KPK Dalami Dugaan Firli Bahuri Halangi Penggeledahan Kantor PDIP

Bella | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2025 | 00:15 WIB
KPK Dalami Dugaan Firli Bahuri Halangi Penggeledahan Kantor PDIP
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menanggapi pernyataan Mantan penyidik KPK Ronald Paul Sinyal atas dugaan perintangan penyelidikan yang melibatkan Mantan Ketua KPK Firli Bahuri terkait penggeledahan kantor DPP PDIP.

Dirinya mengatakan bahwa, keterlibatan pimpinan lama KPK tersebut akan didalami lebih lanjut. Hal tersebut, juga akan menentukan apakah Firli Bahuri akan dipanggil atau tidak.

"Jadi beberapa penyidik juga kita minta keterangan di perkara ini, penyidik-penyidik yang saat ini ada di luar, sudah tidak berdinas lagi di KPK kita minta keterangan seperti apa penanganan perkara pada saat itu," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2025).

Asep menjelaskan pihak penyidik KPK akan terus menggali keterangan dari berbagai sumber untuk konfirmasi lebih lanjut.

"Dari keterangan-keterangan itu tentunya apabila ada hal-hal yang kita anggap perlu untuk dikonfirmasi terhadap siapa pun, misal pun yang disebut, nanti kita akan konfirmasi. Nanti ditunggu saja," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ronald Paul Sinyal mengungkapkan terdapat upaya penghalangan oleh Mantan Ketua KPK Firli Bahuri terkait penggeledahan kantor DPP PDIP.

Dirinya menyampaikan hal tersebut usai diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penetapan Anggota DPR RI periode 2019-2024 dan perintangan penyidikan Harun Masiku yang menjerat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.

"Tadi di BAP (berita acara pemeriksaan) saya sampaikan memang lebih dari situ sih. Ya salah satunya yang bisa saya sebut ya jelas dari Firli Bahuri itu sendiri," kata Ronald kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2025).

Ronald mengatakan bahwa, upaya penggeledahan tersebut sempat ditunda oleh Firli Bahuri karena alasan dengan situasi yang belum kondusif untuk menggeledah kantor DPP PDIP.

"Setiap kali saya melakukan pengledahan atau juga melakukan pemeriksaan atau juga kan sempat viral ya dulu ya pengen melakukan pengledahan di kantor DPP ya. Cuman itu selalu disebut (Firli) jangan dulu, sedang panas dan semacamnya. Itu dari saya sampaikan juga bahwa kita reda dulu temponya biar sedikit adem dulu lah ya," jelasnya.

Terakhir, Ronald menegaskan bahwa seharusnya KPK juga memanggil Firli Bahuri untuk dimintai keterangan mengenai kasus ini.

"Tadi sudah saya sampaikan harusnya yang dipanggil ke sini bukan saya sendiri. Tapi Firli Bahuri itu sendiri juga harusnya sudah hadir ke sini," pungkasnya.

Reporter: Moh Reynaldi Risahondua

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan KPK Bawa Koper Usai Geledah Rumah Hasto, Padahal Cuma Sita Flashdisk dan Catatan

Alasan KPK Bawa Koper Usai Geledah Rumah Hasto, Padahal Cuma Sita Flashdisk dan Catatan

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 23:19 WIB

Geledah Rumah Hasto, KPK Sita Bukti Elektronik dan Catatan Rahasia!

Geledah Rumah Hasto, KPK Sita Bukti Elektronik dan Catatan Rahasia!

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 23:15 WIB

KPK Resmi Tahan Eks Direktur Investasi PT Taspen Antonius Kosasih Terkait Kasus Investasi Fiktif

KPK Resmi Tahan Eks Direktur Investasi PT Taspen Antonius Kosasih Terkait Kasus Investasi Fiktif

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 22:43 WIB

Usai Diperiksa, Eks Penyidik Beberkan saat Firli Bahuri Takut Beri Izin Geledah Kantor DPP PDIP

Usai Diperiksa, Eks Penyidik Beberkan saat Firli Bahuri Takut Beri Izin Geledah Kantor DPP PDIP

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 22:06 WIB

Eks Dirut Taspen Antonius Kosasih Ditahan KPK

Eks Dirut Taspen Antonius Kosasih Ditahan KPK

Foto | Rabu, 08 Januari 2025 | 22:39 WIB

Eks Anggota Bawaslu Agustiani Tio Diperiksa KPK

Eks Anggota Bawaslu Agustiani Tio Diperiksa KPK

Foto | Rabu, 08 Januari 2025 | 20:12 WIB

'Jokowi's Files', Dokumen Rahasia Hasto untuk Lindungi Megawati

'Jokowi's Files', Dokumen Rahasia Hasto untuk Lindungi Megawati

Liks | Rabu, 08 Januari 2025 | 18:40 WIB

Heboh! Rumah Hasto Digeledah KPK, PDIP Sentil Isu Jokowi Terkorup Versi OCCRP

Heboh! Rumah Hasto Digeledah KPK, PDIP Sentil Isu Jokowi Terkorup Versi OCCRP

Video | Rabu, 08 Januari 2025 | 18:00 WIB

PDIP Klaim Tak Ada Bukti Saat KPK Geledah 2 Rumah Hasto, Singgung Dramatisasi Berlebihan

PDIP Klaim Tak Ada Bukti Saat KPK Geledah 2 Rumah Hasto, Singgung Dramatisasi Berlebihan

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 18:03 WIB

Pengacara Klaim KPK Tak Temukan Apa-apa Usai Geledah Rumah Hasto: Hasilnya Nol!

Pengacara Klaim KPK Tak Temukan Apa-apa Usai Geledah Rumah Hasto: Hasilnya Nol!

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:44 WIB

Terkini

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:03 WIB

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:02 WIB

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:57 WIB

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:48 WIB

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kondisi Sudah Darurat, Sejumlah Dosen UPN Veteran Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:47 WIB

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

Panduan Tata Cara Sholat Idul Adha dan Bacaannya dari Rakaat 1 sampai 2 Lengkap

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:42 WIB

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

Integrasi Transportasi Jabodetabek Dinilai Kunci Kurangi Emisi dan Perkuat Mobilitas Komuter

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:14 WIB

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:00 WIB