Koridor 1 Akan Dihapus, Pakar Tata Kota Sebut Rute Bersinggungan Transjakarta dengan MRT Termasuk Boros

BellaLilis Varwati Suara.Com
Jum'at, 03 Januari 2025 | 16:54 WIB
Koridor 1 Akan Dihapus, Pakar Tata Kota Sebut Rute Bersinggungan Transjakarta dengan MRT Termasuk Boros
Ilustrasi MRT. [Pixabay]

Suara.com - Rencana penghapusan koridor 1 Transjakarta, rute Kota-Blok M karena bersinggungan dengan rute MRT Lebak bulus-Kota, tuai kritik dari publik. Rute Transjakarta itu rencananya akan ditutup setelah pembangunan MRT dari Bundaran HI sampai Kota selesai pada 2029.

Pengamat tata kota Yayat Supriyatna menyampaikan, publik harusnya melihat rencana tersebut dalam konteks jangka panjang. Menurut Yayat, dihapusnya Transjakarta koridor 1 telah jadi keputusan tepat karena untuk jalur yang sama telah terlayani dengan MRT.

Terlebih, transportasi umum di Jakarta juga telah ditetapkan sistem integrasi dengan biaya subsidi dari pemerintah.

"Bayangkan (tarif) Rp10.000 itu subsidi yang besar antara tiga moda itu kan, LRT, MRT, dan Transjakarta. Sekarang kalau ada penghapusan, tapi tiketnya lebih terjangkau, lebih terintegrasi, lebih luas, kenapa tidak? Jakarta itu bisa dikatakan hampir 80 persen pelayanan angkutan umumnya sudah berambat ke seluruh wilayah," kata Yayat kepada suara.com, dihubungi Jumat (3/1/2025).

Penumpang saat menaiki bus listrik Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (29/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang saat menaiki bus listrik Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (29/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, rute yang sama antara Transjakarta dengan MRT dinilai sebagai tindakan pemborosan dalam konteks efisiensi operasional dan pembiayaan. Sebagai provinsi yangbakan dirancang menjadi kota global, kata Yayat, tranportasi Jakarta harusnya bisa lebih banyak sistem integrasi.

"Bagaimana sistem integrasi itu bisa memberikan pilihan pada yang terbaik. Kalau dalam satu koridor ada dua pelayanan, yang satu lebih baik dan ada ruang kontestasi, pasti suatu saat anak-anak muda Jakarta pilih yang lebih cepat, mudah, lebih nyaman," ujarnya.

Meski, tarif MRT lebih mahal, Yayat yakin kalau moda transportasi itu pada akhirnya akan jadi pilihan publik karena kecepatan serta kenyamanannya jauh di atas dari Transjakarta.

Dosen Universitas Trisakti itu juga menyebutkan bahwa pengguna MRT sebanyak 70 persen di antaranya ialah pekerja muda yang kemungkinan telah memiliki kesejahteraan lebih baik, terutama untuk beberapa tahun ke depan.

"Kalau bagi mereka-mereka yang tidak mampu dalam artian ekonomi, kan ada 18 golongan yang dapat subsidi dan gratis, daftar aja. Kalau mereka memang yang tidak mampu seperti Lansia, itu gratis. Kemudian TNI, ada banyak orang yang memang tidak mampu," ujarnya.

Baca Juga: Transjakarta Dapat Sertifikat Pengurangan Emisi, Ketua DPRD DKI Berharap Jadi Contoh Provinsi Lain

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI