Tragis! Turis Spanyol Tewas Tertusuk Gading Gajah Saat Liburan di Thailand

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 06 Januari 2025 | 10:44 WIB
Tragis! Turis Spanyol Tewas Tertusuk Gading Gajah Saat Liburan di Thailand
Ilustrasi kawanan gajah Thailand.[Katie Hollamby/Pexels]

Suara.com - Seorang turis Spanyol berusia 22 tahun meninggal di Thailand setelah diserang seekor gajah saat memandikan hewan tersebut di sebuah pusat perawatan gajah.

Blanca Ojanguren Garcia, seorang warga Valladolid di Spanyol barat laut, sedang memandikan seekor gajah di Koh Yao Elephant Care pada hari Jumat, 3 Januari, ketika hewan tersebut menusuknya dengan gadingnya, seperti dilaporkan oleh media Spanyol El Mundo dan El Pais.

Ia kemudian meninggal karena luka-lukanya. Saat itu, Garcia sedang mengunjungi Pulau Yao Yai di Thailand barat daya bersama pacarnya. Pihak berwenang belum merilis rincian tentang tingkat keparahan luka-lukanya atau apakah pacarnya juga terluka.

Garcia adalah seorang mahasiswa tahun kelima di Universitas Navarra di Pamplona, Spanyol, yang sedang menempuh pendidikan di bidang Hukum dan Hubungan Internasional. Sebagai bagian dari studinya, ia mengikuti program pertukaran pelajar di Taiwan. Universitas telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan kesedihan mendalam atas kematian tragisnya, menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya, dan meminta doa untuk jiwanya.

Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Spanyol mengonfirmasi kematian Blanca dan mengatakan bahwa mereka membantu kerabatnya, yang diperkirakan tinggal di Valladolid.

"Kami dapat mengonfirmasi kematian tragis seorang turis Spanyol dalam sebuah kecelakaan. Konsulat Spanyol di Bangkok sedang menghubungi kerabat korban dan menawarkan semua bantuan konsuler yang diperlukan, sebagaimana lazimnya dalam situasi seperti ini," kata pernyataan tersebut.

Menurut para ahli, serangan gajah tersebut mungkin dipicu oleh stres yang disebabkan oleh kehidupan dan interaksi dengan wisatawan di luar ekosistem alaminya, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar Clarin.

Di Thailand, memandikan dan memandikan gajah merupakan kegiatan wisata yang umum, yang berpotensi mengganggu perilaku alami hewan tersebut dan menyebabkan mereka stres yang tidak semestinya.

Thailand adalah rumah bagi populasi gajah yang signifikan, dengan Departemen Taman Nasional memperkirakan bahwa lebih dari 4.000 gajah liar tinggal di tempat perlindungan, taman, dan cagar alamnya. Selain itu, ada sekitar 4.000 gajah peliharaan, yang terutama digunakan dalam pertunjukan wisata.

Namun, perlakuan terhadap gajah-gajah peliharaan ini menjadi perhatian. Organisasi Perlindungan Hewan Dunia memperkirakan bahwa 2.798 gajah ditawan di tempat-tempat wisata di seluruh Thailand, sering kali dikurung dalam isolasi dan dipaksa melakukan trik dan aktivitas yang tidak wajar.

Organisasi tersebut juga melaporkan bahwa para pelatih sering kali menggunakan metode pelatihan yang kejam dan berbasis hukuman, termasuk penyiksaan fisik dengan tongkat atau benda logam tajam.

Terutama, Thailand telah melakukan upaya signifikan untuk melindungi populasi gajahnya. Negara ini telah menetapkan kawasan lindung, seperti Kompleks Hutan Barat, yang menyediakan habitat bagi sejumlah besar gajah liar.

Lebih jauh, Thailand telah menerapkan undang-undang, termasuk Undang-Undang Gading Gajah dan Undang-Undang Konservasi dan Perlindungan Satwa Liar, untuk menjaga kesejahteraan gajah dan mencegah eksploitasi.
Komentar

Konflik manusia-gajah telah meningkat di Thailand, khususnya sejak tahun 2000. Menurut data dari departemen taman nasional Thailand, setidaknya ada 227 kematian yang disebabkan oleh serangan gajah liar dalam 12 tahun terakhir, termasuk 39 kematian pada tahun 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam Rebut Gelar Juara AFF 2024, Thailand Babak Belur di Kandang Sendiri

Vietnam Rebut Gelar Juara AFF 2024, Thailand Babak Belur di Kandang Sendiri

Your Say | Senin, 06 Januari 2025 | 09:00 WIB

Hasil Final Piala AFF 2024: Vietnam Juara usai Hajar Thailand 3-2 di Rajamangala

Hasil Final Piala AFF 2024: Vietnam Juara usai Hajar Thailand 3-2 di Rajamangala

Bola | Minggu, 05 Januari 2025 | 22:15 WIB

Polisi Ringkus 3 Remaja Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Turis Singapura di Braga Bandung

Polisi Ringkus 3 Remaja Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Turis Singapura di Braga Bandung

News | Minggu, 05 Januari 2025 | 17:01 WIB

Final AMEC 2024: Vietnam dan Thailand Bertarung untuk Jadi Pemilik Laga Final Ketiga

Final AMEC 2024: Vietnam dan Thailand Bertarung untuk Jadi Pemilik Laga Final Ketiga

Your Say | Minggu, 05 Januari 2025 | 13:51 WIB

Thailand Pamer Mental Petarung, Siap Tuntaskan Balas Dendam Lawan Vietnam

Thailand Pamer Mental Petarung, Siap Tuntaskan Balas Dendam Lawan Vietnam

Your Say | Minggu, 05 Januari 2025 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia Sudah Gagal, Siapa Si Raja ASEAN Thailand atau Vietnam?

Timnas Indonesia Sudah Gagal, Siapa Si Raja ASEAN Thailand atau Vietnam?

Bola | Minggu, 05 Januari 2025 | 14:21 WIB

Terkini

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB