Gedung Putih Bantah Genosida di Gaza, Kontras dengan Klaim di Sudan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2025 | 11:41 WIB
Gedung Putih Bantah Genosida di Gaza, Kontras dengan Klaim di Sudan
Warga mengikuti aksi solidaritas untuk Palestina di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta, Sabtu (13/1/2024). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/nz]

Suara.com - Pada hari Rabu, Gedung Putih menolak untuk mengakui bahwa telah terjadi genosida di Jalur Gaza, Palestina, meskipun sebelumnya mereka mengkonfirmasi adanya genosida di Sudan yang dilakukan oleh Pasukan Dukungan Cepat (RSF).

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, menyatakan, "Tidak ada genosida yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina."

Ia menjelaskan bahwa Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyebut bahwa di Sudan terjadi genosida karena adanya pemerkosaan, pembunuhan, dan penyiksaan yang dilakukan secara sistematis terhadap orang-orang berdasarkan kelompok etnis mereka.

Kirby merujuk pada pernyataan Blinken pada 7 Januari yang menekankan bahwa tindakan RSF terhadap rakyat Sudan adalah bentuk genosida.

Dalam konteks itu, Blinken mengindikasikan bahwa RSF melakukan serangan langsung terhadap warga sipil dan menargetkan laki-laki berdasarkan etnis, serta secara sengaja menyasar wanita dan anak-anak untuk pelecehan.

Namun, Kirby berpendapat bahwa situasi di Gaza berbeda, dengan mengatakan bahwa tentara Israel tidak memiliki niat untuk membunuh orang-orang tak bersalah secara rasional. "Meskipun demikian, kami menyadari bahwa ada banyak korban sipil dalam konflik ini, yang terlalu banyak," tambahnya.

Sementara itu, beberapa organisasi internasional, termasuk komite khusus PBB dan Amnesty International, berpendapat bahwa genosida di Gaza memang terjadi.

Komite PBB yang menyelidiki tindakan Israel berkomentar bahwa Israel terus mengepung Gaza, menolak bantuan kemanusiaan, serta membunuh warga sipil dan petugas kesehatan meskipun ada tekanan dari Majelis Umum PBB dan perintah Mahkamah Internasional.

Mereka menilai bahwa Israel sengaja menciptakan kondisi yang mengakibatkan kematian dan kelaparan sebagai strategi perang, yang mencerminkan tindakan hukuman kolektif terhadap penduduk Palestina.

Sejak agresi Israel dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 45.800 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) juga mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pejabat tinggi Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan pejabat pertahanan, Yoav Gallant, terkait dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Selain itu, Israel saat ini menghadapi tuntutan di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait dugaan genosida dalam serangan mereka ke Jalur Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hutan Buat Amerika Alami Kerugian Rp 925 Triliun

Kebakaran Hutan Buat Amerika Alami Kerugian Rp 925 Triliun

Bisnis | Kamis, 09 Januari 2025 | 08:26 WIB

49 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel Terbaru, Hamas Serukan Negara Muslim Hadapi Ambisi Israel

49 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel Terbaru, Hamas Serukan Negara Muslim Hadapi Ambisi Israel

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 07:40 WIB

Eks Menhan Israel Akui Negaranya Lakukan Kejahatan Perang di Gaza!

Eks Menhan Israel Akui Negaranya Lakukan Kejahatan Perang di Gaza!

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 05:57 WIB

Liga Arab dan UEA Kecam Peta Israel yang Diklaim Meliputi Wilayah Negara Lain

Liga Arab dan UEA Kecam Peta Israel yang Diklaim Meliputi Wilayah Negara Lain

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 04:35 WIB

Kontroversi Drama When The Phone Rings, Kenapa Ramai Warganet Usulkan Boikot?

Kontroversi Drama When The Phone Rings, Kenapa Ramai Warganet Usulkan Boikot?

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2025 | 18:35 WIB

Houthi Tuding AS Halangi Perdamaian Yaman, Sebut Washington Dukung Konflik Internal

Houthi Tuding AS Halangi Perdamaian Yaman, Sebut Washington Dukung Konflik Internal

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 02:35 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB