Calon Menhan Trump Dihujani Kritik Tajam soal Pandangannya tentang Perempuan

Bella

Rabu, 15 Januari 2025 | 06:19 WIB
Calon Menhan Trump Dihujani Kritik Tajam soal Pandangannya tentang Perempuan
Bendera Amerika Serikat (Freepik.com/vwaalakte)

Suara.com - Pete Hegseth, calon Menteri Pertahanan pilihan Presiden terpilih Donald Trump, menghadapi kritik tajam dalam sidang konfirmasinya pada Selasa (14/1). Sejumlah senator dari Partai Demokrat mempertanyakan pengalaman, rekam jejak, serta pandangan kontroversialnya terkait peran perempuan dalam militer.

Hegseth, mantan pembawa acara Fox News berusia 44 tahun, dikenal sebagai sosok yang menentang kebijakan keragaman, kesetaraan, dan inklusi dalam militer.

Dalam bukunya yang terbaru, ia juga mempertanyakan apakah Jenderal tertinggi AS terpilih karena faktor ras. Sebelum dinominasikan, Hegseth dengan tegas menolak keterlibatan perempuan dalam pertempuran, meskipun ia kemudian menarik kembali pandangan tersebut selama sidang yang berlangsung panas.

Senator Jack Reed, anggota senior Komite Angkatan Bersenjata Senat, menyatakan keraguannya terhadap kelayakan Hegseth untuk memimpin Pentagon.

Reed juga menyoroti penyelidikan FBI yang dinilainya kurang menyelidiki berbagai tuduhan terhadap Hegseth, termasuk dugaan pelecehan seksual pada 2017, kebiasaan mabuk, serta kesalahan pengelolaan keuangan di organisasi veteran.

Hegseth membantah tuduhan tersebut dan berjanji akan berhenti mengonsumsi alkohol jika dikonfirmasi sebagai Menteri Pertahanan.

Senator Demokrat Kirsten Gillibrand mengecam pernyataan Hegseth di masa lalu yang dianggap merendahkan perempuan di militer.

“Kami memiliki ratusan perempuan yang bertugas di infanteri, anggota militer yang mematikan ... tetapi Anda meremehkan mereka,” ujarnya dalam debat yang memanas.

Di sisi lain, Hegseth mendapat dukungan kuat dari Partai Republik, dengan Senator Roger Wicker menyebut nominasi ini sebagai “tidak konvensional” tetapi tetap layak dipertimbangkan.

baca juga

Para pendukung Hegseth yang hadir dalam sidang pun menyambutnya dengan tepuk tangan dan meneriakkan “USA, USA, USA.”

Dalam pernyataan pembukaannya, Hegseth berjanji untuk mengembalikan “budaya pejuang” dalam militer AS dan memperingatkan bahwa “akuntabilitas akan datang” bagi mereka yang dianggap tidak memenuhi standar.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintahan Trump tengah menyusun daftar jenderal yang akan diberhentikan.

Namun, dengan mayoritas tipis Partai Republik di Senat, Hegseth tidak boleh kehilangan lebih dari tiga suara agar dapat dikonfirmasi.

Jika gagal, ia akan menjadi calon Menteri Pertahanan pertama yang ditolak Senat sejak John Tower pada 1989. Jika berhasil, Hegseth akan mengelola anggaran hampir $1 triliun serta menghadapi tantangan geopolitik besar seperti konflik di Ukraina dan Gaza, serta ekspansi militer China.

Dengan perdebatan yang masih berlangsung sengit, keputusan akhir mengenai konfirmasi Hegseth akan menjadi ujian penting bagi arah kebijakan pertahanan pemerintahan Trump yang baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Irlandia Bentuk Pemerintahan Baru Sebelum Pelantikan Presiden AS Donald Trump

Irlandia Bentuk Pemerintahan Baru Sebelum Pelantikan Presiden AS Donald Trump

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 05:36 WIB

"Kembali ke Afrika Selatan!" Serangan Keras Steve Bannon ke Elon Musk Picu Kontroversi Rasial

"Kembali ke Afrika Selatan!" Serangan Keras Steve Bannon ke Elon Musk Picu Kontroversi Rasial

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 04:30 WIB

Rusia Tanggapi Sanksi AS yang Serang Sektor Energi, Ancaman Ketidakstabilan Global

Rusia Tanggapi Sanksi AS yang Serang Sektor Energi, Ancaman Ketidakstabilan Global

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 15:25 WIB

Kepresidenan Trump Dimulai 20 Januari, Hamas Tawarkan Gencatan Senjata dengan Israel

Kepresidenan Trump Dimulai 20 Januari, Hamas Tawarkan Gencatan Senjata dengan Israel

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 14:49 WIB

Mantan Menlu Jokowi! Retno Marsudi Diangkat Jadi Komisaris Vale Indonesia (INCO)

Mantan Menlu Jokowi! Retno Marsudi Diangkat Jadi Komisaris Vale Indonesia (INCO)

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 14:01 WIB

Cinta Kuya Tak Suka Korban Kebakaran Los Angeles Dianggap Kena Karma: Mereka Juga Muslim

Cinta Kuya Tak Suka Korban Kebakaran Los Angeles Dianggap Kena Karma: Mereka Juga Muslim

Entertainment | Selasa, 14 Januari 2025 | 13:04 WIB

Gencatan Senjata Israel-Hamas: 33 Sandera Dibebaskan Minggu Ini?

Gencatan Senjata Israel-Hamas: 33 Sandera Dibebaskan Minggu Ini?

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 12:23 WIB

Kemendag Sebut Kebijakan Sri Mulyani Biang Kerok Harga Minyakita Mahal

Kemendag Sebut Kebijakan Sri Mulyani Biang Kerok Harga Minyakita Mahal

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 11:46 WIB

Menakar Untung Rugi Libur Sekolah Selama Ramadan: Kalender Akademik Berantakan, Hingga Ancaman Learning Loss

Menakar Untung Rugi Libur Sekolah Selama Ramadan: Kalender Akademik Berantakan, Hingga Ancaman Learning Loss

Liks | Selasa, 14 Januari 2025 | 12:00 WIB

Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina, Putin Disebut Siap Bertemu Trump

Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina, Putin Disebut Siap Bertemu Trump

Video | Selasa, 14 Januari 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×