Jadi Solusi Akhiri Kegaduhan Politik, Connie Bakrie Sarankan Prabowo Segera Temui Megawati

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 02 Januari 2025 | 14:35 WIB
Jadi Solusi Akhiri Kegaduhan Politik, Connie Bakrie Sarankan Prabowo Segera Temui Megawati
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bicara dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri usai Upacara Peringatan HUT ke-78 RI di Istana, Kamis (17/8) kemarin. (Foto dok Prabowo)

Suara.com - Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie berharap Presiden Prabowo Subianto untuk segera bertindak menyelesaikan ketidakstabilan politik di Indonesia.

Menurutnya, jika persoalan ketidakstabilan politik tidak segera diselesaikan, maka akan mengganggu konsentrasi dan kinerja Prabowo dalam menjalankan tugas negara lainnya.

"Enggak kasihan apa sama Pak Prabowo, hal kaya gini kan sebenarnya bikin Pak Prabowo jadi pusing," kata Connie yang dilansir dari kanal Youtube Abraham Samad Speak UP, Kamis (2/1/2025).

Guru Besar Universitas Negeri Saint Petersburg tersebut juga menegaskan, bahwa Prabowo harus bisa mengendalikan semua permasalahan yang saat ini terjadi di tanah air.

Menurutnya, dalam mengendalikan hal tersebut harus dengan jiwa kepemimpinan yang tinggi.

"Apakah Pak Prabowo harus terus tersandra, ini engga boleh terjadi, saya lihat kasus Rieke Pitaloka yang bicara keras soal PPN, kemudian dipanggil dewan kehormatan DPR," ucap Connie.

"Ini kan jadi pertanyaan kalau sekarang anggota dewan bersuara keras bisa dipanggil, semua ini kaya tersandra, sampai kapan ini terjadi," sambungnya.

Selain itu, Connie Bakrie juga menyinggung pernyataan Prabowo untuk merangkul semua kalangan. Menurutnya, itu bukan solusi efektif jika masih terdapat satu pihak yang memberatkan dirinya.

"Pak Prabowo kan mau merangkul semua, tapi jangan salah juga dalam merangkul, bisa jadi memberatkan, kalau memberatkan lempar saja selesai, pusing banget sih," jelas Connie.

"Saya nih kalau ditanya solusi supaya ini berhenti, adain pertemuan Pak Prabowo dengan Ibu Mega," tambahnya.

Terakhir, Connie memberikan pesan kepada Presiden Prabowo yang harus menyadari bahwa kewajiban seorang pemimpin adalah membuat negara yang stabil secara politik.

"Jadi negara itu bukan cuman aman dari kedaulatan ancamannya atau dari separatis, tetapi juga aman dalam hiruk pikuk politik, makanya kalau terjadi pertemuan antara Pak Prabowo dan Bu Mega saya yakin ini akan segera selesai," pungkasnya. (Moh Reynaldi Risahondua).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sawit, Deforestasi, dan Konflik: Mengupas Visi Besar Presiden Prabowo

Sawit, Deforestasi, dan Konflik: Mengupas Visi Besar Presiden Prabowo

Your Say | Kamis, 02 Januari 2025 | 13:23 WIB

Apakah PPN Jadi Naik 12%? Ini Penjelasan Detail Prabowo dan Sri Mulyani

Apakah PPN Jadi Naik 12%? Ini Penjelasan Detail Prabowo dan Sri Mulyani

Lifestyle | Kamis, 02 Januari 2025 | 10:46 WIB

Waketum PAN Minta Prabowo Tak Reaktif saat Dikritik: Melayani Orang Sinis Pasti Merugi!

Waketum PAN Minta Prabowo Tak Reaktif saat Dikritik: Melayani Orang Sinis Pasti Merugi!

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 10:42 WIB

Sosok Haji Isam Hingga Ditunjuk Prabowo Garap Proyek 1 Juta Ha Sawah

Sosok Haji Isam Hingga Ditunjuk Prabowo Garap Proyek 1 Juta Ha Sawah

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 07:29 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB