Heran Korupsi Masih Merajalela Meski KPK Sudah 6 Kali Ganti Pimpinan, Eks Ketua Dewas: Ada yang Salah di Republik Ini?

Jum'at, 20 Desember 2024 | 16:04 WIB
Heran Korupsi Masih Merajalela Meski KPK Sudah 6 Kali Ganti Pimpinan, Eks Ketua Dewas: Ada yang Salah di Republik Ini?
Mantan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak H Panggabean. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Mantan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan korupsi masih banyak terjadi setelah 5 periode kepemimpinan KPK.

Hal itu dia sampaikan dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan Pimpinan dan Dewas KPK periode 2024-2029 di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan.

Pimpinan KPK ini adalah jilid yang ke-6 sedangkan Dewan Pengawas ini adalah jilid yang ke-2. Jadi kalau sudah 6 berarti sudah hampir 30 tahun, 25 tahun telah berlalu pemberantasan korupsi melalui institusi yang kita banggakan ini,” kata Tumpak, Jumat (20/12/2024).

“Tetapi apa yang salah di negeri ini? 25 tahun lamanya tetapi masih banyak terjadi korupsi di negara republik yang tercinta ini. Ada yang salah mungkin di republik ini,” tambah dia.

Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Gedung C1 KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2024). (Suara.com/Yaumal)
Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Gedung C1 KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2024). (Suara.com/Yaumal)

Untuk itu, Tumpak menilai semua pihak perlu melakukan introspeksi untuk memitigasi makin banyaknya terjadi korupsi di Indonesia.

Selain itu, Tumpak juga memberi pesan kepada pimpinan KPK dan Dewas KPK untuk berjuang dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Oleh karena itu berjuanglah harapan kami sebagai pendahulu berjuanglah sekeras-kerasnya pertahankanlah independensi, integritas profesional daripada institusi KPK ini,” ujar Tumpak.

Meski saat ini KPK berada di rumpun eksekutif, Tumpak menegaskan KPK tetap harus bersikap independen dan terbebas dari kekuasaan mana pun.

“Undang-undang masih memberikan jaminan dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya Komisi Pemberantasan Korupsi bebas dari pengaruh kekuasaan manapun,” tegas Tumpak.

Baca Juga: Prabowo Ingin Maafkan Koruptor, Mantan Penyidik KPK: Patut Dicoba

“Tetaplah kita bertahan bahwa kita memiliki integritas yang tinggi, integritas yang kuat sehingga kita bisa melaksanakan tugas ini secara baik, kita tampil beda,” tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

Bukan Takut! KPK Tegaskan Utamakan HAM daripada Nyali Besar

Bukan Takut! KPK Tegaskan Utamakan HAM daripada Nyali Besar

Video
Jum'at, 20 Desember 2024 | 12:05 WIB

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI