Keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani: Bagaimana Nasib Mereka Setelah Vonis Korupsi Rp300 T?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 02 Januari 2025 | 12:45 WIB
Keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani:  Bagaimana Nasib Mereka Setelah Vonis Korupsi Rp300 T?
Terdakwa kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022 Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (depan) dan MB Gunawan (belakang) berjalan keluar saat jeda sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/12/2024). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU)

Suara.com - Publik bertanya-tanya tentang keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani usai dirinya terlibat kasus korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah pada periode 2015-2022. Kasus ini mencakup praktik ilegal yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp300 triliun.

Praktik korupsi ini terungkap setelah penyelidikan yang melibatkan rekayasa data produksi dan pembayaran yang tidak sah dalam periode kepemimpinan Riza di PT Timah Tbk.

Pada 30 Desember 2024, Riza dijatuhi vonis 8 tahun penjara dan denda yang lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menginginkan hukuman lebih berat. Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat peran Riza yang sebelumnya dihormati dalam dunia industri, namun akhirnya terjerat dalam praktik yang merugikan negara dan masyarakat.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Mochtar Riza Pahlevi Tabrani? Berikut informasi selengkapnya.

Profil Mochtar Riza Pahlevi Tabrani

Mochtar Riza Pahlevi Tabrani lahir di Jakarta pada 25 Juli 1968. Sosoknya dikenal luas di dunia bisnis dan industri pertambangan Indonesia. Lulusan jurusan Geologi dari Universitas Trisakti ini juga meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Cleveland State University di Amerika Serikat.

Karier profesionalnya di dunia perusahaan dan manajemen dimulai di beberapa posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Keuangan di Perusahaan Gas Negara (PGN), serta Komisaris di PT Gas Energi Indonesia. Keahlian dan pengalamannya di bidang manajemen keuangan serta strategi bisnis membuatnya menjadi sosok yang dihormati di industri ini.

Pada tahun 2016, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani terpilih sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan pada 7 April 2016 di Hotel Aryaduta, Jakarta. Kepemimpinannya di PT Timah Tbk berlanjut dengan terpilihnya kembali pada RUPS berikutnya pada 6 April 2021 di Ritz Carlton Jakarta.

Namun, masa kepemimpinan Riza di PT Timah Tbk berakhir lebih cepat dari yang diharapkan setelah RUPS Luar Biasa pada 23 Desember 2021 mengangkat Achmad Ardianto sebagai penggantinya. Sebelum mendalami dunia pertambangan di PT Timah, Riza telah membangun rekam jejak panjang dalam dunia energi dan keuangan.

baca juga

Keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani

Mengenai kehidupan keluarganya, tidak banyak yang diketahui karena Riza lebih memilih untuk menjaga privasi keluarganya. Namun, banyak pihak yang menyebutnya sebagai sosok yang setia pada keluarga, mengedepankan nilai-nilai keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun kariernya di dunia perusahaan terhenti lebih cepat karena kasus hukum, Riza tetap memiliki jejak yang penting dalam dunia bisnis Indonesia.

Pendidikan dan pengalaman Riza di luar negeri menjadi landasan kuat bagi kariernya yang gemilang, meskipun kini ia menghadapi tantangan besar akibat kasus hukum yang menimpanya.

Dalam kepemimpinannya, ia dikenal fokus pada peningkatan produksi timah dan kesejahteraan masyarakat. Namun, di balik tujuannya yang mulia tersebut, terdapat praktik-praktik yang diduga melibatkan manipulasi dalam tata niaga komoditas timah, yang menjadi inti dari kasus korupsi yang menjeratnya.

Praktik korupsi tersebut melibatkan penambangan timah ilegal yang difasilitasi melalui kerja sama dengan lima smelter swasta, serta rekayasa data produksi dan pembayaran yang tidak sah.

Meskipun Riza menyatakan bahwa niatnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produksi perusahaan, fakta-fakta yang terungkap di persidangan menunjukkan adanya pelanggaran hukum yang berat.

Pada 30 Desember 2024, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan vonis 8 tahun penjara dan denda sebesar Rp750 juta subsider 6 bulan kurungan kepada Mochtar Riza.

Meskipun hukumannya lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa yang menginginkan 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, vonis ini tetap menunjukkan bahwa Riza terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Selain itu, jaksa sebelumnya juga menuntut agar Riza membayar uang pengganti sebesar Rp493,39 miliar, namun dalam putusan akhirnya, kewajiban tersebut dihapuskan oleh Majelis Hakim. Demikianlah informasi terkait keluarga Mochtar Riza Pahlevi Tabrani.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Nasib Angelina Sondakh dan Harvey Moeis: Korupsi Miliaran vs Triliunan, Tapi Hukuman Tak Setimpal

Beda Nasib Angelina Sondakh dan Harvey Moeis: Korupsi Miliaran vs Triliunan, Tapi Hukuman Tak Setimpal

Lifestyle | Kamis, 02 Januari 2025 | 12:42 WIB

Helena Lim Tersenyum Lebar: Korupsi 300T Cuma Dihukum 5 Tahun Penjara, Mobil Mewah Dikembalikan

Helena Lim Tersenyum Lebar: Korupsi 300T Cuma Dihukum 5 Tahun Penjara, Mobil Mewah Dikembalikan

Otomotif | Kamis, 02 Januari 2025 | 10:58 WIB

Suami Cuma Dihukum 6 Tahun Penjara, Video Lawas Sandra Dewi Asyik Minum Kena Nyinyir Netizen: Mukanya Terbuat dari Apa?

Suami Cuma Dihukum 6 Tahun Penjara, Video Lawas Sandra Dewi Asyik Minum Kena Nyinyir Netizen: Mukanya Terbuat dari Apa?

Tekno | Rabu, 01 Januari 2025 | 19:36 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×