Tragedi Jeju Air: Kesaksian Mengerikan dari Pesan Terakhir Penumpang, Akankah Terungkap Penyebabnya?

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 31 Desember 2024 | 03:50 WIB
Tragedi Jeju Air: Kesaksian Mengerikan dari Pesan Terakhir Penumpang, Akankah Terungkap Penyebabnya?
Bagian ekor pesawat Boeing 737-800 Jeju Air yang jatuh dan terbakar terlihat di ujung landasan pacu di Bandara Internasional Muan di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Senin (30/12/2024). [YONHAP / AFP]

Suara.com - Seorang penumpang dalam penerbangan Jeju Air yang bernasib buruk dari Bangkok ke Korea Selatan mengirim pesan teks yang mengerikan kepada seorang teman beberapa saat sebelum pesawat jatuh, bertanya "haruskah saya meninggalkan pesan terakhir saya?" setelah menyebutkan seekor burung "tersangkut di sayap."

Kecelakaan tragis itu terjadi saat mendarat di Bandara Internasional Muan pada Minggu pagi, yang mengakibatkan 179 orang dari 181 orang di dalamnya meninggal dunia.

Beberapa menit menjelang bencana, penumpang tersebut mengirim pesan kepada temannya di aplikasi pesan Korea KakaoTalk tentang tabrakan dengan burung, yang sejak itu mendapat perhatian luas di media Korea Selatan.

"Tunggu sebentar...kita tidak bisa mendarat karena seekor burung [atau beberapa burung] tersangkut di sayap kita," tulis penumpang itu.

"Sejak kapan?" tanya temannya.

"Baru saja... Haruskah saya meninggalkan pesan terakhir saya?" terdengar balasan yang menghantui dari penumpang itu tepat sebelum komunikasi terputus.

Sebuah video yang mengerikan merekam pesawat itu keluar dari landasan tanpa roda pendaratannya, menabrak penghalang beton, dan memicu kebakaran besar.

Ajaibnya, dua awak pesawat selamat dari insiden tersebut dan dilaporkan dalam kondisi sadar dan tidak dalam kondisi kritis, demikian dilaporkan Mirror US.

Insiden ini merupakan salah satu bencana penerbangan paling fatal dalam sejarah Korea Selatan. Mayoritas korban yang teridentifikasi adalah warga Korea Selatan, termasuk dua warga negara Thailand.

baca juga

Menurut pejabat Kementerian Perhubungan, pengawas lalu lintas udara telah memperingatkan potensi tabrakan burung sesaat sebelum pesawat mendarat dan telah mengizinkan pilot untuk mendarat di area alternatif. Sinyal marabahaya dikirim oleh pilot sesaat sebelum kecelakaan, kata pejabat.

Penyelidik telah mengambil data penerbangan kotak hitam dan perekam suara kokpit. Pejabat memperingatkan bahwa penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan.

Jeju Air mengeluarkan "permintaan maaf yang mendalam" atas kecelakaan tersebut, berjanji untuk melakukan "semaksimal mungkin untuk menangani akibat kecelakaan tersebut."

Presiden perusahaan, Kim E-bae, menyatakan bahwa tidak ada masalah mekanis yang terdeteksi selama pemeriksaan pemeliharaan rutin dan akan menunggu temuan investigasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Horor! Begini Potret Pesawat Jeju Air yang Jatuh di Bandara Muan Korsel

Horor! Begini Potret Pesawat Jeju Air yang Jatuh di Bandara Muan Korsel

Foto | Senin, 30 Desember 2024 | 19:19 WIB

Imbas Kecelakaan Jeju Air, Otoritas Transportasi Korsel Langsung Periksa Seluruh Pesawat Boeing 737-800

Imbas Kecelakaan Jeju Air, Otoritas Transportasi Korsel Langsung Periksa Seluruh Pesawat Boeing 737-800

Bisnis | Senin, 30 Desember 2024 | 17:20 WIB

Insiden Jeju Air Kedua: Boeing 737-800 Kembali ke Seoul Setelah Masalah Roda Pendaratan

Insiden Jeju Air Kedua: Boeing 737-800 Kembali ke Seoul Setelah Masalah Roda Pendaratan

News | Senin, 30 Desember 2024 | 16:03 WIB

Insiden Muan Picu Pemeriksaan Massal Boeing 737 di Korea Selatan

Insiden Muan Picu Pemeriksaan Massal Boeing 737 di Korea Selatan

News | Senin, 30 Desember 2024 | 15:41 WIB

Viral Pesan Terakhir Beberapa Korban Kecelakaan Jeju Air: Ada yang Sebut Pesawat Tabrak Burung

Viral Pesan Terakhir Beberapa Korban Kecelakaan Jeju Air: Ada yang Sebut Pesawat Tabrak Burung

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2024 | 14:57 WIB

Daftar Kecelakaan Boeing 737-800 dan 737 Max 8: Dari Brasil Hingga Kini Korea Selatan

Daftar Kecelakaan Boeing 737-800 dan 737 Max 8: Dari Brasil Hingga Kini Korea Selatan

Bisnis | Senin, 30 Desember 2024 | 14:28 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB