagi, kedatangan Prabowo ke negeri muslim itu disambut hangat para petinggi Mesir hingga mahasiswa Indonesia.

Perlu diketahui, hadirnya Prabowo di KTT D-8 itu merupakan organisasi kerja sama pembangunan yang didirikan pada 1997 oleh negara-negara yang sebagian besar terlibat dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yaitu Indonesia, Bangladesh, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Sebelum ke KTT D-8 2024 di Mesir, Presiden Prabowo sudah mengunjungi beberapa negara dan berpartisipasi dalam konferensi internasional sejak dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Berkunjung ke AS, 10--12 November 2024

Dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Biden, keduanya membahas hubungan diplomatik kedua negara yang kuat.

Selain membahas upaya penguatan kemitraan kedua negara, Prabowo dan Biden juga membahas keadaan geopolitik, termasuk membahas konflik di Gaza dan di Laut China Selatan.

Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan anggota korporasi The United States – Indonesia Society (USINDO) dan berdialog dengan sejumlah pemimpin perusahaan besar AS yang telah lama berinvestasi di Indonesia, termasuk Freeport, Chevron, General Electric, Georgetown, dan perusahaan lainnya.

baca juga

KTT APEC 2024 di Peru, 14--16 November 2024

Dalam kunjungannya ke Peru, Presiden Prabowo menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan mempererat persahabatan dan kerja sama dengan Peru yang telah terjalin selama 50 tahun, ke tingkat yang lebih baik.

Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmen untuk meratifikasi batas zona ekonomi eksklusif (ZEE) dengan Vietnam sebagai salah satu langkah nyata untuk memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 70 tahun.

Selain itu, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menegaskan komitmen untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara kedua negara melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Kanada (ICA CEPA).

Mengunjungi China, 8--9 November 2024

Kunjungan Presiden Prabowo itu mendatangkan investasi sebesar 10,07 miliar dolar AS (Rp157,64 triliun) ke Indonesia, di mana kerja sama tersebut dilakukan antarpengusaha dari kedua negara.

Perjanjian kerja sama yang disepakati itu sesuai dengan program prioritas Pemerintah, antara lain, di bidang ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi 26 komoditas utama dalam negeri, serta pemajuan sains dan teknologi.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut Presiden juga menandatangani tujuh kesepakatan kerja sama bilateral Indonesia-China, pendanaan untuk program makan bergizi gratis, serta meneken pedoman kerja sama kelautan untuk kesejahteraan masyarakat RI.

KTT G20 di Brasil, 18--19 November 2024

Setelah KTT APEC 2024 di Peru, Presiden Prabowo kemudian bertolak ke Rio de Janeiro, Brasil, untuk berpartisipasi dalam KTT G20.

Presiden Prabowo menyerukan pengentasan kemiskinan, mengatakan bahwa kemiskinan dan kelaparan dapat memengaruhi pembangunan berkelanjutan dan transisi negara-negara berkembang, serta menegaskan pentingnya kolaborasi global untuk mengatasi masalah kemiskinan dan kelaparan.

Presiden Prabowo juga menyampaikan visi dan upaya Indonesia mencapai net zero emission pada 2050 serta menyatakan perlunya komitmen bersama untuk mengurangi suhu Bumi dan menyelamatkan lingkungan.

Mengunjungi Inggris, 20--21 November 2024

Presiden Prabowo kemudian berangkat menuju Inggris setelah menghadiri KTT G20 di Brasil dan bertemu dengan Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo mendapat komitmen investasi senilai 8,5 miliar dolar AS (Rp135,31 triliun) dari 19 pebisnis di Inggris.

Selain itu, Indonesia dan Inggris sepakat menjalin kolaborasi sektor pendidikan di bidang kecerdasan buatan (AI), inovasi digital dan kerja sama di bidang kesehatan, serta menyepakati tentang isu lingkungan.

Inggris juga menegaskan bahwa mereka akan memberikan paket dukungan teknis untuk membantu Indonesia dalam melaksanakan reformasi yang dibutuhkan guna memenuhi persyaratan keanggotaan penuh OECD.

Mengunjungi Abu Dhabi, UAE, 23 November 2024

Dari Inggris, Presiden Prabowo berkunjung ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), dan bertemu dengan Presiden UAE Mohamen bin Zayed Al Nahyan.

Kedua pemimpin itu menyaksikan penandatanganan tujuh nota kesepahaman terkait kerja sama di bidang pariwisata, kebudayaan, kesehatan, pembinaan teknologi dan industri, energi dan sumber daya mineral, investasi sumber daya mineral, serta pertukaran ilmu terkait pembangunan.

Selain itu, Indonesia dan UAE juga menguatkan komitmen kedua negara untuk mewujudkan program strategis dan memperkuat kerja sama bilateral. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Ulang Rezim Jokowi, Greenpeace Yakin Prabowo-Gibran Bakal Ugal-ugalan Tanpa Ada Oposisi

Khawatir Ulang Rezim Jokowi, Greenpeace Yakin Prabowo-Gibran Bakal Ugal-ugalan Tanpa Ada Oposisi

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 21:08 WIB

Keamanan Ukraina Terancam? Zelenskyy Langsung Temui Sekjen NATO Bahas Langkah Penting

Keamanan Ukraina Terancam? Zelenskyy Langsung Temui Sekjen NATO Bahas Langkah Penting

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 20:34 WIB

Rezim Bashar al-Assad Tumbang, Kini Israel Kuasai Dasar Sungai Yarmouk dan Bendungan Al-Wahda Suriah

Rezim Bashar al-Assad Tumbang, Kini Israel Kuasai Dasar Sungai Yarmouk dan Bendungan Al-Wahda Suriah

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×