PLTA Kerinci Beroperasi Maret 2025, Jusuf Kalla: Lebih Cepat dari Target

Muhammad Yunus | Suara.com

Minggu, 26 Januari 2025 | 18:44 WIB
PLTA Kerinci Beroperasi Maret 2025, Jusuf Kalla: Lebih Cepat dari Target
Jusuf Kalla meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci milik Kalla Group, Minggu 26 Januari 2025 [Suara.com/Tim Media JK]

Suara.com - Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci milik Kalla Group siap beroperasi lebih awal dari target semula.

Jusuf Kalla (JK), pendiri Kalla Group sekaligus Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, memastikan bahwa pembangkit berkapasitas 480 MW ini akan mulai mengirim listrik ke PLN pada Maret 2025.

“Dengan kapasitas 480 MW, mudah-mudahan bulan depan sudah diresmikan dan listriknya dapat mengaliri seluruh Sumatera,” ujar JK saat meninjau proyek di Kabupaten Kerinci, Jambi, Minggu (26/1/2025).

Pembangunan PLTA Kerinci, yang dimulai sejak 2019, awalnya ditargetkan selesai pada November 2025. Namun, berkat kerja keras tim proyek, PLTA ini diproyeksikan selesai lebih cepat tujuh bulan.

“Kalau sudah bisa COD (Commercial Operation Date) pertengahan Maret, berarti ini prestasi besar. Saya bangga karena pengerjaan proyek ini sepenuhnya mengandalkan tenaga kerja lokal dan pendanaan dari bank dalam negeri,” ungkap JK.

Tenaga Kerja Lokal dan Teknologi Modern

PLTA Kerinci memiliki empat turbin generator, masing-masing berkapasitas 87,5 MW. Ketika beroperasi pada beban puncak, pembangkit ini dapat menghasilkan daya hingga 480 MW. Semua pengerjaan dilakukan oleh putra-putri Indonesia dengan teknologi modern.

“Ini hasil kerja keras anak bangsa. Saya harap semua tenaga kerja terus menjaga kelancaran proyek ini hingga tuntas, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah JK.

PLTA Kerinci, yang dikelola oleh PT Kerinci Merangin Hydro (KMH), merupakan bagian dari Kalla Group yang fokus pada sektor energi.

Sebelumnya, Kalla Energy telah sukses mengoperasikan PLTA Poso Peaker berkapasitas 515 MW di Sulawesi Tengah dan PLTA Malea 90 MW di Sulawesi Selatan.

Setelah selesai, PLTA Kerinci akan memasok listrik untuk 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi dan mendukung jaringan transmisi Sumatera.

Beberapa provinsi yang akan menikmati pasokan listrik ini meliputi Sumatera Selatan, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Bengkulu.

Proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penyediaan energi bersih di Indonesia, sekaligus bukti kemampuan bangsa dalam mengembangkan infrastruktur strategis secara mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Light Up The Dream Donasi Pegawai PLN Nyalakan 29.109 Listrik Gratis untuk Keluarga Pra Sejahtera

Program Light Up The Dream Donasi Pegawai PLN Nyalakan 29.109 Listrik Gratis untuk Keluarga Pra Sejahtera

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 12:43 WIB

PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 11:24 WIB

Secepat Seduhan Kopi: Wagon Ini Isi Baterai Mulai 10 Hingga 80 Persen Cuma Butuh 10,5 Menit

Secepat Seduhan Kopi: Wagon Ini Isi Baterai Mulai 10 Hingga 80 Persen Cuma Butuh 10,5 Menit

Otomotif | Minggu, 26 Januari 2025 | 11:34 WIB

Terkini

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB