Kolaborasi Hebat, Brantas Abipraya dan Desa Cikole Wujudkan Mimpi Desa Wisata Bersih

Rabu, 15 Januari 2025 | 16:47 WIB
Kolaborasi Hebat, Brantas Abipraya dan Desa Cikole Wujudkan Mimpi Desa Wisata Bersih
Brantas Abipraya menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - PT Brantas Abipraya (Persero), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan meluncurkan program Zero Waste di Desa Cikole, Lembang, Bandung. Program inovatif ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan melestarikan kawasan hutan melalui pengelolaan sampah terintegrasi.

“Program Zero Waste di Desa Cikole merupakan wujud nyata komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kami percaya bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tumpang Muhammad, Direktur SDM & Umum Brantas Abipraya.

Sebagai informasi, Desa Cikole, yang sebelumnya sering dilanda bencana alam seperti kebakaran hutan, banjir, dan tanah longsor, serta dihadapkan pada permasalahan sampah yang menumpuk, kini bertransformasi menjadi desa wisata yang bersih dan lestari. Melalui kolaborasi dengan 21 perusahaan BUMN lainnya, Brantas Abipraya membangun tempat pengelolaan sampah terpadu 3R (reduce, reuse, recycle), dilengkapi dengan mesin pemilah sampah modern, kendaraan pengangkut sampah, serta program pelatihan manajemen sampah yang komprehensif.

PT Brantas Abipraya (Persero), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan meluncurkan program Zero Waste di Desa Cikole, Lembang, Bandung (Dok: Brantas Abipraya)
PT Brantas Abipraya (Persero), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan meluncurkan program Zero Waste di Desa Cikole, Lembang, Bandung (Dok: Brantas Abipraya)

Melalui pendekatan yang inovatif dan kolaboratif, program pengelolaan sampah terpadu di Desa Cikole memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Program ini tidak hanya mengatasi masalah sampah, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, dan melindungi lingkungan. Dengan fokus pada edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan teknologi ramah lingkungan, program ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan berkelanjutan dapat dicapai.

Melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular dan penggunaan teknologi seperti mesin pemilah sampah, program ini berkontribusi pada pengurangan limbah, peningkatan efisiensi sumber daya, dan mitigasi perubahan iklim. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya masyarakat yang lebih tangguh dan mandiri dalam mengelola lingkungannya.

Salah satu inovasi dalam kolaborasi ini adalah keberadaan master sampah yang akan mengolah semua jenis sampah anorganik dan residu menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti meja, kursi, dan kerajinan tangan. Selain itu, penggunaan eco enzyme juga akan menyuburkan kembali tanah yang rusak dan memulihkan ekosistem.

Program ini tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah saja, namun program ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar aktif terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat dalam pengelolaan sampah. Harapannya, Desa Cikole dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Sebagai agen pembangunan, Brantas Abipraya membuktikan bahwa perusahaan konstruksi tidak hanya sekedar membangun infrastruktur, tetapi juga dapat menjadi pelopor dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui program Zero Waste di Desa Cikole, Brantas Abipraya menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini, membuktikan bahwa dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif,” tutup Tumpang Muhammad, Direktur SDM & Umum Brantas Abipraya.

Baca Juga: Brantas Abipraya Berkomitmen Berperan Penuh Dukung Asta Cita Lewat Kegiatan Management Statement 2025

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI