Cuma Seminggu Sekali, Efektifkah MBG Bagi Bumil dan Busui? Begini Kata Pengamat

Kamis, 16 Januari 2025 | 14:47 WIB
Cuma Seminggu Sekali, Efektifkah MBG Bagi Bumil dan Busui? Begini Kata Pengamat
Petugas BPOM Security menguji kandungan makanan pada program MBG di Solo, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025). [ANTARA/Aris Wasita]

Suara.com - Program makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui) baru akan diberikan satu minggu sekali selama tahap awal penyaluran.

Juru bicara Kepresidenan Prita Laura sempat menyatakan kalau pemberian MBG memang lebih diutamakan kepada para siswa di sekolah yang akan diberikan setiap hari.

Sementara bagi kelompok balita dan bumil serta busui baru direncanakan seminggu sekali karena kompleksitasnya cukup tinggi dalam penyediaan makan bergizi gratis harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan mereka.

Skema penyaluran seperti itu disebut tidak akan memberikan manfaat signifikan terhadap kesehatan bumil dan busui, apalagi dengan target pencegahan stunting.

Ahli gizi Universitas Muhammadiyah Jakarta Tria Astika Endah mengatakan, memang butuh riset mendalam untuk memastikan indikator kesehatan tersebut. Namun hitungan secara umum, pemberian MBG hanya satu minggu sekali sulit memberikan manfaat lebih.

"Satu minggu sekali secara efek signifikan, karena belum ada risetnya, saya tidak bisa berkomentar, tapi kalau dari sisi logika berpikir, tentu 1 lawan setiap kali makan dalam sehari, kalikan 7 hari, kalikan 30 hari, ini belum bisa memberikan hal yang sangat signifikan," kata Tria kepada suara.com, ditemui di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Menurut Tria, program MBG memang harus selalu dievaluasi pelaksanaannya untuk menemukan bagian yang kurang dan harus diperbaiki. Sebagai ahli gizi, Tria juga menyebutkan kalau menyiapkan dapur bersama untuk pembuatan MBG bukan perkara mudah.

"Dapur sehatnya, ahli gizinya, tambah lagi beberapa kami lihat memang belum diukur dampaknya, prepose itu setahu saya belum ada indikaai di awal berat badannya ditimbang dulu tidak. Jadi ini kan harus di evaluasi," ujarnya.

Daripada dampak kesehatan, Tria menyebutkan kalau pemerintah nampak juga mengharapkan terbangunnya sistem ekonomi finansial dari pelaksanaan MBG. Terlihat dari menggerakan UMKM ikut terlibat siapkan makanan hingga kepada peternak susu.

Baca Juga: Anggaran MBG Rp 71 T, Tapi Mau Pakai Dana Zakat, Legislator PKB Kritik Usulan Ketua DPD: Mimpi di Siang Bolong!

"Sebetulnya bukan hanya terpaku pada satu kali pemberian MBG tadi. Kenapa? Diharapkan ekosistem keuangan itu akan terbentuk. Kalau saya melihat dari sisi personal, itu yang ditinjau ke depan," kata Tria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI