Tanggapi Penetapan Tersangka Hasto di Malam Natal, Connie Singgung Dokumen Penting Bisa jadi Bom Waktu

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 27 Desember 2024 | 10:08 WIB
Tanggapi Penetapan Tersangka Hasto di Malam Natal, Connie Singgung Dokumen Penting Bisa jadi Bom Waktu
Connie rahakundini (Instagram/connierahakundinibakrie)

Suara.com - Pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie, menanggapi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasro Kristiyanto sebagai tersangka kasus suap dan perintangan penyidikan kasus Harun Masiku. Connie menyinggung sejumlah kasus lainnya.

Pernyataan Connie tersebut dilihat Suara.com melalui potongan video di akun X @WGreborn. Jurnalis Suara.com sudah menghubungi Connie untuk mengonfirmasi pernyataannya, tetapi hingga berita ditulis belum ada tanggapan.

"Kalau memang Mas Hasto ditersangkakan pada malam Natal, saya sih cuma berharap satu saja, banyak kasus besar, kakak-beradik itu, anaknya sih itu, yang katanya pencucian uang, katanya apa, itu kan ada," kata Connie dikutip pada Jumat (27/12/2024).

Selain itu Connie juga menyinggung perkara kasus yang menyeret Airlangga Hartarto hingga vonis 6,5 tahun penjara terhadap suami Sandra Dewi, yakni Harvey Moeis di kasus korupsi timah. Padahal kasus tersebut merugikan negara hingga Rp300 triliun.

"Banyak ya. Aku gak mau, nggak terlalu ikutin kasus korupsi cuma kalau Mas Hasto dianggap menggelapkan, bukan menggelapkan, apa sih bahasanya tuh menyuap sampai harus malam Natal dipanggil, sementara semua orang tahu beliau Katolik dan mengganggu ketenangan beliau malam Natal," kata dia.

"Ya sudah saya berharap memang KPK sedang bekerja keras iya kan. Jadi memang betul-betul menggenjot mau malam Natal, mau malam tahun baru, mau malam Idulfitri," Connie menambahkan.

Connie lantas menyinggung soal penyitaan HP hingga buku catatan oleh KPK dari tangan staf Hasto, Kusnadi. Connie juga menyinggung ihwal dokumen penting yang turut ia amankan di Rusia.

"Saya cuma mau kasih tahu saja sebagai sahabatnya, pada saat saya pulang ke Jakarta banyak dokumen penting sudah saya amankan. Jadi yang takut dokumennya apa bisa dihilangkan dan bagaimana lah gitu sudah saya amankan di Rusia," katanya.

Ia menyebut dokomen tersebut merupakan dokumen titipan. Kini ia sudah amankan di Rusia. Menurutnya dokumen tersebut bisa saja menjadi bom Waktu jika ia buka di tanah air.

"Jadi pada saat saya pulang ke Indonesia saya dititipi beberapa dokumen penting dan sudah saya amankan dan saya sudah notariskan di Rusia ini. Ya bisa saja itu jadi bom waktu, kita lihat saja," kata Connie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harun Masiku Effect: Yasonna dan Hasto Jadi Sasaran KPK, PDIP Siap Serang Balik?

Harun Masiku Effect: Yasonna dan Hasto Jadi Sasaran KPK, PDIP Siap Serang Balik?

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 10:02 WIB

Pakar Hukum Minta PDIP Jangan Playing Victim Usai Hasto Tersangka: Buktikan Saja di Pengadilan

Pakar Hukum Minta PDIP Jangan Playing Victim Usai Hasto Tersangka: Buktikan Saja di Pengadilan

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 09:26 WIB

Prof. Agus: Apakah Benar saat Yasonna Sebagai Menteri Tidak Mengeluarkan Surat Pencekalan untuk Harun Masiku?

Prof. Agus: Apakah Benar saat Yasonna Sebagai Menteri Tidak Mengeluarkan Surat Pencekalan untuk Harun Masiku?

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 08:42 WIB

Dua Kader Elitenya Terjerat Kasus Harun Masiku, Pukulan Beruntun PDIP Jelang Kongres

Dua Kader Elitenya Terjerat Kasus Harun Masiku, Pukulan Beruntun PDIP Jelang Kongres

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 07:05 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:27 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

News | Senin, 27 April 2026 | 13:26 WIB

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:24 WIB

KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas

KemenPPPA Sebut Lonjakan Daycare di Indonesia Tak Diiringi Standar dan Legalitas

News | Senin, 27 April 2026 | 13:22 WIB

Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini

Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini

News | Senin, 27 April 2026 | 12:57 WIB

Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif

Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif

News | Senin, 27 April 2026 | 12:51 WIB

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

News | Senin, 27 April 2026 | 12:50 WIB

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

News | Senin, 27 April 2026 | 12:26 WIB